<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Tips Hindari Kebangkrutan</title><description>Perubahan nasib terjadi karena tingkah mereka sendiri yang tidak mempersiapkan bagaimana caranya menghindari dari kebangkrutan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/24/320/2021896/5-tips-hindari-kebangkrutan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/02/24/320/2021896/5-tips-hindari-kebangkrutan"/><item><title>5 Tips Hindari Kebangkrutan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/02/24/320/2021896/5-tips-hindari-kebangkrutan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/02/24/320/2021896/5-tips-hindari-kebangkrutan</guid><pubDate>Minggu 24 Februari 2019 07:05 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/02/23/320/2021896/5-tips-hindari-kebangkrutan-qo2Y1hkZTl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/02/23/320/2021896/5-tips-hindari-kebangkrutan-qo2Y1hkZTl.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Setiap orang pasti akan mengalami fluktuasi dalam hidupnya. Seperti pepatah, hidup kadang ada di atas, kadang juga ada di bawah. Ya, pepatah ini akan terus berlaku hingga kapanpun. Termasuk dalam urusan finansial.&amp;nbsp;
Orang bijak mengatakan, nasib seseorang tak akan berubah jika dia sendiri yang tak mengubahnya. Benar, cukup banyak orang yang mengalaminya. Sebagai contoh, dulu komedian Sutisna alias Sule hanyalah seorang pengamen, pedagang dan pelawak dari panggung ke panggung. Namun saat ini, hidupnya berubah 180 derajat. Sule kini bergelimang harta. Itu karena ia bekerja keras dan pandai mengelola hidup.
Ada juga orang yang sebelumnya kaya raya berubah jadi miskin. Perubahan nasib tersebut terjadi karena tingkah mereka sendiri yang tidak mempersiapkan bagaimana caranya menghindari dari kebangkrutan.&amp;nbsp;
Bagi kamu atau siapapun bisa mengalami dua kemungkinan di atas, yakni sukses atau bangkrut. Dan tentu saja tak ada orang yang menginginkan hidupnya dilanda kebangkrutan. Termasuk kamu bukan? Kalau begitu yuk simak beberapa jurus menghalau kebangkrutan seperti berikut ini, seperti yang dilansir dari CekAja.
Matangkan rencana
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata &amp;lsquo;bangkrut&amp;rsquo; memiliki dua arti antara lain menderita kerugian besar dalam berbisnis hingga jatuh, dan arti satunya lagi adalah seseorang yang harta bendanya habis hingga jatuh miskin.
Kalau kamu seorang wirausaha yang ingin terhindar dari kebangkrutan, tentu harus ada upaya untuk membuat banyak terobosan agar usaha kamu lebih inovatif. Sehingga konsumen yang biasa menjadi pelanggan tak akan lari ke &amp;lsquo;toko sebelah&amp;rsquo; lantaran produk yang kamu jual enggak ada yang baru.
Kuncinya, kalau mau bikin sebuah inovasi produk untuk bisnis yang kamu jalani, matangkan dulu apa rencana yang akan dilakukan. Inovasi memang boleh dan bahkan harus dilakukan, tapi tanpa perhitungan yang matang maka hasilnya akan sia-sia.
Punya kemampuan
Uang akan menghampiri kepada orang yang memiliki kapasitas atau kemampuan yang memberikan keuntungan kepada banyak orang. Siapakah orang tersebut? Tentu dialah orang yang memiliki nilai.
Seorang penyanyi pasti memiliki nilai karena ia bisa menjual kemampuan bernyanyinya. Begitu juga seorang pengacara, banyak orang yang mencari profesi ini karena dibutuhkan untuk membantu mendampingi berbagai perkara yang dihadapi klien. Dan pengacara tersebut tentu punya nilai di mata kliennya.
Pengacara kelas kakap Yusril Ihza Mahendra misalnya, pernah mengalami keterpurukan saat ia dijadikan tersangka kasus korupsi beberapa tahun lalu. Ia mengaku karir dan hidupnya hampir bangkrut karena semua akses pendapatannya terhenti akibat orang gak percaya lagi dengan status tersangkanya.
Namun, karena ia memiliki kemampuan di satu bidang yang ia geluti yakni hukum, maka ia bisa terbebas dari persoalan hukumnya tersebut. Dan kini, usaha jasa law firm miliknya kembali banyak dicari para klien.
Dengan demikian, jadilah orang yang memiliki kemampuan walau di satu bidang. Karena kalau kamu punya kemampuan dalam hal apapun dan bernilai di mata banyak orang, maka kamu gak usah repot mencari uang, sebaliknya uanglah yang akan mengejarmu.Pintar investasi
Tak ada kamusnya kalau seseorang yang rajin menabung dan berinvestasi  bakal mengalami kebangkrutan. Sebaliknya, dengan menabung dan  berinvestasi maka kekayaan kamu bakal semakin bertambah.
