<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Sri Mulyani: Pajak Adalah Tulang Punggung Ekonomi RI</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani kembali menegaskan bahwa pajak adalah instrumen yang sangat penting dalam membangun ekonomi Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/03/03/20/2025153/sri-mulyani-pajak-adalah-tulang-punggung-ekonomi-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/03/03/20/2025153/sri-mulyani-pajak-adalah-tulang-punggung-ekonomi-ri"/><item><title>   Sri Mulyani: Pajak Adalah Tulang Punggung Ekonomi RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/03/03/20/2025153/sri-mulyani-pajak-adalah-tulang-punggung-ekonomi-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/03/03/20/2025153/sri-mulyani-pajak-adalah-tulang-punggung-ekonomi-ri</guid><pubDate>Minggu 03 Maret 2019 11:26 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/03/20/2025153/sri-mulyani-pajak-adalah-tulang-punggung-ekonomi-ri-d98o0fL2HP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/03/20/2025153/sri-mulyani-pajak-adalah-tulang-punggung-ekonomi-ri-d98o0fL2HP.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani kembali menegaskan bahwa pajak adalah instrumen yang sangat penting dalam membangun ekonomi Indonesia. Salah satu fungsi pajak menurutnya adalah menjadi tulang punggung dalam pembangunan Indonesia.

&quot;Pajak adalah tulang punggung RI dalam mencapai cita-cita dan ini harus terus menerus disampaikan. Apapun yang masyarakat ingin tanyakan, kami akan semangat dalam menjelaskan,&quot; kata Sri Mulyani di Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Minggu (3/3/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Aksi Sri Mulyani Senam di Tengah Guyuran Hujan
Dia menambahkan, pajak juga bisa membantu masyarakat Indonesia yang miskin atau membantu generasi muda untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi.

&quot;Kita bisa bantu keluarga miskin dengan PKH, membantu mereka untuk sekolah setinggi-tingginya melalui beasiswa, membantu memberantas stunting, itu semua dengan uang pajak kita,&quot; katanya.

Seperti yang diberitakan Okezone, Pemerintah menargetkan penerimaan pajak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 sebesar Rp1.577,6 triliun. Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan menyatakan, target itu meningkat 20,1% dari realisasi penerimaan pajak di tahun 2018.
&amp;nbsp;Baca Juga: Kejar Rp1.557 Triliiun, Dirjen Pajak: Cukup Menantang
Adapun sepanjang 2018, Ditjen Pajak mengumpulkan penerimaan sebanyak Rp1.315,93 triliun. Angka tersebut memang tak memenuhi target dalam APBN 2018 yakni mencapai 92,41% dari target sebesar Rp1.424 triliun.

&quot;(Target penerimaan pajak tahun ini) cukup menantang mengingat pertumbuhan ekonomi ditargetkan 5,3% dan inflasi 3,5%, tetapi kami upayakan yang terbaik,&quot; kata di Gedung Bursa Efek Indonesia. (Sindonews)</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani kembali menegaskan bahwa pajak adalah instrumen yang sangat penting dalam membangun ekonomi Indonesia. Salah satu fungsi pajak menurutnya adalah menjadi tulang punggung dalam pembangunan Indonesia.

&quot;Pajak adalah tulang punggung RI dalam mencapai cita-cita dan ini harus terus menerus disampaikan. Apapun yang masyarakat ingin tanyakan, kami akan semangat dalam menjelaskan,&quot; kata Sri Mulyani di Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Minggu (3/3/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Aksi Sri Mulyani Senam di Tengah Guyuran Hujan
Dia menambahkan, pajak juga bisa membantu masyarakat Indonesia yang miskin atau membantu generasi muda untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi.

&quot;Kita bisa bantu keluarga miskin dengan PKH, membantu mereka untuk sekolah setinggi-tingginya melalui beasiswa, membantu memberantas stunting, itu semua dengan uang pajak kita,&quot; katanya.

Seperti yang diberitakan Okezone, Pemerintah menargetkan penerimaan pajak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 sebesar Rp1.577,6 triliun. Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan menyatakan, target itu meningkat 20,1% dari realisasi penerimaan pajak di tahun 2018.
&amp;nbsp;Baca Juga: Kejar Rp1.557 Triliiun, Dirjen Pajak: Cukup Menantang
Adapun sepanjang 2018, Ditjen Pajak mengumpulkan penerimaan sebanyak Rp1.315,93 triliun. Angka tersebut memang tak memenuhi target dalam APBN 2018 yakni mencapai 92,41% dari target sebesar Rp1.424 triliun.

&quot;(Target penerimaan pajak tahun ini) cukup menantang mengingat pertumbuhan ekonomi ditargetkan 5,3% dan inflasi 3,5%, tetapi kami upayakan yang terbaik,&quot; kata di Gedung Bursa Efek Indonesia. (Sindonews)</content:encoded></item></channel></rss>
