<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tes PPPK 23 Februari, Mendikbud Serahkan Soal ke Menteri PANRB</title><description>Syafruddin mewakili Panselnas menerima penyerahan 1.310 soal seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/18/320/2019765/tes-pppk-23-februari-mendikbud-serahkan-soal-ke-menteri-panrb</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/02/18/320/2019765/tes-pppk-23-februari-mendikbud-serahkan-soal-ke-menteri-panrb"/><item><title>Tes PPPK 23 Februari, Mendikbud Serahkan Soal ke Menteri PANRB</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/18/320/2019765/tes-pppk-23-februari-mendikbud-serahkan-soal-ke-menteri-panrb</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/02/18/320/2019765/tes-pppk-23-februari-mendikbud-serahkan-soal-ke-menteri-panrb</guid><pubDate>Senin 18 Februari 2019 19:53 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/18/320/2019765/tes-pppk-23-februari-mendikbud-serahkan-soal-ke-menteri-panrb-uUuVhVGjCF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Menpan-RB Syafruddin (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/18/320/2019765/tes-pppk-23-februari-mendikbud-serahkan-soal-ke-menteri-panrb-uUuVhVGjCF.jpg</image><title>Foto: Menpan-RB Syafruddin (Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin mewakili Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) menerima penyerahan 1.310 soal seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.
Soal yang diserahkan tersebut terdiri dari soal kompetensi manajerial 530 soal, kompetensi sosio kultural 130 soal, uji kompetensi teknis 520 soal, dan wawancara tertulis 130 soal.
Serah terima soal itu merupakan bagian dari rangkaian seleksi PPPK tahap I, yang pendaftarannya sudah ditutup tanggal 17 Februari 2019.
&amp;nbsp;Baca Juga: 155.000 Guru Honorer Masuk Prioritas Rekrutmen Pegawai Kontrak Setara PNS
Sesuai jadwal, tes PPPK akan dimulai pada 23 Februari mendatang sampai 24 Februari. Sebanyak 362 Pemda telah menyampaikan usulan kebutuhan PPPK. Di samping itu, dua instansi pemerintah pusat juga membuka untuk PPPK yakni Kementerian Ristek Dikti dan Kementerian Agama. Sisanya, masih terkendala karena belanja pegawai yang lebih dari 50%.
Syafruddin mengapresiasi Kemendikbud dan instansi lain yang tergabung dalam Panselnas PPPK tahun 2019, karena telah menyiapkan tahap seleksi ini dengan baik. Menurutnya, ujian PPPK ini adalah amanat rakyat.
&amp;ldquo;Lebih khusus lagi, kita memberikan pencerahan atau harapan kepada saudara kita yang punya jasa, yaitu para guru honorer, tenaga kesehatan, penyuluh pertanian yang sudah 10 hingga 15 tahun mengabdi dengan gaji terbatas,&amp;rdquo; ujarnya di kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Senin (18/2/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Jelang Penutupan, Pelamar Pegawai Kontrak Setara PNS Tembus 92.519 Orang
Dikatakan, adanya skema PPPK juga untuk kepentingan yang lebih luas. Selain khusus untuk para eks Tenaga Honorer Kategori 2 (THK2), PPPK juga akan dibuka untuk jalur umum demi percepatan capaian target organisasi.
&amp;ldquo;Jadi ada keseimbangan antara kepentingan bangsa dan kepentingan orang-orang yang sudah punya jasa besar,&amp;rdquo; katanya.
Rekrutmen ini merupakan pelaksanaan dari Peraturan Pemerintah (PP) No. 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK yang merupakan turunan dari Undang-undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam UU tersebut, ASN dibagi dalam dua jenis, yakni Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan PPPK.
Dalam kesempatan itu, Mendikbud Muhadjir Effendy menuturkan, kompetensi manajerial dan sosio kultural hanya berlaku pada jabatan yang bisa diisi oleh PPPK. Oleh karena itu, kelompok soal tersebut disiapkan oleh Kemendikbud. Sementara soal-soal kompetensi teknis, disesuaikan dengan jabatan masing-masing. Soal kompetensi teknis disiapkan oleh instansi yang menjaring.Muhadjir menekankan, Kemendikbud berkomitmen untuk selalu membantu  proses pengadaan ASN secara akuntabel dan transparan. &amp;ldquo;Agar diperoleh  calon-calon ASN yang profesional dan berintegritas,&amp;rdquo; tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji,  mengatakan bahwa pembuatan soal-soal ini sudah melalui banyak tahap  termasuk pertemuan yang membahas hal-hal teknis. Pertemuan-pertemuan itu  juga untuk memastikan bahwa soal-soal yang disiapkan sesuai dengan  kebutuhan instansi yang membutuhkan calon PPPK berkualitas.
Seperti halnya soal-soal rekrutmen CPNS, soal rekrutmen PPPK ini juga  dijamin kerahasiaannya demi mendapatkan abdi negara yang berkualitas.