Saat ini kamu bisa menabung dalam bentuk emas atau saham yang  berpotensi berlipat ganda. Pemerintah tengah gencar berkampanye tentang  menabung saham yang bisa kamu beli dengan harga yang sangat terjangkau.  Kalau dulu beli saham hanya bisa dilakukan oleh orang-orang berduit,  maka kini dengan harga Rp100.000 pun kamu bisa beli saham yang tersedia  di pasar modal.
Yakin aja deh, kalau kamu menabung saham saat ini dan diambil 10  tahun kemudian, maka kamu akan kaget dengan perbedaan nominalnya. Dengan  menabung saham, kamu gak usah khawatir akan bangkrut, sebaliknya kamu  bakal untung besar. Meskipun risikonya juga sepadan. Dengan catatan kamu  harus belajar hingga benar-benar paham dengan dunia pasar modal.
Jangan mencoba hal yang tak dikuasai
Salah satu penyebab kenapa banyak orang bangkrut adalah karena mereka  mencoba terjun di banyak hal yang tak mereka kuasai. Sebagai contoh,  kamu adalah seorang guru honorer atau karyawan swasta yang coba-coba  mendaftar sebagai caleg di salah satu partai.
Kamu pasti tahu berapa dana yang dihabiskan untuk maju sebagai caleg.  Apalagi kemampuan kamu dalam dunia politik sangat kurang. Ingat, terjun  di dunia politik sangat membutuhkan strategi yang mumpuni agar bisa  lolos sebagai anggota legislatif.
Salah-salah langkah, bukan hanya rugi secara finansial, secara  psikologis juga banyak berdampak jika mengalami kegagalan. Dan  kebangkrutan tentu sudah siap di depan mata. Jadi, jangan pernah mencoba  untuk mencoba hal yang tak dikuasai. Kecuali benar-benar ingin belajar  dan siap menanggung segala risiko.
Ketahui pengeluaran
Jangan mentang-mentang banyak uang, kamu seenaknya saja belanja ini  dan itu tanpa memperhitungkan dampaknya. Apalagi setiap belanjaan gak  pernah dihitung secara rinci pengeluarannya. Kebiasaan seperti ini bisa  bikin kamu bangkrut karena banyaknya pengeluaran yang tak tercatat.
Meski kamu masih sendiri atau sudah berkeluarga, usahakanlah untuk  profesional mengelola setiap pengeluaran. Kamu bisa siapkan satu buku  khusus untuk mencatat berbagai pengeluaran setiap hari, minggu dan  bulannya. Setelah itu kamu bisa evaluasi pengeluaran apa saja yang  sebaiknya ditekan dan disisihkan.
Dengan cara tersebut, kamu bakal terhindar dari kebangkrutan. Karena  cara pengelolaan keuangan kamu bisa terukur dan terarah. Kalau sudah  pandai mengelola keuangan, maka gak mungkin deh kamu bakal merasakan  kebangkrutan. Sebaliknya kamu bakal merasakan betapa menguntungkannya  bisa mengatur keuangan sendiri yang bermanfaat bagi masa depan kamu  nanti. (yau)</description><content:encoded>JAKARTA - Setiap orang pasti akan mengalami fluktuasi dalam hidupnya. Seperti pepatah, hidup kadang ada di atas, kadang juga ada di bawah. Ya, pepatah ini akan terus berlaku hingga kapanpun. Termasuk dalam urusan finansial.&amp;nbsp;
Orang bijak mengatakan, nasib seseorang tak akan berubah jika dia sendiri yang tak mengubahnya. Benar, cukup banyak orang yang mengalaminya. Sebagai contoh, dulu komedian Sutisna alias Sule hanyalah seorang pengamen, pedagang dan pelawak dari panggung ke panggung. Namun saat ini, hidupnya berubah 180 derajat. Sule kini bergelimang harta. Itu karena ia bekerja keras dan pandai mengelola hidup.
Ada juga orang yang sebelumnya kaya raya berubah jadi miskin. Perubahan nasib tersebut terjadi karena tingkah mereka sendiri yang tidak mempersiapkan bagaimana caranya menghindari dari kebangkrutan.&amp;nbsp;
Bagi kamu atau siapapun bisa mengalami dua kemungkinan di atas, yakni sukses atau bangkrut. Dan tentu saja tak ada orang yang menginginkan hidupnya dilanda kebangkrutan. Termasuk kamu bukan? Kalau begitu yuk simak beberapa jurus menghalau kebangkrutan seperti berikut ini, seperti yang dilansir dari CekAja.
Matangkan rencana
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata &amp;lsquo;bangkrut&amp;rsquo; memiliki dua arti antara lain menderita kerugian besar dalam berbisnis hingga jatuh, dan arti satunya lagi adalah seseorang yang harta bendanya habis hingga jatuh miskin.
Kalau kamu seorang wirausaha yang ingin terhindar dari kebangkrutan, tentu harus ada upaya untuk membuat banyak terobosan agar usaha kamu lebih inovatif. Sehingga konsumen yang biasa menjadi pelanggan tak akan lari ke &amp;lsquo;toko sebelah&amp;rsquo; lantaran produk yang kamu jual enggak ada yang baru.
