<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Loyo, Investor Cermati Data Ekonomi AS</title><description>Wall Street ditutup melemah pada perdagangan 21 Februari 2019.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/22/278/2021330/wall-street-loyo-investor-cermati-data-ekonomi-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/02/22/278/2021330/wall-street-loyo-investor-cermati-data-ekonomi-as"/><item><title>Wall Street Loyo, Investor Cermati Data Ekonomi AS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/22/278/2021330/wall-street-loyo-investor-cermati-data-ekonomi-as</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/02/22/278/2021330/wall-street-loyo-investor-cermati-data-ekonomi-as</guid><pubDate>Jum'at 22 Februari 2019 07:20 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/22/278/2021330/wall-street-loyo-investor-cermati-data-ekonomi-as-R4PTcPIHng.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bursa saham Wall Street ditutup melemah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/22/278/2021330/wall-street-loyo-investor-cermati-data-ekonomi-as-R4PTcPIHng.jpg</image><title>Bursa saham Wall Street ditutup melemah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Wall Street ditutup melemah pada perdagangan 21 Februari 2019. Bursa saham Amerika Serikat (AS) loyo karena investor mencerna data ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan. Investor juga  memantau perundingan dagang AS-China.
Melansir Xinhua, Jumat (22/2/2019), indeks Dow Jones Industrial Average turun 103,81 poin atau 0,40% menjadi 25.850,63. S&amp;amp;P 500 turun 9,82 poin atau 0,35% menjadi 2.774,88 dan Komposit Nasdaq turun 29,36 poin atau 0,39% menjadi 7.459,71.
Baca Juga: Wall Street Menguat Merespons Pernyataan Bank Sentral
 
Data penjualan rumah di AS turun 1,2% ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 4,94 juta unit pada Januari, level terendah dalam lebih dari tiga tahun, kata National Association of Realtors.
Sementara itu, pesanan barang tahan lama untuk Desember naik 1,2% menjadi USD254,4 miliar, kata Departemen Perdagangan. Departemen juga mengatakan pesanan barang modal inti turun 0,7%.

Jumlah orang Amerika yang mengajukan aplikasi untuk tunjangan pengangguran turun minggu lalu, tetapi rata-rata pergerakan empat minggu naik ke level tertinggi lebih dari satu tahun, menunjuk ke pasar tenaga kerja yang melambat.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Wall Street ditutup melemah pada perdagangan 21 Februari 2019. Bursa saham Amerika Serikat (AS) loyo karena investor mencerna data ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan. Investor juga  memantau perundingan dagang AS-China.
Melansir Xinhua, Jumat (22/2/2019), indeks Dow Jones Industrial Average turun 103,81 poin atau 0,40% menjadi 25.850,63. S&amp;amp;P 500 turun 9,82 poin atau 0,35% menjadi 2.774,88 dan Komposit Nasdaq turun 29,36 poin atau 0,39% menjadi 7.459,71.
Baca Juga: Wall Street Menguat Merespons Pernyataan Bank Sentral
 
Data penjualan rumah di AS turun 1,2% ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 4,94 juta unit pada Januari, level terendah dalam lebih dari tiga tahun, kata National Association of Realtors.
Sementara itu, pesanan barang tahan lama untuk Desember naik 1,2% menjadi USD254,4 miliar, kata Departemen Perdagangan. Departemen juga mengatakan pesanan barang modal inti turun 0,7%.

Jumlah orang Amerika yang mengajukan aplikasi untuk tunjangan pengangguran turun minggu lalu, tetapi rata-rata pergerakan empat minggu naik ke level tertinggi lebih dari satu tahun, menunjuk ke pasar tenaga kerja yang melambat.</content:encoded></item></channel></rss>
