<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PLN Hemat Rp300 Miliar dari PLTU Lontar</title><description>Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lontar Unit 4 di Balaraja akan beroperasi pada akhir tahun 2019 ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/03/29/320/2036643/pln-hemat-rp300-miliar-dari-pltu-lontar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/03/29/320/2036643/pln-hemat-rp300-miliar-dari-pltu-lontar"/><item><title>PLN Hemat Rp300 Miliar dari PLTU Lontar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/03/29/320/2036643/pln-hemat-rp300-miliar-dari-pltu-lontar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/03/29/320/2036643/pln-hemat-rp300-miliar-dari-pltu-lontar</guid><pubDate>Jum'at 29 Maret 2019 14:50 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/03/29/320/2036643/pln-hemat-rp300-miliar-dari-pltu-lontar-6yhFcenFKE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: PLTU Lontar (Giri/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/03/29/320/2036643/pln-hemat-rp300-miliar-dari-pltu-lontar-6yhFcenFKE.jpg</image><title>Foto: PLTU Lontar (Giri/Okezone)</title></images><description>BANTEN - Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lontar Unit 4 di Balaraja akan beroperasi pada akhir tahun 2019 ini. Saat ini progres pembangunan PLTU mencapai 87,86%.

Direktur Regional Jawa Bagian Barat PLN Haryanto WS mengatakan, jika sudah beroperasi PLTU ini bisa menurunkan biaya produksi dari PLN.  Penghematan sendiri diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.

&quot;Kalau ini beroperasi tepat waktu kita bisa hemat Rp300 miliar,&quot; ujarnya di PLTU Lontar, Banten, Jumat (29/3/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: PLTU Lontar Serap 2.000 Tenaga Kerja, Asing Berapa Banyak?
Hary menjelaskan, PLTU Lontar sendiri memiliki biaya produksi sekitar Rp680 per kWh. Murahnya biaya produksi ini dikarenakan menggunakan batu bara.

&quot;Penurunan biaya pokok penyediaan listrik. Pertama kalau sukses biaya produksi PLN akan turun. Contoh PLTU di sini biaya produksinya Rp680 per kWh,&quot; katanya.

Jika dibandingkan dengan biaya produksi dengan menggunakan bahan baku lainnya memang penggunaan batu bara ini relatif murah. Biaya produksi jika menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) sendiri adalah Rp2.000 per kW.

&quot;Bandingkan dengan kalau saya bakar BBM itu di atas Rp2.000 per kWh. Bakar gas itu harganya Rp1.300-1.500 per kWh,&quot; katanya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Beroperasi Tahun Ini, Pembangunan PLTU Lontar Capai 87,86%
Selain itu lanjut Hary, adanya PLTU Lontar ini juga bisa mengurangi konsumsj minyak dan gas bumi. Seperti diketahui migas memang masih menjadi salah satu komoditi dengan angka impor paling tinggi.

&quot;Dengan ini saya bisa mengurangi penggunaan BBM. Saya bisa mengurangi penggunaan gas. Semakin cepat pembangkit ini beroperasi semakin cepat menurunkan biaya produksi. Kalau ini turun maka subsidi pemerintah akan turun,&quot; katanya.
</description><content:encoded>BANTEN - Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lontar Unit 4 di Balaraja akan beroperasi pada akhir tahun 2019 ini. Saat ini progres pembangunan PLTU mencapai 87,86%.

Direktur Regional Jawa Bagian Barat PLN Haryanto WS mengatakan, jika sudah beroperasi PLTU ini bisa menurunkan biaya produksi dari PLN.  Penghematan sendiri diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.

&quot;Kalau ini beroperasi tepat waktu kita bisa hemat Rp300 miliar,&quot; ujarnya di PLTU Lontar, Banten, Jumat (29/3/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: PLTU Lontar Serap 2.000 Tenaga Kerja, Asing Berapa Banyak?
Hary menjelaskan, PLTU Lontar sendiri memiliki biaya produksi sekitar Rp680 per kWh. Murahnya biaya produksi ini dikarenakan menggunakan batu bara.

&quot;Penurunan biaya pokok penyediaan listrik. Pertama kalau sukses biaya produksi PLN akan turun. Contoh PLTU di sini biaya produksinya Rp680 per kWh,&quot; katanya.

Jika dibandingkan dengan biaya produksi dengan menggunakan bahan baku lainnya memang penggunaan batu bara ini relatif murah. Biaya produksi jika menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) sendiri adalah Rp2.000 per kW.

&quot;Bandingkan dengan kalau saya bakar BBM itu di atas Rp2.000 per kWh. Bakar gas itu harganya Rp1.300-1.500 per kWh,&quot; katanya.
&amp;nbsp;Baca Juga: Beroperasi Tahun Ini, Pembangunan PLTU Lontar Capai 87,86%
Selain itu lanjut Hary, adanya PLTU Lontar ini juga bisa mengurangi konsumsj minyak dan gas bumi. Seperti diketahui migas memang masih menjadi salah satu komoditi dengan angka impor paling tinggi.

&quot;Dengan ini saya bisa mengurangi penggunaan BBM. Saya bisa mengurangi penggunaan gas. Semakin cepat pembangkit ini beroperasi semakin cepat menurunkan biaya produksi. Kalau ini turun maka subsidi pemerintah akan turun,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
