<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Catat Aliran Dana Asing Masuk ke RI Capai Rp74 Triliun</title><description>Arus dana asing yang masuk ke dalam negeri hingga pertengahan Maret 2019 telah mencapai kurang lebih Rp73 triliun</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/03/22/20/2033621/bi-catat-aliran-dana-asing-masuk-ke-ri-capai-rp74-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/03/22/20/2033621/bi-catat-aliran-dana-asing-masuk-ke-ri-capai-rp74-triliun"/><item><title>BI Catat Aliran Dana Asing Masuk ke RI Capai Rp74 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/03/22/20/2033621/bi-catat-aliran-dana-asing-masuk-ke-ri-capai-rp74-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/03/22/20/2033621/bi-catat-aliran-dana-asing-masuk-ke-ri-capai-rp74-triliun</guid><pubDate>Jum'at 22 Maret 2019 16:13 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/22/20/2033621/bi-catat-aliran-dana-asing-masuk-ke-ri-capai-rp74-triliun-1FWjGc0zGe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Uang Rupiah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/22/20/2033621/bi-catat-aliran-dana-asing-masuk-ke-ri-capai-rp74-triliun-1FWjGc0zGe.jpg</image><title>Ilustrasi Uang Rupiah (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menerangkan, arus dana asing yang masuk ke dalam negeri hingga pertengahan Maret 2019 telah mencapai kurang lebih Rp73 triliun. Mayoritas kucuran dana asing tersebut masuk lewat pasar saham dan Surat Berharga Negara (SBN) mencapai Rp73 triliun.
&quot;Inflow sampai dengan 22 Maret sebesar Rp73 triliun, ini sudah lebih besar. Hal ini menunjukkan confidence Indonesia cukup bagus, terbukti dari aliran investasi terus datang ke Indonesia,&quot; ujar Perry Warjiyo di Jakarta, Jumat (22/3/2019).
Baca Juga: 6 Jurus BI dan Pemerintah Kejar Devisa USD17,6 Miliar Tahun Ini
Berdasarkan catatan bank sentral, jumlah dana Rp73 triliun itu terbagi atas surat berharga negara sebesar Rp62,5 triliun. Sedangkan untuk pasar modal dalam negeri mencapai Rp11,9 triliun. &quot;Masuknya investasi portofolio ke Indonesia sebagai faktor ekonomi kita kuat,&quot; katanya.
Baca Juga: BI: Standarisasi QR Code Masuk Uji Tahap Dua
Menurut Perry, hampir semua aset kebanjiran dana asing. Hal ini disebut karena kepercayaan investor terhadap Indonesia makin kuat dipengaruhi oleh prospek ekonomi Indonesia yang akan lebih baik di 2019. &quot;Ini terbukti dari terus masuknya aliran modal asing masuk baik usaha maupun di dalam obligasi pemerintah,&quot; jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, diterangkan olehnya Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) akan surplus di kuartal I-2019. Sementara, pertumbuhan ekonomi akan berada di 5,2%. Hal tersebut didukung oleh konsumsi rumah tangga dan pemerintah.
(Rina Anggraeni-Sindonews)</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menerangkan, arus dana asing yang masuk ke dalam negeri hingga pertengahan Maret 2019 telah mencapai kurang lebih Rp73 triliun. Mayoritas kucuran dana asing tersebut masuk lewat pasar saham dan Surat Berharga Negara (SBN) mencapai Rp73 triliun.
&quot;Inflow sampai dengan 22 Maret sebesar Rp73 triliun, ini sudah lebih besar. Hal ini menunjukkan confidence Indonesia cukup bagus, terbukti dari aliran investasi terus datang ke Indonesia,&quot; ujar Perry Warjiyo di Jakarta, Jumat (22/3/2019).
Baca Juga: 6 Jurus BI dan Pemerintah Kejar Devisa USD17,6 Miliar Tahun Ini
Berdasarkan catatan bank sentral, jumlah dana Rp73 triliun itu terbagi atas surat berharga negara sebesar Rp62,5 triliun. Sedangkan untuk pasar modal dalam negeri mencapai Rp11,9 triliun. &quot;Masuknya investasi portofolio ke Indonesia sebagai faktor ekonomi kita kuat,&quot; katanya.
Baca Juga: BI: Standarisasi QR Code Masuk Uji Tahap Dua
Menurut Perry, hampir semua aset kebanjiran dana asing. Hal ini disebut karena kepercayaan investor terhadap Indonesia makin kuat dipengaruhi oleh prospek ekonomi Indonesia yang akan lebih baik di 2019. &quot;Ini terbukti dari terus masuknya aliran modal asing masuk baik usaha maupun di dalam obligasi pemerintah,&quot; jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, diterangkan olehnya Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) akan surplus di kuartal I-2019. Sementara, pertumbuhan ekonomi akan berada di 5,2%. Hal tersebut didukung oleh konsumsi rumah tangga dan pemerintah.
(Rina Anggraeni-Sindonews)</content:encoded></item></channel></rss>
