<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pagi Ini Rupiah Melemah ke Rp14.081/USD</title><description>Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah di pembukaan perdagangan hari ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/22/278/2021358/pagi-ini-rupiah-melemah-ke-rp14-081-usd</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/02/22/278/2021358/pagi-ini-rupiah-melemah-ke-rp14-081-usd"/><item><title>Pagi Ini Rupiah Melemah ke Rp14.081/USD</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/22/278/2021358/pagi-ini-rupiah-melemah-ke-rp14-081-usd</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/02/22/278/2021358/pagi-ini-rupiah-melemah-ke-rp14-081-usd</guid><pubDate>Jum'at 22 Februari 2019 09:35 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/22/278/2021358/pagi-ini-rupiah-melemah-ke-rp14-081-usd-HP063YBHel.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/22/278/2021358/pagi-ini-rupiah-melemah-ke-rp14-081-usd-HP063YBHel.jpg</image><title>Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah di pembukaan perdagangan hari ini. Rupiah masih berada di level Rp14.000-an per USD.
Dilansir dari Bloomberg Dollar Index, Jumat (22/2/2019) pukul 09.32 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 11 poin atau 0,08% ke level Rp14.081 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.075 per USD &amp;ndash; Rp14.085 per USD.
Baca Juga: BI Tahan Suku Bunga Acuan, Rupiah Tertekan ke Rp14.070/USD
 
Sementara itu, YahooFinance mencatat Rupiah melemah 24 poin atau 0,17% ke Rp14.075 per USD. Dalam pantauan YahooFinance, Rupiah bergerak di kisaran Rp14.051 per USD &amp;ndash; Rp14.080 per USD
Rupiah melemah sejak perdagangan kemarin sora usai Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate di level 6%.
&amp;nbsp;
Ini menjadi bulan kedua BI menahan suku bunga acuannya di tahun 2019. Adapun suku bunga Deposit Facility (DF) tetap di level 5,25% dan Lending Facility (LF) pada level 6,75%.
&quot;Dengan mempertimbangkan ekonomi global, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 20-21 Februari 2019 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-day Reverse Repo Rate sebesar 6%,&quot; ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers di Kantor Pusat BI, Jakarta.</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah di pembukaan perdagangan hari ini. Rupiah masih berada di level Rp14.000-an per USD.
Dilansir dari Bloomberg Dollar Index, Jumat (22/2/2019) pukul 09.32 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 11 poin atau 0,08% ke level Rp14.081 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.075 per USD &amp;ndash; Rp14.085 per USD.
Baca Juga: BI Tahan Suku Bunga Acuan, Rupiah Tertekan ke Rp14.070/USD
 
Sementara itu, YahooFinance mencatat Rupiah melemah 24 poin atau 0,17% ke Rp14.075 per USD. Dalam pantauan YahooFinance, Rupiah bergerak di kisaran Rp14.051 per USD &amp;ndash; Rp14.080 per USD
Rupiah melemah sejak perdagangan kemarin sora usai Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate di level 6%.
&amp;nbsp;
Ini menjadi bulan kedua BI menahan suku bunga acuannya di tahun 2019. Adapun suku bunga Deposit Facility (DF) tetap di level 5,25% dan Lending Facility (LF) pada level 6,75%.
&quot;Dengan mempertimbangkan ekonomi global, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 20-21 Februari 2019 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-day Reverse Repo Rate sebesar 6%,&quot; ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers di Kantor Pusat BI, Jakarta.</content:encoded></item></channel></rss>
