<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi: Rumah Pernah Digusur, Kalau Ingat Saya Sedih</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, dirinya dulu lahir di pinggir kali. Rumahnya  yang berada di pinggir kali, digusur.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/13/470/2017177/presiden-jokowi-rumah-pernah-digusur-kalau-ingat-saya-sedih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/02/13/470/2017177/presiden-jokowi-rumah-pernah-digusur-kalau-ingat-saya-sedih"/><item><title>Presiden Jokowi: Rumah Pernah Digusur, Kalau Ingat Saya Sedih</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/13/470/2017177/presiden-jokowi-rumah-pernah-digusur-kalau-ingat-saya-sedih</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/02/13/470/2017177/presiden-jokowi-rumah-pernah-digusur-kalau-ingat-saya-sedih</guid><pubDate>Rabu 13 Februari 2019 08:35 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/13/470/2017177/presiden-jokowi-rumah-pernah-digusur-kalau-ingat-saya-sedih-aAefPPLaEl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/13/470/2017177/presiden-jokowi-rumah-pernah-digusur-kalau-ingat-saya-sedih-aAefPPLaEl.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, dirinya dulu lahir di pinggir kali. Rumahnya  yang berada di pinggir kali, digusur. Rumahnya digusur sekitar tahun 1970-an. Akibatnya, keluarga Presiden harus nebeng hampir  2 tahun di rumah saudara.
&amp;ldquo;Di sini ada yang pernah ngerasain digusur? Belum? Moga-moga ini jangan ada yang pernah digusur. Sedih gitu kalau ingat saya, sedih,&amp;rdquo; kata Presiden Jokowi saat menghadiri penyerahan Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Graha Insan Cita (GIC) Bakti Jaya, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, dikutip dari laman Setkab, Rabu (13/2/2019).
Baca Juga: Presiden Jokowi Akui Pernah Remehkan Bisnis Anaknya
 
Namun Presiden bersyukur, orang tuanya yang dulu juga hidup di pinggir kali bisa menjadikan dirinya, membesarkan dirinya, menyekolahkan dirinya meskipun pontang-panting. &amp;ldquo;Itulah memang tugas orang tua,&amp;rdquo; ujarnya.
Untuk itu, Presiden meminta para orang tua penerima PKH agar anak-anaknya semuanya  sehat, pintar, dan sekolah setinggi-tingginya.
&amp;ldquo;Jangan ada yang takut untuk bermimpi anaknya bisa jadi menteri, anaknya bisa jadi presiden, bisa insyaallah,&amp;rdquo; tegas Presiden.

Kalau dididik anak dengan baik, disekolahkan dengan baik, diberi gizi yang baik, Kepala Negara meyakini, anak kita akan pasti pintar, pasti cerdas.
&amp;ldquo;Boleh, boleh bermimpi. Boleh bercita-cita. Kenapa tidak?&amp;rdquo; ucap Kepala Negara dengan nada bertanya sembari mengingatkan, orang tuanya  dulu juga hidup di pinggir kali kena gusur juga ya alhamdulillah bisa menjadikan dirinya, membesarkan dirinya, menyekolahkan dirinya, meskipun pontang-panting.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, dirinya dulu lahir di pinggir kali. Rumahnya  yang berada di pinggir kali, digusur. Rumahnya digusur sekitar tahun 1970-an. Akibatnya, keluarga Presiden harus nebeng hampir  2 tahun di rumah saudara.
&amp;ldquo;Di sini ada yang pernah ngerasain digusur? Belum? Moga-moga ini jangan ada yang pernah digusur. Sedih gitu kalau ingat saya, sedih,&amp;rdquo; kata Presiden Jokowi saat menghadiri penyerahan Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Graha Insan Cita (GIC) Bakti Jaya, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, dikutip dari laman Setkab, Rabu (13/2/2019).
Baca Juga: Presiden Jokowi Akui Pernah Remehkan Bisnis Anaknya
 
Namun Presiden bersyukur, orang tuanya yang dulu juga hidup di pinggir kali bisa menjadikan dirinya, membesarkan dirinya, menyekolahkan dirinya meskipun pontang-panting. &amp;ldquo;Itulah memang tugas orang tua,&amp;rdquo; ujarnya.
Untuk itu, Presiden meminta para orang tua penerima PKH agar anak-anaknya semuanya  sehat, pintar, dan sekolah setinggi-tingginya.
&amp;ldquo;Jangan ada yang takut untuk bermimpi anaknya bisa jadi menteri, anaknya bisa jadi presiden, bisa insyaallah,&amp;rdquo; tegas Presiden.

Kalau dididik anak dengan baik, disekolahkan dengan baik, diberi gizi yang baik, Kepala Negara meyakini, anak kita akan pasti pintar, pasti cerdas.
&amp;ldquo;Boleh, boleh bermimpi. Boleh bercita-cita. Kenapa tidak?&amp;rdquo; ucap Kepala Negara dengan nada bertanya sembari mengingatkan, orang tuanya  dulu juga hidup di pinggir kali kena gusur juga ya alhamdulillah bisa menjadikan dirinya, membesarkan dirinya, menyekolahkan dirinya, meskipun pontang-panting.</content:encoded></item></channel></rss>
