<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya Masuk Studi Kelayakan Juni 2019</title><description>Proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya akan mulai memasuki studi kelayakan (feasibility study/FS) pada Juni 2019.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/04/320/2038998/kereta-semi-cepat-jakarta-surabaya-masuk-studi-kelayakan-juni-2019</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/04/04/320/2038998/kereta-semi-cepat-jakarta-surabaya-masuk-studi-kelayakan-juni-2019"/><item><title>Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya Masuk Studi Kelayakan Juni 2019</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/04/320/2038998/kereta-semi-cepat-jakarta-surabaya-masuk-studi-kelayakan-juni-2019</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/04/04/320/2038998/kereta-semi-cepat-jakarta-surabaya-masuk-studi-kelayakan-juni-2019</guid><pubDate>Kamis 04 April 2019 14:45 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/04/320/2038998/kereta-semi-cepat-jakarta-surabaya-masuk-studi-kelayakan-juni-2019-uEDDwbAgHL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kereta Cepat (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/04/320/2038998/kereta-semi-cepat-jakarta-surabaya-masuk-studi-kelayakan-juni-2019-uEDDwbAgHL.jpg</image><title>Kereta Cepat (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya akan mulai memasuki studi kelayakan (feasibility study/FS) pada Juni 2019. Sebelumnya, proses pra-FS oleh Japan International Cooperation Agency (JICA) telah selesai pada November 2018.
&quot;Proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya baru akan dimulai studi kelayakannya pada Juni tahun ini,&quot; ujar Kepala Perwakilan Kantor JICA Indonesia Shinichi Yamanaka saat ditemui di Gedung Bappenas, Jakarta, Kamis (4/4/2019).
Baca Juga: Fakta Menarik Bor Raksasa China Ngebor Terowongan Kereta Cepat
 
Dia menyatakan, study kelayakan proyek ini diperkirakan memakan waktu hingga satu setengah tahun. &quot;Kira-kira selesai 1 tahun sampai 1,5 tahun,&quot; imbuhnya.
Dalam proses studi kelayakan tersebut, JICA pun akan menghitung total biaya yang diperlukan untuk proyek tersebut. Sehingga pihaknya baru akan memutuskan besaran investasi yang akan diberikan Jepang setelah study kelayakan rampung.
&quot;Nanti baru akan dipertimbangkan setelah keluar hasil FS-nya (berapa besaran investasi),&quot; ujarnya.

Shinichi menjelaskan, setelah studi kelayakan selesai maka proses selanjutnya adalah pembuatan detil desain proyek pembangunan. Kemudian dilanjutkan dengan pemilihan kontraktor untuk proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya.
&quot;Dilakukan pemilihan kontraktor dan konsultan melalui tender,&quot; kata dia.
Sekedar informasi, kereta semi cepat Jakarta-Surabaya diperkirakan akan memiliki kecepatan rata-rata 140 kilometer per jam. Maka dengan kereta ini jarak Jakarta-Surabaya bisa ditempuh dalam waktu 5 jam 30 menit.</description><content:encoded>JAKARTA - Proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya akan mulai memasuki studi kelayakan (feasibility study/FS) pada Juni 2019. Sebelumnya, proses pra-FS oleh Japan International Cooperation Agency (JICA) telah selesai pada November 2018.
&quot;Proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya baru akan dimulai studi kelayakannya pada Juni tahun ini,&quot; ujar Kepala Perwakilan Kantor JICA Indonesia Shinichi Yamanaka saat ditemui di Gedung Bappenas, Jakarta, Kamis (4/4/2019).
Baca Juga: Fakta Menarik Bor Raksasa China Ngebor Terowongan Kereta Cepat
 
Dia menyatakan, study kelayakan proyek ini diperkirakan memakan waktu hingga satu setengah tahun. &quot;Kira-kira selesai 1 tahun sampai 1,5 tahun,&quot; imbuhnya.
Dalam proses studi kelayakan tersebut, JICA pun akan menghitung total biaya yang diperlukan untuk proyek tersebut. Sehingga pihaknya baru akan memutuskan besaran investasi yang akan diberikan Jepang setelah study kelayakan rampung.
&quot;Nanti baru akan dipertimbangkan setelah keluar hasil FS-nya (berapa besaran investasi),&quot; ujarnya.

Shinichi menjelaskan, setelah studi kelayakan selesai maka proses selanjutnya adalah pembuatan detil desain proyek pembangunan. Kemudian dilanjutkan dengan pemilihan kontraktor untuk proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya.
&quot;Dilakukan pemilihan kontraktor dan konsultan melalui tender,&quot; kata dia.
Sekedar informasi, kereta semi cepat Jakarta-Surabaya diperkirakan akan memiliki kecepatan rata-rata 140 kilometer per jam. Maka dengan kereta ini jarak Jakarta-Surabaya bisa ditempuh dalam waktu 5 jam 30 menit.</content:encoded></item></channel></rss>
