<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Arcandra Tahar Sebut Ilmu di Google Lebih Besar Dibandingkan Universitas</title><description>Arcandra Tahar mengungkapkan bahwa saat ini sumber ilmu di Google lebih besar dari pada di universitas-universitas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/03/28/320/2036088/arcandra-tahar-sebut-ilmu-di-google-lebih-besar-dibandingkan-universitas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/03/28/320/2036088/arcandra-tahar-sebut-ilmu-di-google-lebih-besar-dibandingkan-universitas"/><item><title>Arcandra Tahar Sebut Ilmu di Google Lebih Besar Dibandingkan Universitas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/03/28/320/2036088/arcandra-tahar-sebut-ilmu-di-google-lebih-besar-dibandingkan-universitas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/03/28/320/2036088/arcandra-tahar-sebut-ilmu-di-google-lebih-besar-dibandingkan-universitas</guid><pubDate>Kamis 28 Maret 2019 12:57 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/28/320/2036088/arcandra-tahar-sebut-ilmu-di-google-lebih-besar-dibandingkan-universitas-KFRpVXNMLk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Taufik Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/28/320/2036088/arcandra-tahar-sebut-ilmu-di-google-lebih-besar-dibandingkan-universitas-KFRpVXNMLk.jpg</image><title>Foto: Taufik Okezone</title></images><description>JAKARTA - Wakil Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengungkapkan bahwa saat ini sumber ilmu di Google lebih besar dari pada di universitas-universitas.

Hal ini disampaikan Arcandra pada acara kerja sama dengan beberapa Universitas di Indonesia terkait peningkatan kompetensi ESDM pada bidang ketenagalistrikan.

&quot;Saat ini sumber ilmu di Google sangat besar dibandingkan pada universitas. Namun di Google ini bermacam-macam ilmu dari yang baik dan jelek. Sedangkan di universitas Insya Allah ilmu-ilmunya pasti baik semua,&quot; ujarnya di Gedung Kementerian ESDM Jakarta, Kamis (28/3/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Wamen ESDM Beberkan 3 Kunci Peningkatan SDM Sektor Kelistrikan
Dia menuturkan, perpustakaan dulu merupakan salah satu tempat mencari sumber ilmu. Seperti meminjam buku untuk menambah ilmu dan lain sebagainya.

&quot;Tapi saat ini cukup di Google sudah ada semua sumber ilmu tersebut baik ilmu baik atau jelek,&quot; tutur dia.
&amp;nbsp;Baca Juga: Ekonomi Digital Jadi Penyelamat Laju Investasi
Oleh karena itu, lanjut dia, pihaknya ingin mendefinisikan ilmu seperti apa yang semua harapkan. &quot;Ilmu seperti apa yang diharapkan, kan kita bicara pilar kompetensi, seperti, ilmu, skill dan pengalaman,&quot; kata dia.
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengungkapkan bahwa saat ini sumber ilmu di Google lebih besar dari pada di universitas-universitas.

Hal ini disampaikan Arcandra pada acara kerja sama dengan beberapa Universitas di Indonesia terkait peningkatan kompetensi ESDM pada bidang ketenagalistrikan.

&quot;Saat ini sumber ilmu di Google sangat besar dibandingkan pada universitas. Namun di Google ini bermacam-macam ilmu dari yang baik dan jelek. Sedangkan di universitas Insya Allah ilmu-ilmunya pasti baik semua,&quot; ujarnya di Gedung Kementerian ESDM Jakarta, Kamis (28/3/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Wamen ESDM Beberkan 3 Kunci Peningkatan SDM Sektor Kelistrikan
Dia menuturkan, perpustakaan dulu merupakan salah satu tempat mencari sumber ilmu. Seperti meminjam buku untuk menambah ilmu dan lain sebagainya.

&quot;Tapi saat ini cukup di Google sudah ada semua sumber ilmu tersebut baik ilmu baik atau jelek,&quot; tutur dia.
&amp;nbsp;Baca Juga: Ekonomi Digital Jadi Penyelamat Laju Investasi
Oleh karena itu, lanjut dia, pihaknya ingin mendefinisikan ilmu seperti apa yang semua harapkan. &quot;Ilmu seperti apa yang diharapkan, kan kita bicara pilar kompetensi, seperti, ilmu, skill dan pengalaman,&quot; kata dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