Kuncinya, kalau mau bikin sebuah inovasi produk untuk bisnis yang kamu jalani, matangkan dulu apa rencana yang akan dilakukan. Inovasi memang boleh dan bahkan harus dilakukan, tapi tanpa perhitungan yang matang maka hasilnya akan sia-sia.
Punya kemampuan
Uang akan menghampiri kepada orang yang memiliki kapasitas atau kemampuan yang memberikan keuntungan kepada banyak orang. Siapakah orang tersebut? Tentu dialah orang yang memiliki nilai.
Seorang penyanyi pasti memiliki nilai karena ia bisa menjual kemampuan bernyanyinya. Begitu juga seorang pengacara, banyak orang yang mencari profesi ini karena dibutuhkan untuk membantu mendampingi berbagai perkara yang dihadapi klien. Dan pengacara tersebut tentu punya nilai di mata kliennya.
Pengacara kelas kakap Yusril Ihza Mahendra misalnya, pernah mengalami keterpurukan saat ia dijadikan tersangka kasus korupsi beberapa tahun lalu. Ia mengaku karir dan hidupnya hampir bangkrut karena semua akses pendapatannya terhenti akibat orang gak percaya lagi dengan status tersangkanya.
Namun, karena ia memiliki kemampuan di satu bidang yang ia geluti yakni hukum, maka ia bisa terbebas dari persoalan hukumnya tersebut. Dan kini, usaha jasa law firm miliknya kembali banyak dicari para klien.
Dengan demikian, jadilah orang yang memiliki kemampuan walau di satu bidang. Karena kalau kamu punya kemampuan dalam hal apapun dan bernilai di mata banyak orang, maka kamu gak usah repot mencari uang, sebaliknya uanglah yang akan mengejarmu.Pintar investasi
Tak ada kamusnya kalau seseorang yang rajin menabung dan berinvestasi  bakal mengalami kebangkrutan. Sebaliknya, dengan menabung dan  berinvestasi maka kekayaan kamu bakal semakin bertambah.
Saat ini kamu bisa menabung dalam bentuk emas atau saham yang  berpotensi berlipat ganda. Pemerintah tengah gencar berkampanye tentang  menabung saham yang bisa kamu beli dengan harga yang sangat terjangkau.  Kalau dulu beli saham hanya bisa dilakukan oleh orang-orang berduit,  maka kini dengan harga Rp100.000 pun kamu bisa beli saham yang tersedia  di pasar modal.
Yakin aja deh, kalau kamu menabung saham saat ini dan diambil 10  tahun kemudian, maka kamu akan kaget dengan perbedaan nominalnya. Dengan  menabung saham, kamu gak usah khawatir akan bangkrut, sebaliknya kamu  bakal untung besar. Meskipun risikonya juga sepadan. Dengan catatan kamu  harus belajar hingga benar-benar paham dengan dunia pasar modal.
Jangan mencoba hal yang tak dikuasai
Salah satu penyebab kenapa banyak orang bangkrut adalah karena mereka  mencoba terjun di banyak hal yang tak mereka kuasai. Sebagai contoh,  kamu adalah seorang guru honorer atau karyawan swasta yang coba-coba  mendaftar sebagai caleg di salah satu partai.
Kamu pasti tahu berapa dana yang dihabiskan untuk maju sebagai caleg.  Apalagi kemampuan kamu dalam dunia politik sangat kurang. Ingat, terjun  di dunia politik sangat membutuhkan strategi yang mumpuni agar bisa  lolos sebagai anggota legislatif.
Salah-salah langkah, bukan hanya rugi secara finansial, secara  psikologis juga banyak berdampak jika mengalami kegagalan. Dan  kebangkrutan tentu sudah siap di depan mata. Jadi, jangan pernah mencoba  untuk mencoba hal yang tak dikuasai. Kecuali benar-benar ingin belajar  dan siap menanggung segala risiko.
Ketahui pengeluaran
Jangan mentang-mentang banyak uang, kamu seenaknya saja belanja ini  dan itu tanpa memperhitungkan dampaknya. Apalagi setiap belanjaan gak  pernah dihitung secara rinci pengeluarannya. Kebiasaan seperti ini bisa  bikin kamu bangkrut karena banyaknya pengeluaran yang tak tercatat.
Meski kamu masih sendiri atau sudah berkeluarga, usahakanlah untuk  profesional mengelola setiap pengeluaran. Kamu bisa siapkan satu buku  khusus untuk mencatat berbagai pengeluaran setiap hari, minggu dan  bulannya. Setelah itu kamu bisa evaluasi pengeluaran apa saja yang  sebaiknya ditekan dan disisihkan.
Dengan cara tersebut, kamu bakal terhindar dari kebangkrutan. Karena  cara pengelolaan keuangan kamu bisa terukur dan terarah. Kalau sudah  pandai mengelola keuangan, maka gak mungkin deh kamu bakal merasakan  kebangkrutan. Sebaliknya kamu bakal merasakan betapa menguntungkannya  bisa mengatur keuangan sendiri yang bermanfaat bagi masa depan kamu  nanti. (yau)</content:encoded></item></channel></rss>