&amp;ldquo;Kami akan menjaga sebaik-baiknya sesuai dengan SOP yang selama ini  sudah disepakati melibatkan BPKP, BKN, dan BSSN, untuk memastikan  kerahasiaan dari soal ini,&amp;rdquo; jelas Atmaji.
Hingga Minggu 17 Februari 2018, jumlah akun pendaftar mencapai  95.290. Dan peserta yang telah selesai mendaftar berjumlah 87.561  pelamar. Namun hingga saat ini, data pelamar yang telah diverifikasi  sebanyak 30.111 pelamar. Kementerian PANRB mengimbau kepada instansi  pemerintah untuk segera memverifikasi karena sebagai penentuan jadwal  dan tempat tes.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin mewakili Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) menerima penyerahan 1.310 soal seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.
Soal yang diserahkan tersebut terdiri dari soal kompetensi manajerial 530 soal, kompetensi sosio kultural 130 soal, uji kompetensi teknis 520 soal, dan wawancara tertulis 130 soal.
Serah terima soal itu merupakan bagian dari rangkaian seleksi PPPK tahap I, yang pendaftarannya sudah ditutup tanggal 17 Februari 2019.
&amp;nbsp;Baca Juga: 155.000 Guru Honorer Masuk Prioritas Rekrutmen Pegawai Kontrak Setara PNS
Sesuai jadwal, tes PPPK akan dimulai pada 23 Februari mendatang sampai 24 Februari. Sebanyak 362 Pemda telah menyampaikan usulan kebutuhan PPPK. Di samping itu, dua instansi pemerintah pusat juga membuka untuk PPPK yakni Kementerian Ristek Dikti dan Kementerian Agama. Sisanya, masih terkendala karena belanja pegawai yang lebih dari 50%.
Syafruddin mengapresiasi Kemendikbud dan instansi lain yang tergabung dalam Panselnas PPPK tahun 2019, karena telah menyiapkan tahap seleksi ini dengan baik. Menurutnya, ujian PPPK ini adalah amanat rakyat.
&amp;ldquo;Lebih khusus lagi, kita memberikan pencerahan atau harapan kepada saudara kita yang punya jasa, yaitu para guru honorer, tenaga kesehatan, penyuluh pertanian yang sudah 10 hingga 15 tahun mengabdi dengan gaji terbatas,&amp;rdquo; ujarnya di kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Senin (18/2/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Jelang Penutupan, Pelamar Pegawai Kontrak Setara PNS Tembus 92.519 Orang
Dikatakan, adanya skema PPPK juga untuk kepentingan yang lebih luas. Selain khusus untuk para eks Tenaga Honorer Kategori 2 (THK2), PPPK juga akan dibuka untuk jalur umum demi percepatan capaian target organisasi.
&amp;ldquo;Jadi ada keseimbangan antara kepentingan bangsa dan kepentingan orang-orang yang sudah punya jasa besar,&amp;rdquo; katanya.
Rekrutmen ini merupakan pelaksanaan dari Peraturan Pemerintah (PP) No. 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK yang merupakan turunan dari Undang-undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam UU tersebut, ASN dibagi dalam dua jenis, yakni Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan PPPK.
Dalam kesempatan itu, Mendikbud Muhadjir Effendy menuturkan, kompetensi manajerial dan sosio kultural hanya berlaku pada jabatan yang bisa diisi oleh PPPK. Oleh karena itu, kelompok soal tersebut disiapkan oleh Kemendikbud. Sementara soal-soal kompetensi teknis, disesuaikan dengan jabatan masing-masing. Soal kompetensi teknis disiapkan oleh instansi yang menjaring.Muhadjir menekankan, Kemendikbud berkomitmen untuk selalu membantu  proses pengadaan ASN secara akuntabel dan transparan. &amp;ldquo;Agar diperoleh  calon-calon ASN yang profesional dan berintegritas,&amp;rdquo; tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji,  mengatakan bahwa pembuatan soal-soal ini sudah melalui banyak tahap  termasuk pertemuan yang membahas hal-hal teknis. Pertemuan-pertemuan itu  juga untuk memastikan bahwa soal-soal yang disiapkan sesuai dengan  kebutuhan instansi yang membutuhkan calon PPPK berkualitas.
Seperti halnya soal-soal rekrutmen CPNS, soal rekrutmen PPPK ini juga  dijamin kerahasiaannya demi mendapatkan abdi negara yang berkualitas.
&amp;ldquo;Kami akan menjaga sebaik-baiknya sesuai dengan SOP yang selama ini  sudah disepakati melibatkan BPKP, BKN, dan BSSN, untuk memastikan  kerahasiaan dari soal ini,&amp;rdquo; jelas Atmaji.
Hingga Minggu 17 Februari 2018, jumlah akun pendaftar mencapai  95.290. Dan peserta yang telah selesai mendaftar berjumlah 87.561  pelamar. Namun hingga saat ini, data pelamar yang telah diverifikasi  sebanyak 30.111 pelamar. Kementerian PANRB mengimbau kepada instansi  pemerintah untuk segera memverifikasi karena sebagai penentuan jadwal  dan tempat tes.</content:encoded></item></channel></rss>
