<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bengkel GMF Bisa Memperbaiki Pesawat Airbus</title><description>Memungkinkan perawatan dan perbaikan (dilakukan oleh GMF melalui pesawat jenis Airbus A320 dan A330</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/04/320/2038863/bengkel-gmf-bisa-memperbaiki-pesawat-airbus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/04/04/320/2038863/bengkel-gmf-bisa-memperbaiki-pesawat-airbus"/><item><title>Bengkel GMF Bisa Memperbaiki Pesawat Airbus</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/04/320/2038863/bengkel-gmf-bisa-memperbaiki-pesawat-airbus</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/04/04/320/2038863/bengkel-gmf-bisa-memperbaiki-pesawat-airbus</guid><pubDate>Kamis 04 April 2019 09:58 WIB</pubDate><dc:creator>Koran SINDO</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - Produsen pesawat asal Prancis, Airbus menunjuk PT Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia Tbk sebagai penyedia layanan perbaikan komponen pesawat.
Kesepakatan tersebut memungkinkan perawatan dan perbaikan (maintenance, repair and overhaul/ MRO) dilakukan oleh GMF melalui pesawat jenis Airbus A320 dan A330 di Indonesia.
Airbus Head of Customer Services Asia Pacific Bruno Bousquet mengatakan, kerja sama tersebut akan memper kuat kemitraan yang terjalin sebelumnya dan menunjukkan dukungan kuat Airbus terhadap industri aviasi di Indonesia.
Baca Juga: GMF Bagikan Dividen USD6,1 Juta
&amp;ldquo;Kesepakatan ini sejalan dengan komitmen Airbus Flight Hours Services (FHS) memberikan komponen secara tepat waktu. Hal ini akan membantu maskapai memangkas biaya, waktu yang diperlukan untuk perbaikan pesawat secara signifikan,&amp;rdquo; ujar Bousquet saat penandatanganan antara Air bus dan GMF AeroAsia di Jakarta kemarin.
Airbus dan GMF AeroAsia juga memiliki hubungan jangka panjang terkait kerjasama pelatihan perawatan pesawat.

Direktur Bisnis dan Base Operational GMF AeroAsia Tazar Marta Kurniawan mengatakan, kerja sama tersebut akan membuka peluang bagi anak usaha PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk ini dalam meningkatkan kemampuan dan mendukung lebih banyak operator pengguna Airbus di Indonesia ataupun wilayah sekitarnya.
&amp;ldquo;Kesepakatan ini merupakan perpanjangan hubungan kerja sama yang sukses dengan pabrikan pesawat asal Eropa ini. Kita di GMF akan meningkatkan kemampuan lagi dalam mendukung operator pengguna Airbus,&amp;rdquo; ungkapnya.
Baca Juga: Pendapatan Operasional GMF Capai USD470 Juta pada 2018
Bentuk kerja sama GMF AeroAsia dengan Airbus akan dilakukan dengan transfer teknologi. Menurut Tazar kerja sama tersebut akan mendukung kebutuhan pelanggan dalam hal komponen servis.
&amp;ldquo;Air bus akan menawarkan yang namanya bisnis komponen kepada customer mereka dengan paket yang besar. Begitu kom po nen rusak, akan dikerjakan oleh kita (GMF), jadi tidak perlu jauh-jauh ke pabrikan langsung. Komponen tetap dari Airbus,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Produsen pesawat asal Prancis, Airbus menunjuk PT Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia Tbk sebagai penyedia layanan perbaikan komponen pesawat.
Kesepakatan tersebut memungkinkan perawatan dan perbaikan (maintenance, repair and overhaul/ MRO) dilakukan oleh GMF melalui pesawat jenis Airbus A320 dan A330 di Indonesia.
Airbus Head of Customer Services Asia Pacific Bruno Bousquet mengatakan, kerja sama tersebut akan memper kuat kemitraan yang terjalin sebelumnya dan menunjukkan dukungan kuat Airbus terhadap industri aviasi di Indonesia.
Baca Juga: GMF Bagikan Dividen USD6,1 Juta
&amp;ldquo;Kesepakatan ini sejalan dengan komitmen Airbus Flight Hours Services (FHS) memberikan komponen secara tepat waktu. Hal ini akan membantu maskapai memangkas biaya, waktu yang diperlukan untuk perbaikan pesawat secara signifikan,&amp;rdquo; ujar Bousquet saat penandatanganan antara Air bus dan GMF AeroAsia di Jakarta kemarin.
Airbus dan GMF AeroAsia juga memiliki hubungan jangka panjang terkait kerjasama pelatihan perawatan pesawat.

Direktur Bisnis dan Base Operational GMF AeroAsia Tazar Marta Kurniawan mengatakan, kerja sama tersebut akan membuka peluang bagi anak usaha PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk ini dalam meningkatkan kemampuan dan mendukung lebih banyak operator pengguna Airbus di Indonesia ataupun wilayah sekitarnya.
&amp;ldquo;Kesepakatan ini merupakan perpanjangan hubungan kerja sama yang sukses dengan pabrikan pesawat asal Eropa ini. Kita di GMF akan meningkatkan kemampuan lagi dalam mendukung operator pengguna Airbus,&amp;rdquo; ungkapnya.
Baca Juga: Pendapatan Operasional GMF Capai USD470 Juta pada 2018
Bentuk kerja sama GMF AeroAsia dengan Airbus akan dilakukan dengan transfer teknologi. Menurut Tazar kerja sama tersebut akan mendukung kebutuhan pelanggan dalam hal komponen servis.
&amp;ldquo;Air bus akan menawarkan yang namanya bisnis komponen kepada customer mereka dengan paket yang besar. Begitu kom po nen rusak, akan dikerjakan oleh kita (GMF), jadi tidak perlu jauh-jauh ke pabrikan langsung. Komponen tetap dari Airbus,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
