<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perkuat Layanan Gas, Investasi Jargas di Medan Rp52 Miliar</title><description>Pemerintah melalui Kementerian ESDM memperkuat dan memperluas cakupan layanan gas di wilayah Medan, Sumatera Utara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/03/27/320/2035469/perkuat-layanan-gas-investasi-jargas-di-medan-rp52-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/03/27/320/2035469/perkuat-layanan-gas-investasi-jargas-di-medan-rp52-miliar"/><item><title>Perkuat Layanan Gas, Investasi Jargas di Medan Rp52 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/03/27/320/2035469/perkuat-layanan-gas-investasi-jargas-di-medan-rp52-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/03/27/320/2035469/perkuat-layanan-gas-investasi-jargas-di-medan-rp52-miliar</guid><pubDate>Rabu 27 Maret 2019 08:29 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyudi Aulia Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/27/320/2035469/perkuat-layanan-gas-investasi-jargas-di-medan-rp52-miliar-SdvOEPU49g.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/27/320/2035469/perkuat-layanan-gas-investasi-jargas-di-medan-rp52-miliar-SdvOEPU49g.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian ESDM memperkuat dan memperluas cakupan layanan gas di wilayah Medan, Sumatera Utara. Hal itu ditandai dengan peresmian jaringan gas atau jargas baru di wilayah tersebut.

Hingga kini, Medan tercatat sebagai salah satu lokasi awal pelayanan gas bumi yang dilakukan PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN. Buktinya, dari tahun 1987-2016, telah beroperasi layanan gas runah tangga bagi 19.753 rumah tangga (RT).

Guna memperluas dan memperkuat layanan tersebut, Kementerian ESDM mulai 2018, mengebut infrastruktur Jargas baru. Berdasarkan Kepmen ESDM No.8086/K/12/MEM/2017, investasi jargas itu   mencapai Rp52 miliar.
Baca Juga: Aksi Menteri Jonan Icip Masakan di Dapur Tersambung Jargas
Layanan gas tersebut akan memanfaatkan sumber pasokan gas Triangle Pase Inc, sebesar 0,2 MMSCFD. Secara keseluruhan, akan dibangun sebanyak 5.656 unit sambungan rumah atau SR.

Dari jumlah yang terpasang itu, per 22 Maret lalu, SR beroperasi mencapai 1.404 unit. Pembangunan SR baru mencakup wilayah Tegal Sari Mandala, Medan Area, dan Medan Denai.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Dilo Seno Widagdo menilai keseriusan pemerintah dalam hal ini Kementerian ESDM patut diapresiasi. Menurutnya, Kementerian ESDM secara terencana berupaya meningkatkan bauran energi serta menciptakan kedaulatan energi nasional.

&amp;ldquo;Jargas banyak dibangun pemerintah, karena itu PGN selaku operator layanan, mempunyai komitmen tinggi untuk bersama merealisasikan visi nasional,&amp;rdquo; ungkap Dilo dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (27/3/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Resmikan Jargas di Bontang, Menteri ESDM: Harganya Ekonomis
Dia menilai, penggunaan Jargas di Kota Medan akan signifikan meningkatkan taraf hidup perekonomian masyarakat. Kota Medan, singgungnya, merupakan salah satu pusat industri yang maju di Provinsi Sumatra Utara.
&amp;ldquo;Lewat energi baik yang murah dan stabil, masyarakat akan mendapatkan nilai lebih,&amp;rdquo; tukas Dilo.

Dia mengutarakan, sinergi antara kebijakan pemerintah dan kompetensi PGN akan memberikan banyak manfaat. &amp;ldquo;Ke depan, kami harapkan pembangunan Jargas akan lebih massif, karena gas bumi yang merupakan energi baik ini sangat efisien dan aman bagi penggunaan sehari-hari,&amp;rdquo; simpul Dilo.
Belum lama ini, skema pendanaan dari Kementerian ESDM berhasil  menuntaskan pembangunan Jargas di Bogor dan Pasuruan. Untuk  pengoperasian Jargas di wilayah Bogor akan mengaliri sebanyak 5.120 SR,  tepatnya di wilayah Kecamatan Cibinong dan Bojong Gede.

Sedangkan di Pasuruan, terdapat 6.314 SR yang akan dialiri gas.  Rencananya, Jargas yang akan mengalir memanfaatkan sumber gas hulu dari  Husky CNOOC Madura Ltd. Volume gas itu mencapai  0,2 MMSCFD  yang akan  terdistribusi kepada ribuan rumah tangga di Kota Pasuruan.

Di sisi lain, PGN juga konsisten membangun infrastruktur gas bumi  nasional untuk meningkatkan pemanfaatan produksi gas bumi. Sampai saat  ini, PGN tercatat telah mengelola jaringan infrastruktur pipa gas  sepanjang 7.453 km.

