<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Begini Gaya Presiden Jokowi Ukur Tanah</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi petugas pengukur tanah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/03/03/470/2025177/begini-gaya-presiden-jokowi-ukur-tanah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/03/03/470/2025177/begini-gaya-presiden-jokowi-ukur-tanah"/><item><title>   Begini Gaya Presiden Jokowi Ukur Tanah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/03/03/470/2025177/begini-gaya-presiden-jokowi-ukur-tanah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/03/03/470/2025177/begini-gaya-presiden-jokowi-ukur-tanah</guid><pubDate>Minggu 03 Maret 2019 16:33 WIB</pubDate><dc:creator>Okky Wanda lestari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/03/470/2025177/begini-gaya-presiden-jokowi-ukur-tanah-iEIVFIyz6t.png" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Jokowi (Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/03/470/2025177/begini-gaya-presiden-jokowi-ukur-tanah-iEIVFIyz6t.png</image><title>Foto: Jokowi (Instagram)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi petugas pengukur tanah dengan menancapkan patok batas di bidang tanah warga yang hendak disertifikatkan. Hal ini dilakukan Jokowi saat melakukan kunjungan kerja di Kendari, Sulawesi Tenggara.

&quot;Saya ikut petugas ke lapangan, turut menancapkan patok batas di bidang tanah warga yang hendak disertifikatkan,&quot; kata Jokowi seperti dikutip akun instagram pribadinya @Jokowi, Minggu, (3/3/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Presiden Jokowi Akan Serahkan 2.010 Sertifikat Tanah di Kendari
Di Provinsi Sulawesi Tenggara diperkirakan terdapat 1.882.500 bidang tanah dan yang telah terdaftar baru separohnya. &amp;ldquo;Seluruh bidang tanah di provinsi ini Insya Allah terdaftar pada tahun 2025,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Menurut Jokowi, pemasangan patok tanda batas bidang tanah kini sudah tidak lagi ditandai satu per satu dengan theodolit. Sekarang, jika sudah menemukan titik koordinatnya, pengukuran semua lahan sudah bisa langsung dilakukan.

&quot;Dengan cara seperti itu program sertifikasi tanah di semua provinsi bisa dipercepat,&quot; kata Jokowi.
&amp;nbsp;Baca Juga: Jalan Pagi di Kendari, Jokowi Traktir Warga Makan Bakso dan Siomai
Jokowi menambahkan, dulu hanya bisa terbit 500 ribu lembar sertifikat setahun, tahun 2017 bisa keluar 5,4 juta lembar, lalu tahun 2018 sampai 9,4 juta. &quot;Entah tahun ini, pemerintah sudah menargetkan penerbitan 9 juta,&quot; tuturnya.



</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi petugas pengukur tanah dengan menancapkan patok batas di bidang tanah warga yang hendak disertifikatkan. Hal ini dilakukan Jokowi saat melakukan kunjungan kerja di Kendari, Sulawesi Tenggara.

&quot;Saya ikut petugas ke lapangan, turut menancapkan patok batas di bidang tanah warga yang hendak disertifikatkan,&quot; kata Jokowi seperti dikutip akun instagram pribadinya @Jokowi, Minggu, (3/3/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Presiden Jokowi Akan Serahkan 2.010 Sertifikat Tanah di Kendari
Di Provinsi Sulawesi Tenggara diperkirakan terdapat 1.882.500 bidang tanah dan yang telah terdaftar baru separohnya. &amp;ldquo;Seluruh bidang tanah di provinsi ini Insya Allah terdaftar pada tahun 2025,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Menurut Jokowi, pemasangan patok tanda batas bidang tanah kini sudah tidak lagi ditandai satu per satu dengan theodolit. Sekarang, jika sudah menemukan titik koordinatnya, pengukuran semua lahan sudah bisa langsung dilakukan.

&quot;Dengan cara seperti itu program sertifikasi tanah di semua provinsi bisa dipercepat,&quot; kata Jokowi.
&amp;nbsp;Baca Juga: Jalan Pagi di Kendari, Jokowi Traktir Warga Makan Bakso dan Siomai
Jokowi menambahkan, dulu hanya bisa terbit 500 ribu lembar sertifikat setahun, tahun 2017 bisa keluar 5,4 juta lembar, lalu tahun 2018 sampai 9,4 juta. &quot;Entah tahun ini, pemerintah sudah menargetkan penerbitan 9 juta,&quot; tuturnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
