<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembebasan Lahan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Beres Juni 2019</title><description>Pembebasan lahan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung rampung pada Juni 2019</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/03/25/320/2034854/pembebasan-lahan-kereta-cepat-jakarta-bandung-beres-juni-2019</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/03/25/320/2034854/pembebasan-lahan-kereta-cepat-jakarta-bandung-beres-juni-2019"/><item><title>Pembebasan Lahan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Beres Juni 2019</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/03/25/320/2034854/pembebasan-lahan-kereta-cepat-jakarta-bandung-beres-juni-2019</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/03/25/320/2034854/pembebasan-lahan-kereta-cepat-jakarta-bandung-beres-juni-2019</guid><pubDate>Senin 25 Maret 2019 20:38 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/25/320/2034854/pembebasan-lahan-kereta-cepat-jakarta-bandung-beres-juni-2019-rSEiiYvcQX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/25/320/2034854/pembebasan-lahan-kereta-cepat-jakarta-bandung-beres-juni-2019-rSEiiYvcQX.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Okezone</title></images><description>JAKARTA - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku anggota konsorsium kontraktor pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung, menargetkan pembebasan lahan proyek tersebut rampung pada Juni 2019.
Pembebasan lahan saat ini telah mencapai 94% dan hanya tersisa enam persen karena terkendala keberadaan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) seperti masjid dan sekolah.
Baca Juga: Menteri Rini: Jabar Akan Punya Kereta Cepat Pertama di ASEAN
&quot;Pembebasan tanah sudah 94%. Sisa enam persen itu fasos dan fasumnya, karena itu perlu negosiasi terkait kebutuhannya. Misal, masjid mau pindah ke sini, tidak suka, pindah lagi, sehingga memang perlu waktu. Mudah-mudahan tanahnya bisa rampung sampai dengan awal Juni,&quot; kata Direktur Utama Wijaya Karya Tumiyana, dikutip dari Antaranews, di Jakarta, Senin (25/3/2019).
Sementara itu, lanjutnya, pembangunan konstruksi telah mencapai 9,2% hingga akhir Februari 2019.
Baca Juga: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diperkirakan Rampung 2020
&quot;Itu fondasi untuk pilar, tunnel (terowongan), semua sudah bergerak. Pekerjaan tanah semua sudah dikerjakan,&quot; katanya.
Dia mengatakan dengan tingkat progres tersebut, pihaknya menyatakan pembangunan masih sesuai jadwal untuk bisa rampung pada 2021 mendatang.
&quot;Insya Allah, sampai saat ini tidak ada (kendala). Target masih on track. Kalau tunnel rampung tinggal fisik saja,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku anggota konsorsium kontraktor pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung, menargetkan pembebasan lahan proyek tersebut rampung pada Juni 2019.
Pembebasan lahan saat ini telah mencapai 94% dan hanya tersisa enam persen karena terkendala keberadaan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) seperti masjid dan sekolah.
Baca Juga: Menteri Rini: Jabar Akan Punya Kereta Cepat Pertama di ASEAN
&quot;Pembebasan tanah sudah 94%. Sisa enam persen itu fasos dan fasumnya, karena itu perlu negosiasi terkait kebutuhannya. Misal, masjid mau pindah ke sini, tidak suka, pindah lagi, sehingga memang perlu waktu. Mudah-mudahan tanahnya bisa rampung sampai dengan awal Juni,&quot; kata Direktur Utama Wijaya Karya Tumiyana, dikutip dari Antaranews, di Jakarta, Senin (25/3/2019).
Sementara itu, lanjutnya, pembangunan konstruksi telah mencapai 9,2% hingga akhir Februari 2019.
Baca Juga: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diperkirakan Rampung 2020
&quot;Itu fondasi untuk pilar, tunnel (terowongan), semua sudah bergerak. Pekerjaan tanah semua sudah dikerjakan,&quot; katanya.
Dia mengatakan dengan tingkat progres tersebut, pihaknya menyatakan pembangunan masih sesuai jadwal untuk bisa rampung pada 2021 mendatang.
&quot;Insya Allah, sampai saat ini tidak ada (kendala). Target masih on track. Kalau tunnel rampung tinggal fisik saja,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
