<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mentan Ajak Pengusaha Perempuan Bangun Sektor Pertanian</title><description>Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengapresiasi peran perempuan pengusaha.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/13/320/2017304/mentan-ajak-pengusaha-perempuan-bangun-sektor-pertanian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/02/13/320/2017304/mentan-ajak-pengusaha-perempuan-bangun-sektor-pertanian"/><item><title>Mentan Ajak Pengusaha Perempuan Bangun Sektor Pertanian</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/13/320/2017304/mentan-ajak-pengusaha-perempuan-bangun-sektor-pertanian</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/02/13/320/2017304/mentan-ajak-pengusaha-perempuan-bangun-sektor-pertanian</guid><pubDate>Rabu 13 Februari 2019 13:23 WIB</pubDate><dc:creator>Retno Tri Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/13/320/2017304/mentan-ajak-pengusaha-perempuan-bangun-sektor-pertanian-qysizQ9Pfn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Mentan Ajak Pengusaha Wanita Bangun Sektor Pertanian (Dok Kementan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/13/320/2017304/mentan-ajak-pengusaha-perempuan-bangun-sektor-pertanian-qysizQ9Pfn.jpg</image><title>Foto: Mentan Ajak Pengusaha Wanita Bangun Sektor Pertanian (Dok Kementan)</title></images><description>BANDUNG - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengapresiasi peran perempuan pengusaha dan terus mendorong perannya dalam membangun perekonomian Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Amran dalam sambutannya kerjasama yang dilakukan antara Kementerian Pertanian (Kementan) dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi).

&quot;Ada 49% perempuan di Indonesia. Kita butuh banyak perempuan pengusaha untuk membangkitkan ekonomi Indonesia. Memberdayakan perempuan, juga berarti memberdayakan keluarga, memberdayakan generasi masa depan Indonesia,&quot; kata Amran dalam sambutannya pada acara yg merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Iwapi ke 44, Rabu (13/2/2019).
&amp;nbsp;
Dalam acara tersebut, Amran berkesempatan membagikan benih jeruk sebanyak 25 ribu pohon, benih jagung untuk 72 hektare, domba/kambing 500 ekor, dan 5 ribu ekor bibit ayam kampung/Day of Chicken (DoC).

&quot;Bantuan ini bisa lebih, bahkan bisa dua kali lipat sesuai dengan kebutuhan. Kami buka akses bantuan gratis untuk IWAPI ke Ditjen Hortikultura, Tanaman Pangan, dan Peternakan,&quot; kata Amran.
&amp;nbsp;Baca Juga: Iwapi: Giliran Pengusaha Wanita Menangkan Pasar Global
Amran menyampaikan bahwa pengusaha bidang pertanian saat ini semakin dipermudah. Terbukti investasi dan ekspor yang jadi kunci pembangunan pertanian Indonesia semakin bergairah. Kementan mencatat berhasil meningkatkan Investasi dari Rp29,3 triliun di 2013 menjadi 61,6 triliun, atau meningkat 110%

Demikian juga dengan tren ekspor pertanian secara nasional yang nilainya meningkat  29,7%, dari Rp384,9 triliun pada 2016 menjadi Rp499,3 triliun pada 2018.

&quot;Selain penyederhanaan regulasi, amanat presiden juga meminta penyederhanaan perizinan melalui Online Single Submission (OSS). Jika dulu izin investasi bisa memakan waktu 3 tahun, sekarang surat-surat untuk izin investasi hanya butuh 3 jam,&quot; terang Amran.
&amp;nbsp;
Di hadapan para pengusaha perempuan tersebut, Amran juga membanggakan capaian inflasi pangan yang bisa ditekan, BPS mencatat inflasi pangan pada 2013 11,71%, menjadi 1,26% tahun 2017. Indikator lain terkait kesejahteraan petani juga membaik: Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) membaik, sementara kemiskinan di desa menurun.
&amp;nbsp;Baca Juga: Jokowi: Indonesia Butuh Banyak Pengusaha Wanita
Sementara itu, Ketua Iwapi Nita Yudi menyampaikan bahwa acara yang bertajuk Pemberdayaan Perempuan dan Milenial dalam Industri 4.0 Bidang Pertanian Menuju Terwujudnya Agroindustri Pertanian Berkelanjutan tersebut dihadiri oleh 2.000 angota Iwapi, 14 Ketua DPD, dan 25 Ketua DPC Iwapi.
Menurutnya, Iwapi sudah mendapat bantuan bibit dari Kementan sejak  2017, beberapa daerah bahkan sudah berhasil mengembangkan  angribisnisnya.

&quot;Sesuai keinginan Bapak Presiden yang hadir pada Rakernas Iwapi pada  Oktober 2018 lalu, kita butuh lebih banyak lagi perempuan pengusaha.  Kerjasama denga Kementan ini adalah salah satu upaya untuk menuju  peningkatan tersebut,&quot; papar Nita.

