<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>WTO Prediksi Perdagangan Global Hanya Tumbuh 2,6%</title><description>Perdagangan dunia menyusut 0,3% pada kuartal keempat 2018 dan kemungkinan akan tumbuh sebesar 2,6% pada 2019.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/02/320/2038429/wto-prediksi-perdagangan-global-hanya-tumbuh-2-6</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/04/02/320/2038429/wto-prediksi-perdagangan-global-hanya-tumbuh-2-6"/><item><title>WTO Prediksi Perdagangan Global Hanya Tumbuh 2,6%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/02/320/2038429/wto-prediksi-perdagangan-global-hanya-tumbuh-2-6</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/04/02/320/2038429/wto-prediksi-perdagangan-global-hanya-tumbuh-2-6</guid><pubDate>Selasa 02 April 2019 22:01 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/02/320/2038429/wto-prediksi-perdagangan-global-hanya-tumbuh-2-6-5mpT79prEy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/02/320/2038429/wto-prediksi-perdagangan-global-hanya-tumbuh-2-6-5mpT79prEy.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Okezone</title></images><description>JENEWA - Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) menyatakan, perdagangan dunia menyusut 0,3% pada kuartal keempat 2018 dan kemungkinan akan tumbuh sebesar 2,6% pada 2019. Hal ini lebih lambat dari pertumbuhan 3,0% pada 2018 dan di bawah perkiraan sebelumnya 3,7%.

Dalam perkiraan tahunannya, WTO mengatakan perdagangan telah terbebani oleh tarif-tarif baru dan tindakan-tindakan pembalasan, pertumbuhan ekonomi yang lebih lemah, volatilitas di pasar keuangan dan kondisi moneter yang lebih ketat di negara-negara maju. Lembaga dunia itu memperkirakan pada September bahwa pertumbuhan 2018 akan menjadi 3,9%, turun dari 4,6% pada 2017. Demikian dikutip Antaranews, Jakarta, Selasa (2/4/2019).

&quot;Dengan meningkatnya ketegangan-ketegangan perdagangan, tidak ada yang harus terkejut dengan pandangan ini. Perdagangan tidak dapat memainkan peran penuhnya dalam mendorong pertumbuhan ketika kita melihat tingkat ketidakpastian yang tinggi,&quot; kata Direktur Jenderal WTO Roberto Azevedo dalam sebuah pernyataan.
&amp;nbsp;Baca Juga: RI Akan Gugat Uni Eropa ke WTO soal Kampanye Hitam Sawit
&quot;Tentu saja, ada unsur-unsur lain yang berperan, tetapi meningkatnya ketegangan-ketegangan perdagangan adalah faktor utama,&quot; katanya dalam konferensi pers. &quot;Saya pikir cukup jelas bahwa ketegangan antara Amerika Serikat dan China memainkan peran besar.&quot;

Dia menolak untuk memprediksi dampak kepergian Inggris dari Uni Eropa atau Brexit.

Meskipun volume perdagangan hanya tumbuh lambat pada 2018, nilainya dalam dolar naik 10% menjadi USD19,48 triliun, sebagian karena kenaikan 20% pada harga minyak, kata WTO.

Nilai perdagangan jasa-jasa komersial tumbuh 8,0% menjadi USD5,80 triliun pada 2018, didorong oleh pertumbuhan impor yang kuat di Asia.
&amp;nbsp;Baca Juga: WTO Sebut Perdagangan Global Kian Melorot
Volume perdagangan barang-barang diperkirakan akan tumbuh lebih kuat di negara-negara berkembang tahun ini, dengan pertumbuhan ekspor 3,4% dibandingkan dengan 2,1% di negara-negara maju.

Tetapi perkiraan ini sangat tidak pasti, dengan angka pertumbuhan global 2,6% tahun ini hanya titik tengah dari kisaran 1,3% hingga 4,0%. Tingkat pertumbuhan aktual bisa lebih tinggi atau lebih rendah jika ketegangan-ketegangan perdagangan tumbuh lebih jauh atau berkurang, kata WTO.

&quot;Sebagian besar risiko-risiko tetap kuat pada sisi pelemahan, dengan potensi naik bergantung pada relaksasi ketegangan-ketegangan perdagangan,&quot; kata laporan WTO.




</description><content:encoded>JENEWA - Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) menyatakan, perdagangan dunia menyusut 0,3% pada kuartal keempat 2018 dan kemungkinan akan tumbuh sebesar 2,6% pada 2019. Hal ini lebih lambat dari pertumbuhan 3,0% pada 2018 dan di bawah perkiraan sebelumnya 3,7%.

Dalam perkiraan tahunannya, WTO mengatakan perdagangan telah terbebani oleh tarif-tarif baru dan tindakan-tindakan pembalasan, pertumbuhan ekonomi yang lebih lemah, volatilitas di pasar keuangan dan kondisi moneter yang lebih ketat di negara-negara maju. Lembaga dunia itu memperkirakan pada September bahwa pertumbuhan 2018 akan menjadi 3,9%, turun dari 4,6% pada 2017. Demikian dikutip Antaranews, Jakarta, Selasa (2/4/2019).

&quot;Dengan meningkatnya ketegangan-ketegangan perdagangan, tidak ada yang harus terkejut dengan pandangan ini. Perdagangan tidak dapat memainkan peran penuhnya dalam mendorong pertumbuhan ketika kita melihat tingkat ketidakpastian yang tinggi,&quot; kata Direktur Jenderal WTO Roberto Azevedo dalam sebuah pernyataan.
&amp;nbsp;Baca Juga: RI Akan Gugat Uni Eropa ke WTO soal Kampanye Hitam Sawit
&quot;Tentu saja, ada unsur-unsur lain yang berperan, tetapi meningkatnya ketegangan-ketegangan perdagangan adalah faktor utama,&quot; katanya dalam konferensi pers. &quot;Saya pikir cukup jelas bahwa ketegangan antara Amerika Serikat dan China memainkan peran besar.&quot;

Dia menolak untuk memprediksi dampak kepergian Inggris dari Uni Eropa atau Brexit.

Meskipun volume perdagangan hanya tumbuh lambat pada 2018, nilainya dalam dolar naik 10% menjadi USD19,48 triliun, sebagian karena kenaikan 20% pada harga minyak, kata WTO.

Nilai perdagangan jasa-jasa komersial tumbuh 8,0% menjadi USD5,80 triliun pada 2018, didorong oleh pertumbuhan impor yang kuat di Asia.
&amp;nbsp;Baca Juga: WTO Sebut Perdagangan Global Kian Melorot
Volume perdagangan barang-barang diperkirakan akan tumbuh lebih kuat di negara-negara berkembang tahun ini, dengan pertumbuhan ekspor 3,4% dibandingkan dengan 2,1% di negara-negara maju.

Tetapi perkiraan ini sangat tidak pasti, dengan angka pertumbuhan global 2,6% tahun ini hanya titik tengah dari kisaran 1,3% hingga 4,0%. Tingkat pertumbuhan aktual bisa lebih tinggi atau lebih rendah jika ketegangan-ketegangan perdagangan tumbuh lebih jauh atau berkurang, kata WTO.

&quot;Sebagian besar risiko-risiko tetap kuat pada sisi pelemahan, dengan potensi naik bergantung pada relaksasi ketegangan-ketegangan perdagangan,&quot; kata laporan WTO.




</content:encoded></item></channel></rss>
