<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Februari 2019 Diprediksi Deflasi 0,05%</title><description>Indeks Harga Konsumen (IHK) Februari 2019 diproyeksikan akan tercatat deflasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/03/01/20/2024318/februari-2019-diprediksi-deflasi-0-05</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/03/01/20/2024318/februari-2019-diprediksi-deflasi-0-05"/><item><title>Februari 2019 Diprediksi Deflasi 0,05%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/03/01/20/2024318/februari-2019-diprediksi-deflasi-0-05</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/03/01/20/2024318/februari-2019-diprediksi-deflasi-0-05</guid><pubDate>Jum'at 01 Maret 2019 08:36 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/01/20/2024318/februari-2019-diprediksi-deflasi-0-05-XMP2uhB0yV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/01/20/2024318/februari-2019-diprediksi-deflasi-0-05-XMP2uhB0yV.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Konsumen (IHK) Februari 2019 diproyeksikan akan tercatat deflasi. Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan deflasi sekitar -0,05% (month to month/mtm).

Dengan demikian inflasi secara tahunan sebesar 2,60% (year on year/yoy). Lebih rendah dari bulan sebelumnya yang sebesar 2,82% yoy. Adapun inflasi inti diperkirakan stabil di kisaran 3,06% yoy.

&quot;Deflasi pada bulan lalu dipengaruhi oleh tren deflasi kelompok volatile food di mana sebagian besar harga komoditas pangan cenderung turun,&quot; kata Josua kepada Okezone, Jakarta, Jumat (1/3/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Gubernur BI Heran Ada Keluhan Harga Mahal padahal Inflasi Rendah
Komoditas yang mengalami penurunan harga yakni daging ayam sebesar -6,5% mtm, telur ayam -3,9% mtm, bawang merah -11,4% mtm, cabai merah -11,5% mtm, dan cabai rawit  -10,8% mtm.

Lebih lanjut, Josua bilang andil deflasi juga dikontribusi oleh kelompok harga yang diatur pemerintah. &quot;Di mana sejalan dengan kebijakan pemerintah memangkas harga BBM non-subsidi serta melakukan penyesuaian harga BBM RON88 pada bulan lalu,&quot; katanya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Menanti Data Inflasi Februari 2019, Ada Kejutan?
Sekadar diketahui, pada bulan sebelumnya, Januari 2019 tercatat inflasi sebesar 0,32% mtm. Realisasi ini lebih terkendali dari inflasi di dua tahun sebelumnya, di mana pada Januari 2018 sebesar 0,62% dan di 2017 sebesar 0,97%.


</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Konsumen (IHK) Februari 2019 diproyeksikan akan tercatat deflasi. Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan deflasi sekitar -0,05% (month to month/mtm).

Dengan demikian inflasi secara tahunan sebesar 2,60% (year on year/yoy). Lebih rendah dari bulan sebelumnya yang sebesar 2,82% yoy. Adapun inflasi inti diperkirakan stabil di kisaran 3,06% yoy.

&quot;Deflasi pada bulan lalu dipengaruhi oleh tren deflasi kelompok volatile food di mana sebagian besar harga komoditas pangan cenderung turun,&quot; kata Josua kepada Okezone, Jakarta, Jumat (1/3/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Gubernur BI Heran Ada Keluhan Harga Mahal padahal Inflasi Rendah
Komoditas yang mengalami penurunan harga yakni daging ayam sebesar -6,5% mtm, telur ayam -3,9% mtm, bawang merah -11,4% mtm, cabai merah -11,5% mtm, dan cabai rawit  -10,8% mtm.

Lebih lanjut, Josua bilang andil deflasi juga dikontribusi oleh kelompok harga yang diatur pemerintah. &quot;Di mana sejalan dengan kebijakan pemerintah memangkas harga BBM non-subsidi serta melakukan penyesuaian harga BBM RON88 pada bulan lalu,&quot; katanya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Menanti Data Inflasi Februari 2019, Ada Kejutan?
Sekadar diketahui, pada bulan sebelumnya, Januari 2019 tercatat inflasi sebesar 0,32% mtm. Realisasi ini lebih terkendali dari inflasi di dua tahun sebelumnya, di mana pada Januari 2018 sebesar 0,62% dan di 2017 sebesar 0,97%.


</content:encoded></item></channel></rss>
