<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sistem Pembayaran Lancar, Transaksi Uang Elektronik Meningkat</title><description>Posisi uang yang diedarkan (UYD) tumbuh 7,8% (yoy), menurun dari 10,7% (yoy) pada triwulan sebelumnya</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/21/20/2021111/sistem-pembayaran-lancar-transaksi-uang-elektronik-meningkat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/02/21/20/2021111/sistem-pembayaran-lancar-transaksi-uang-elektronik-meningkat"/><item><title>Sistem Pembayaran Lancar, Transaksi Uang Elektronik Meningkat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/21/20/2021111/sistem-pembayaran-lancar-transaksi-uang-elektronik-meningkat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/02/21/20/2021111/sistem-pembayaran-lancar-transaksi-uang-elektronik-meningkat</guid><pubDate>Kamis 21 Februari 2019 16:48 WIB</pubDate><dc:creator>Okky Wanda lestari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/21/20/2021111/sistem-pembayaran-lancar-transaksi-uang-elektronik-meningkat-6ZLt3MZ4Zg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur BI Perry Warjiyo (Foto: Heru/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/21/20/2021111/sistem-pembayaran-lancar-transaksi-uang-elektronik-meningkat-6ZLt3MZ4Zg.jpg</image><title>Gubernur BI Perry Warjiyo (Foto: Heru/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kelancaran sistem pembayaran tetap terpelihara, baik dari sisi tunai maupun nontunai. Dari sisi pembayaran tunai, posisi uang yang diedarkan (UYD) tumbuh 7,8% (yoy), menurun dari 10,7% (yoy) pada triwulan sebelumnya.
&amp;rdquo;Sistem pembayaran nontunai nilai besar melalui BI Real Time Gross Settlement (RTGS) dan nilai kecil melalui Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) berjalan lancar,&amp;rdquo;ujar Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Kamis (21/2/2019).
Sementara itu, transaksi masyarakat menggunakan ATM-Debit, Kartu Kredit dan Uang Elektronik (UE) tumbuh 13,8% (yoy) pada triwulan IV 2018, meningkat dari 12,1% (yoy) pada triwulan sebelumnya.
Baca Juga: Cara BI Jaga Defisit Transaksi Berjalan 2,5%
Transaksi uang elektronik tumbuh tinggi sebesar 218,9% (yoy) pada triwulan IV 2018, meskipun lebih rendah dibandingkan triwulan III 2018 sebesar 300,4% (yoy).
Transaksi daring (online) via digital banking membukukan pertumbuhan yang meningkat, sebesar 44,4% (yoy), dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan sebelumnya sebesar 41,1% (yoy).
Baca Juga: Perry Warjiyo Rombak 18 Pejabat BI
&amp;ldquo;Kinerja positif uang elektronik dan digital banking tersebut tidak terlepas dari pengaruh menguatnya preferensi masyarakat bertransaksi menggunakan platform teknologi finansial (tekfin), e-commerce, dan penggunaan uang elektronik pada sektor transportasi,&amp;rdquo; ujarnya.
Perry menegaskan akan terus memperkuat kebijakan sistem pembayaran dalam rangka memperluas pembiayaan ekonomi dengan tetap mendukung perlindungan konsumen dan menjaga stabilitas makro ekonomi.





</description><content:encoded>JAKARTA - Kelancaran sistem pembayaran tetap terpelihara, baik dari sisi tunai maupun nontunai. Dari sisi pembayaran tunai, posisi uang yang diedarkan (UYD) tumbuh 7,8% (yoy), menurun dari 10,7% (yoy) pada triwulan sebelumnya.
&amp;rdquo;Sistem pembayaran nontunai nilai besar melalui BI Real Time Gross Settlement (RTGS) dan nilai kecil melalui Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) berjalan lancar,&amp;rdquo;ujar Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Kamis (21/2/2019).
Sementara itu, transaksi masyarakat menggunakan ATM-Debit, Kartu Kredit dan Uang Elektronik (UE) tumbuh 13,8% (yoy) pada triwulan IV 2018, meningkat dari 12,1% (yoy) pada triwulan sebelumnya.
Baca Juga: Cara BI Jaga Defisit Transaksi Berjalan 2,5%
Transaksi uang elektronik tumbuh tinggi sebesar 218,9% (yoy) pada triwulan IV 2018, meskipun lebih rendah dibandingkan triwulan III 2018 sebesar 300,4% (yoy).
Transaksi daring (online) via digital banking membukukan pertumbuhan yang meningkat, sebesar 44,4% (yoy), dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan sebelumnya sebesar 41,1% (yoy).
Baca Juga: Perry Warjiyo Rombak 18 Pejabat BI
&amp;ldquo;Kinerja positif uang elektronik dan digital banking tersebut tidak terlepas dari pengaruh menguatnya preferensi masyarakat bertransaksi menggunakan platform teknologi finansial (tekfin), e-commerce, dan penggunaan uang elektronik pada sektor transportasi,&amp;rdquo; ujarnya.
Perry menegaskan akan terus memperkuat kebijakan sistem pembayaran dalam rangka memperluas pembiayaan ekonomi dengan tetap mendukung perlindungan konsumen dan menjaga stabilitas makro ekonomi.





</content:encoded></item></channel></rss>
