<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Japfa Tebar Dividen Rp585,9 Miliar</title><description>PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) memutuskan untuk membagikan dividen senilai Rp585,9 miliar dari laba 2018.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/04/278/2038896/japfa-tebar-dividen-rp585-9-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/04/04/278/2038896/japfa-tebar-dividen-rp585-9-miliar"/><item><title>Japfa Tebar Dividen Rp585,9 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/04/278/2038896/japfa-tebar-dividen-rp585-9-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/04/04/278/2038896/japfa-tebar-dividen-rp585-9-miliar</guid><pubDate>Kamis 04 April 2019 11:21 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/04/278/2038896/japfa-tebar-dividen-rp585-9-miliar-8G3kfd0oh6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/04/278/2038896/japfa-tebar-dividen-rp585-9-miliar-8G3kfd0oh6.jpg</image><title>Ilustrasi: Shutterstock</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) memutuskan untuk membagikan dividen senilai Rp585,9 miliar dari laba 2018 atau sebesar Rp50 per saham yang akan dibagikan kepada 11,72 miliar saham.
Baca Juga: Laba Bersih Japfa Comfeed Turun Rp1,06 Triliun Jadi Rp997 Miliar
Dilansir dari Harian Neraca, Kamis (4/4/2019), emiten perunggasan ini berhasil membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham pada 2018 senilai Rp2,16 triliun, tumbuh 132,26% dari posisi Rp933,16 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara nilai penjualan yang dibukukan oleh JPFA mencapai Rp34,01 triliun, naik 14,89% dari posisi Rp29,6 triliun pada 2017. Laba tahun berjalan JPFA pada 2018 senilai Rp2,25 triliun, naik 116% dari posisi Rp1,04 triliun pada 2017.
Perseroan mengungkapkan, penjualan paling banyak berasal dari produk peternakan dan produk konsumen senilai Rp13,69 triliun, pakan ternak senilai Rp12,52 triliun, ayam umur sehari Rp3,23 triliun dan budidaya perairan senilai Rp2,52 triliun. Sisanya berasal dari perdagangan dan lain-lain senilai Rp897,62 miliar. Wakil Direktur Utama JPFA, Bambang Budi Hendarto mengungkapkan, perseroan terus melakukan efisiensi melalui sejumlah inovasi, baik dalam proses produksi maupun operasional internal perseroan.

Masih rendahnya tingkat konsumsi daging sapi, ayam dan ikan, membuat peluang usaha JPFA ke depan masih sangat terbuka lebar. Dia meyakini bahwa prospek jangka panjang, akan membukukan pertumbuhan yang berkelanjutan. Tahun ini, perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 14% hingga 17% atau lebih tinggi dibandingkan dengan pencapaian 2018.
Direktur Japfa Comfeed Indonesia Koesbyanto Setyadharma pernah bilang, perseroan akan menjaga pertumbuhan pendapatan pada 2019 pada kisaran 14%&amp;mdash;17%. Sementara untuk meningkatkan pertumbuhan laba, perseroan akan terus meningkatkan efisiensi di segala bidang. Selain itu, strategi lain yang bakal dilakukan perseroan yakni meningkatkan pangsa pasar dan integrasi pada kegiatan utama perseroan.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) memutuskan untuk membagikan dividen senilai Rp585,9 miliar dari laba 2018 atau sebesar Rp50 per saham yang akan dibagikan kepada 11,72 miliar saham.
Baca Juga: Laba Bersih Japfa Comfeed Turun Rp1,06 Triliun Jadi Rp997 Miliar
Dilansir dari Harian Neraca, Kamis (4/4/2019), emiten perunggasan ini berhasil membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham pada 2018 senilai Rp2,16 triliun, tumbuh 132,26% dari posisi Rp933,16 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara nilai penjualan yang dibukukan oleh JPFA mencapai Rp34,01 triliun, naik 14,89% dari posisi Rp29,6 triliun pada 2017. Laba tahun berjalan JPFA pada 2018 senilai Rp2,25 triliun, naik 116% dari posisi Rp1,04 triliun pada 2017.
Perseroan mengungkapkan, penjualan paling banyak berasal dari produk peternakan dan produk konsumen senilai Rp13,69 triliun, pakan ternak senilai Rp12,52 triliun, ayam umur sehari Rp3,23 triliun dan budidaya perairan senilai Rp2,52 triliun. Sisanya berasal dari perdagangan dan lain-lain senilai Rp897,62 miliar. Wakil Direktur Utama JPFA, Bambang Budi Hendarto mengungkapkan, perseroan terus melakukan efisiensi melalui sejumlah inovasi, baik dalam proses produksi maupun operasional internal perseroan.

Masih rendahnya tingkat konsumsi daging sapi, ayam dan ikan, membuat peluang usaha JPFA ke depan masih sangat terbuka lebar. Dia meyakini bahwa prospek jangka panjang, akan membukukan pertumbuhan yang berkelanjutan. Tahun ini, perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 14% hingga 17% atau lebih tinggi dibandingkan dengan pencapaian 2018.
Direktur Japfa Comfeed Indonesia Koesbyanto Setyadharma pernah bilang, perseroan akan menjaga pertumbuhan pendapatan pada 2019 pada kisaran 14%&amp;mdash;17%. Sementara untuk meningkatkan pertumbuhan laba, perseroan akan terus meningkatkan efisiensi di segala bidang. Selain itu, strategi lain yang bakal dilakukan perseroan yakni meningkatkan pangsa pasar dan integrasi pada kegiatan utama perseroan.</content:encoded></item></channel></rss>
