<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Go-Jek Siap Jatuhkan Sanksi Mitra Pengguna Aplikasi &quot;Tuyul&quot;</title><description>Go-Jek mengingatkan mitranya di Surabaya untuk tidak menggunakan aplikasi &amp;ldquo;tuyul&amp;rdquo; atau fake Global Positioning System (GPS).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/03/22/320/2033560/go-jek-siap-jatuhkan-sanksi-mitra-pengguna-aplikasi-tuyul</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/03/22/320/2033560/go-jek-siap-jatuhkan-sanksi-mitra-pengguna-aplikasi-tuyul"/><item><title>Go-Jek Siap Jatuhkan Sanksi Mitra Pengguna Aplikasi &quot;Tuyul&quot;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/03/22/320/2033560/go-jek-siap-jatuhkan-sanksi-mitra-pengguna-aplikasi-tuyul</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/03/22/320/2033560/go-jek-siap-jatuhkan-sanksi-mitra-pengguna-aplikasi-tuyul</guid><pubDate>Jum'at 22 Maret 2019 14:11 WIB</pubDate><dc:creator>Koran SINDO</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/22/320/2033560/go-jek-siap-jatuhkan-sanksi-mitra-pengguna-aplikasi-tuyul-rgua1Dd4ZI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/22/320/2033560/go-jek-siap-jatuhkan-sanksi-mitra-pengguna-aplikasi-tuyul-rgua1Dd4ZI.jpg</image><title>Ilustrasi: (Foto: Okezone)</title></images><description>SURABAYA &amp;ndash; Penyedia aplikasi berbasis online, Go-Jek, mengingatkan mitranya di Surabaya untuk tidak menggunakan aplikasi &amp;ldquo;tuyul&amp;rdquo; atau fake Global Positioning System (GPS).
Pasalnya, alat tersebut sangat merugikan mitra Go- Jek yang jujur. Konsumen Go- Jek juga dirugikan lantaran dalam peta menunjukkan lokasi driver yang dekat padahal sebenarnya jauh.
Strategi Regional Go-Jek East Java, Bali, dan Nusa Tenggara (Nusra) Fathia Syarif mengatakan, pihaknya sedang berupaya mengantisipasi maraknya driver &amp;ldquo; tuyul&amp;rdquo; di Kota Pahlawan ini dengan mengembangkan sistem pendeteksi aplikasi tuyul pada platform Go-Jek. Penerapannya mitra pengemudi yang ketahuan menggunakan aplikasi fake GPS akan diberi peringatan bahwa mereka telah melanggar dan harus segera menghapus aplikasi tuyul.
Baca Juga: Go-Jek Sumbang Rp44,2 Triliun ke Ekonomi RI
&amp;ldquo;Kami akan sanksi tegas jika driver tetap menggunakan aplikasi tersebut. Salah satunya suspend (dihentikan),&amp;rdquo; katanya, kemarin.
Sebelum mengimplementasi kebijakan &amp;ldquo;HapusTuyul&amp;rdquo;, kata dia, Go-Jek akan mengirim pemberitahuan ke gawai mitra driver yang menggunakan aplikasi tuyul. Dengan mengirim pemberitahuan ini, pihaknya ingin memberi kesempatan pada mitra untuk kembali bekerja dengan jujur.
&amp;ldquo;Kami sadar mungkin beberapa mitra tidak paham bahwa pemanfaatan aplikasi tuyul ini termasuk tindakan curang yang tidak diperbolehkan di Go-Jek,&amp;rdquo; ujar Fathia.
Baca Juga: Pakai Cara Ini, Go-Jek Berantas Sindikat Order Fiktif dan GPS &quot;Tuyul&quot;
Sementara itu, VP Corporate Communications Go-Jek Michael Say menyatakan, dengan penerapan kebijakan ini, mitra bisa bekerja lebih nyaman demi keluarga mereka. Mitra, kata dia, merupakan tulang punggung bagi Go-Jek. Karena mereka bekerja membantu jutaan warga Indonesia.
(lukman hakim)


</description><content:encoded>SURABAYA &amp;ndash; Penyedia aplikasi berbasis online, Go-Jek, mengingatkan mitranya di Surabaya untuk tidak menggunakan aplikasi &amp;ldquo;tuyul&amp;rdquo; atau fake Global Positioning System (GPS).
Pasalnya, alat tersebut sangat merugikan mitra Go- Jek yang jujur. Konsumen Go- Jek juga dirugikan lantaran dalam peta menunjukkan lokasi driver yang dekat padahal sebenarnya jauh.
Strategi Regional Go-Jek East Java, Bali, dan Nusa Tenggara (Nusra) Fathia Syarif mengatakan, pihaknya sedang berupaya mengantisipasi maraknya driver &amp;ldquo; tuyul&amp;rdquo; di Kota Pahlawan ini dengan mengembangkan sistem pendeteksi aplikasi tuyul pada platform Go-Jek. Penerapannya mitra pengemudi yang ketahuan menggunakan aplikasi fake GPS akan diberi peringatan bahwa mereka telah melanggar dan harus segera menghapus aplikasi tuyul.
Baca Juga: Go-Jek Sumbang Rp44,2 Triliun ke Ekonomi RI
&amp;ldquo;Kami akan sanksi tegas jika driver tetap menggunakan aplikasi tersebut. Salah satunya suspend (dihentikan),&amp;rdquo; katanya, kemarin.
Sebelum mengimplementasi kebijakan &amp;ldquo;HapusTuyul&amp;rdquo;, kata dia, Go-Jek akan mengirim pemberitahuan ke gawai mitra driver yang menggunakan aplikasi tuyul. Dengan mengirim pemberitahuan ini, pihaknya ingin memberi kesempatan pada mitra untuk kembali bekerja dengan jujur.
&amp;ldquo;Kami sadar mungkin beberapa mitra tidak paham bahwa pemanfaatan aplikasi tuyul ini termasuk tindakan curang yang tidak diperbolehkan di Go-Jek,&amp;rdquo; ujar Fathia.
Baca Juga: Pakai Cara Ini, Go-Jek Berantas Sindikat Order Fiktif dan GPS &quot;Tuyul&quot;
Sementara itu, VP Corporate Communications Go-Jek Michael Say menyatakan, dengan penerapan kebijakan ini, mitra bisa bekerja lebih nyaman demi keluarga mereka. Mitra, kata dia, merupakan tulang punggung bagi Go-Jek. Karena mereka bekerja membantu jutaan warga Indonesia.
(lukman hakim)


</content:encoded></item></channel></rss>