Dari infrastruktur tersebut, PGN telah menyalurkan gas bumi sebagai  energi baik ke 203.314 pelanggan dari berbagai segmen, seperti pelanggan  industri manufaktur dan pembangkit listrik, pelanggan komersial (hotel,  restoran, rumah sakit) dan Usaha Kecil Menengah (UKM), serta pelanggan  rumah tangga yang tersebar di Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau,  Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah,  Jawa Timur, Kalimantan Utara dan Sorong Papua.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian ESDM memperkuat dan memperluas cakupan layanan gas di wilayah Medan, Sumatera Utara. Hal itu ditandai dengan peresmian jaringan gas atau jargas baru di wilayah tersebut.

Hingga kini, Medan tercatat sebagai salah satu lokasi awal pelayanan gas bumi yang dilakukan PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN. Buktinya, dari tahun 1987-2016, telah beroperasi layanan gas runah tangga bagi 19.753 rumah tangga (RT).

Guna memperluas dan memperkuat layanan tersebut, Kementerian ESDM mulai 2018, mengebut infrastruktur Jargas baru. Berdasarkan Kepmen ESDM No.8086/K/12/MEM/2017, investasi jargas itu   mencapai Rp52 miliar.
Baca Juga: Aksi Menteri Jonan Icip Masakan di Dapur Tersambung Jargas
Layanan gas tersebut akan memanfaatkan sumber pasokan gas Triangle Pase Inc, sebesar 0,2 MMSCFD. Secara keseluruhan, akan dibangun sebanyak 5.656 unit sambungan rumah atau SR.

Dari jumlah yang terpasang itu, per 22 Maret lalu, SR beroperasi mencapai 1.404 unit. Pembangunan SR baru mencakup wilayah Tegal Sari Mandala, Medan Area, dan Medan Denai.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Dilo Seno Widagdo menilai keseriusan pemerintah dalam hal ini Kementerian ESDM patut diapresiasi. Menurutnya, Kementerian ESDM secara terencana berupaya meningkatkan bauran energi serta menciptakan kedaulatan energi nasional.

&amp;ldquo;Jargas banyak dibangun pemerintah, karena itu PGN selaku operator layanan, mempunyai komitmen tinggi untuk bersama merealisasikan visi nasional,&amp;rdquo; ungkap Dilo dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (27/3/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Resmikan Jargas di Bontang, Menteri ESDM: Harganya Ekonomis
Dia menilai, penggunaan Jargas di Kota Medan akan signifikan meningkatkan taraf hidup perekonomian masyarakat. Kota Medan, singgungnya, merupakan salah satu pusat industri yang maju di Provinsi Sumatra Utara.
&amp;ldquo;Lewat energi baik yang murah dan stabil, masyarakat akan mendapatkan nilai lebih,&amp;rdquo; tukas Dilo.

Dia mengutarakan, sinergi antara kebijakan pemerintah dan kompetensi PGN akan memberikan banyak manfaat. &amp;ldquo;Ke depan, kami harapkan pembangunan Jargas akan lebih massif, karena gas bumi yang merupakan energi baik ini sangat efisien dan aman bagi penggunaan sehari-hari,&amp;rdquo; simpul Dilo.
Belum lama ini, skema pendanaan dari Kementerian ESDM berhasil  menuntaskan pembangunan Jargas di Bogor dan Pasuruan. Untuk  pengoperasian Jargas di wilayah Bogor akan mengaliri sebanyak 5.120 SR,  tepatnya di wilayah Kecamatan Cibinong dan Bojong Gede.

Sedangkan di Pasuruan, terdapat 6.314 SR yang akan dialiri gas.  Rencananya, Jargas yang akan mengalir memanfaatkan sumber gas hulu dari  Husky CNOOC Madura Ltd. Volume gas itu mencapai  0,2 MMSCFD  yang akan  terdistribusi kepada ribuan rumah tangga di Kota Pasuruan.

Di sisi lain, PGN juga konsisten membangun infrastruktur gas bumi  nasional untuk meningkatkan pemanfaatan produksi gas bumi. Sampai saat  ini, PGN tercatat telah mengelola jaringan infrastruktur pipa gas  sepanjang 7.453 km.

Dari infrastruktur tersebut, PGN telah menyalurkan gas bumi sebagai  energi baik ke 203.314 pelanggan dari berbagai segmen, seperti pelanggan  industri manufaktur dan pembangkit listrik, pelanggan komersial (hotel,  restoran, rumah sakit) dan Usaha Kecil Menengah (UKM), serta pelanggan  rumah tangga yang tersebar di Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau,  Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah,  Jawa Timur, Kalimantan Utara dan Sorong Papua.
</content:encoded></item></channel></rss>