Tak ingin kehilangan kesempatan, Amran pada kesempatan itu juga  berkesempatan berdialog dan langsung memberikan solusi saat berdialog  dengan beberapa anggota Iwapi.

Turut hadir dalam acara tersebut, Direktur Jendral Hortikultura  Suwandi, Sekretaris Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH)  Nasrullah, Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi UKM Yuana  Setyowati, Direktur Komersial Bulog Judith Dipodiputro, dan Kepala Biro  Produksi dan Industri Pemprov Jabar Taufik Garsadi.
</description><content:encoded>BANDUNG - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengapresiasi peran perempuan pengusaha dan terus mendorong perannya dalam membangun perekonomian Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Amran dalam sambutannya kerjasama yang dilakukan antara Kementerian Pertanian (Kementan) dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi).

&quot;Ada 49% perempuan di Indonesia. Kita butuh banyak perempuan pengusaha untuk membangkitkan ekonomi Indonesia. Memberdayakan perempuan, juga berarti memberdayakan keluarga, memberdayakan generasi masa depan Indonesia,&quot; kata Amran dalam sambutannya pada acara yg merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Iwapi ke 44, Rabu (13/2/2019).
&amp;nbsp;
Dalam acara tersebut, Amran berkesempatan membagikan benih jeruk sebanyak 25 ribu pohon, benih jagung untuk 72 hektare, domba/kambing 500 ekor, dan 5 ribu ekor bibit ayam kampung/Day of Chicken (DoC).

&quot;Bantuan ini bisa lebih, bahkan bisa dua kali lipat sesuai dengan kebutuhan. Kami buka akses bantuan gratis untuk IWAPI ke Ditjen Hortikultura, Tanaman Pangan, dan Peternakan,&quot; kata Amran.
&amp;nbsp;Baca Juga: Iwapi: Giliran Pengusaha Wanita Menangkan Pasar Global
Amran menyampaikan bahwa pengusaha bidang pertanian saat ini semakin dipermudah. Terbukti investasi dan ekspor yang jadi kunci pembangunan pertanian Indonesia semakin bergairah. Kementan mencatat berhasil meningkatkan Investasi dari Rp29,3 triliun di 2013 menjadi 61,6 triliun, atau meningkat 110%

Demikian juga dengan tren ekspor pertanian secara nasional yang nilainya meningkat  29,7%, dari Rp384,9 triliun pada 2016 menjadi Rp499,3 triliun pada 2018.

&quot;Selain penyederhanaan regulasi, amanat presiden juga meminta penyederhanaan perizinan melalui Online Single Submission (OSS). Jika dulu izin investasi bisa memakan waktu 3 tahun, sekarang surat-surat untuk izin investasi hanya butuh 3 jam,&quot; terang Amran.
&amp;nbsp;
Di hadapan para pengusaha perempuan tersebut, Amran juga membanggakan capaian inflasi pangan yang bisa ditekan, BPS mencatat inflasi pangan pada 2013 11,71%, menjadi 1,26% tahun 2017. Indikator lain terkait kesejahteraan petani juga membaik: Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) membaik, sementara kemiskinan di desa menurun.
&amp;nbsp;Baca Juga: Jokowi: Indonesia Butuh Banyak Pengusaha Wanita
Sementara itu, Ketua Iwapi Nita Yudi menyampaikan bahwa acara yang bertajuk Pemberdayaan Perempuan dan Milenial dalam Industri 4.0 Bidang Pertanian Menuju Terwujudnya Agroindustri Pertanian Berkelanjutan tersebut dihadiri oleh 2.000 angota Iwapi, 14 Ketua DPD, dan 25 Ketua DPC Iwapi.
Menurutnya, Iwapi sudah mendapat bantuan bibit dari Kementan sejak  2017, beberapa daerah bahkan sudah berhasil mengembangkan  angribisnisnya.

&quot;Sesuai keinginan Bapak Presiden yang hadir pada Rakernas Iwapi pada  Oktober 2018 lalu, kita butuh lebih banyak lagi perempuan pengusaha.  Kerjasama denga Kementan ini adalah salah satu upaya untuk menuju  peningkatan tersebut,&quot; papar Nita.

Tak ingin kehilangan kesempatan, Amran pada kesempatan itu juga  berkesempatan berdialog dan langsung memberikan solusi saat berdialog  dengan beberapa anggota Iwapi.

Turut hadir dalam acara tersebut, Direktur Jendral Hortikultura  Suwandi, Sekretaris Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH)  Nasrullah, Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi UKM Yuana  Setyowati, Direktur Komersial Bulog Judith Dipodiputro, dan Kepala Biro  Produksi dan Industri Pemprov Jabar Taufik Garsadi.
</content:encoded></item></channel></rss>
