<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gubernur BI Yakin Ekonomi RI Kian Berjaya, Ini Sederet Alasannya</title><description>Selama empat tahun belakangan sendiri, angka inflasi stabil di kisaran 3%</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/03/04/20/2025477/gubernur-bi-yakin-ekonomi-ri-kian-berjaya-ini-sederet-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/03/04/20/2025477/gubernur-bi-yakin-ekonomi-ri-kian-berjaya-ini-sederet-alasannya"/><item><title>Gubernur BI Yakin Ekonomi RI Kian Berjaya, Ini Sederet Alasannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/03/04/20/2025477/gubernur-bi-yakin-ekonomi-ri-kian-berjaya-ini-sederet-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/03/04/20/2025477/gubernur-bi-yakin-ekonomi-ri-kian-berjaya-ini-sederet-alasannya</guid><pubDate>Senin 04 Maret 2019 12:09 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/04/20/2025477/gubernur-bi-yakin-ekonomi-ri-kian-berjaya-ini-sederet-alasannya-a7iNwip2WY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Gubernur BI Perry Warjiyo (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/04/20/2025477/gubernur-bi-yakin-ekonomi-ri-kian-berjaya-ini-sederet-alasannya-a7iNwip2WY.jpg</image><title>Foto: Gubernur BI Perry Warjiyo (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo  menyambut prospek ekonomi Indonesia dengan optimisme. Khususnya dalam waktu lima tahun ke depan, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa diatasi angka saat ini.
Ada beberapa hal yang membuat dirinya begitu optimistis menghadapi perekonomian di masa mendatang. Seperti misalnya adalah angka inflasi yang semakin rendah.
Selama empat tahun belakangan sendiri, angka inflasi stabil di kisaran 3%. Bahkan untuk Februari 2018 lalu, pemerintah berhasil menekan harga bahan pokok yang menyebabkan deflasi.
Selain itu, lanjut Perry, mulai stabilnya nilai tukar rupiah dalam beberapa tahun terakhir. Memang pada tahun lalu sempat terjadi gejolak namun saat ini rupiah mulai stabil di kisaran Rp14.000 per USD.
Baca Juga: Tantangan Ekonomi RI 2019 Tak Seberat 2018
Selain itu lanjut Perry, Current Accounting Defisit (CAD) juga masih positif. Menurutnya, meskipun masih defisit akan tetapi pergerakannya terus menuju ke arah penurunan.
&quot;Key message-nya adalah optimis, optimis, optimis Indonesia akan lebih baik  lagi di sejumlah tahun ke depan khusunya lima tahun ke depan pertumbuhan akan tinggi,&quot; ujarnya dalam acara HUT RSM di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Senin (4/3/2019).
Selain optimisme yang tinggi lanjut Perry, pihaknya juga akan terus melakukan beberapa usaha agar ekonomi Indonesia bisa terus tumbuh. Khususnya dari sisi kebijakan stabilitas keuangan.
&quot;Bank Indonesia akan terus mengawal ekonomi kita jaga stabilitas dan juga ikut mendorong pertumbuhan what we charakterize BI punya pro stability dan insurtumen pro growth kalau kita bi lihat jangan dikatakan BI enggak pro growth,&quot; jelasnya.
Baca Juga: Gubernur BI: Outlook Ekonomi Tahun Ini Optimis, Optimis dan Optimis!
Di sisi lain, BI juga akan terus membangun sinergi dengan pemerintah. Bahkan tak hanya pemerintah, pihaknya juga melakukan sinergi dengan dunia usaha baik itu perbankan maupun pengusaha.
&quot;BI akan membangun sinergi sinergi dan sinergi kepada pemerintah dan dunia keuangan dan dunia usaha untuk bangun sinergi sinergi dan sinergi,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo  menyambut prospek ekonomi Indonesia dengan optimisme. Khususnya dalam waktu lima tahun ke depan, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa diatasi angka saat ini.
Ada beberapa hal yang membuat dirinya begitu optimistis menghadapi perekonomian di masa mendatang. Seperti misalnya adalah angka inflasi yang semakin rendah.
Selama empat tahun belakangan sendiri, angka inflasi stabil di kisaran 3%. Bahkan untuk Februari 2018 lalu, pemerintah berhasil menekan harga bahan pokok yang menyebabkan deflasi.
Selain itu, lanjut Perry, mulai stabilnya nilai tukar rupiah dalam beberapa tahun terakhir. Memang pada tahun lalu sempat terjadi gejolak namun saat ini rupiah mulai stabil di kisaran Rp14.000 per USD.
Baca Juga: Tantangan Ekonomi RI 2019 Tak Seberat 2018
Selain itu lanjut Perry, Current Accounting Defisit (CAD) juga masih positif. Menurutnya, meskipun masih defisit akan tetapi pergerakannya terus menuju ke arah penurunan.
&quot;Key message-nya adalah optimis, optimis, optimis Indonesia akan lebih baik  lagi di sejumlah tahun ke depan khusunya lima tahun ke depan pertumbuhan akan tinggi,&quot; ujarnya dalam acara HUT RSM di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Senin (4/3/2019).
Selain optimisme yang tinggi lanjut Perry, pihaknya juga akan terus melakukan beberapa usaha agar ekonomi Indonesia bisa terus tumbuh. Khususnya dari sisi kebijakan stabilitas keuangan.
&quot;Bank Indonesia akan terus mengawal ekonomi kita jaga stabilitas dan juga ikut mendorong pertumbuhan what we charakterize BI punya pro stability dan insurtumen pro growth kalau kita bi lihat jangan dikatakan BI enggak pro growth,&quot; jelasnya.
Baca Juga: Gubernur BI: Outlook Ekonomi Tahun Ini Optimis, Optimis dan Optimis!
Di sisi lain, BI juga akan terus membangun sinergi dengan pemerintah. Bahkan tak hanya pemerintah, pihaknya juga melakukan sinergi dengan dunia usaha baik itu perbankan maupun pengusaha.
&quot;BI akan membangun sinergi sinergi dan sinergi kepada pemerintah dan dunia keuangan dan dunia usaha untuk bangun sinergi sinergi dan sinergi,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
