<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>JICA Siapkan Rp12,5 Triliun untuk Bangun Infrastruktur di Indonesia</title><description>Japan International Cooperation Agency (JICA) menyiapkan anggaran sekitar Rp12,5 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/04/320/2039032/jica-siapkan-rp12-5-triliun-untuk-bangun-infrastruktur-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/04/04/320/2039032/jica-siapkan-rp12-5-triliun-untuk-bangun-infrastruktur-di-indonesia"/><item><title>JICA Siapkan Rp12,5 Triliun untuk Bangun Infrastruktur di Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/04/320/2039032/jica-siapkan-rp12-5-triliun-untuk-bangun-infrastruktur-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/04/04/320/2039032/jica-siapkan-rp12-5-triliun-untuk-bangun-infrastruktur-di-indonesia</guid><pubDate>Kamis 04 April 2019 15:54 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/04/320/2039032/jica-siapkan-rp12-5-triliun-untuk-bangun-infrastruktur-di-indonesia-0IL6eykMaa.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Infrastruktur (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/04/320/2039032/jica-siapkan-rp12-5-triliun-untuk-bangun-infrastruktur-di-indonesia-0IL6eykMaa.jpeg</image><title>Ilustrasi Infrastruktur (Okezone)</title></images><description>&amp;nbsp;JAKARTA - Japan International Cooperation Agency (JICA) menyiapkan anggaran sekitar Rp12,5 triliun untuk pembiayaan proyek infrastruktur di Indonesia pada tahun ini.
Kepala Perwakilan Kantor JICA Indonesia Shinichi Yamanaka menyatakan, pada tahun  ini pihaknya terlibat beberapa proyek pembangunan pemerintah. Proyek tersebut  mulai dari pembangunan sistem pengolahan air limbah (SPAL) Jakarta, hingga revitalisasi provinsi Sulawesi Tenggara (Sulteng) pasca gempa bumi dan tsunami.
Baca Juga: Daya Saing Kalah dari Malaysia, Proyek Infrastruktur Dikebut
 
&quot;Mungkin kurang lebih sekitar Rp12,5 triliun. Untuk semua proyek. Ada juga kan sekarang JICA terlibat dalam rehabilitasi dan rekonsiliasi  Sulawesi Tenggara,&quot; ucap Shinichi ditemui di Gedung Bappenas, Kamis (4/4/2019).
Adapun dalam proyek pemulihan Sulteng, JICA memang sudah aktif memberikan bantuannya sejak tahun lalu. Di mana telah menggelontorkan dana bantuan sebesar Rp150 miliar.
Selain itu, JICA juga terlibat dalam proyek milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yakni pembangunan SPAL Jakarta.

&quot;Kalau di Jakarta sewerage system (sistem pengolahan limbah) saluran bawah tanah,&quot; kata dia.
Pada tahun ini, JICA juga turut terlibat dalam pembiayaan proyek pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta fase II. Di mana memiliki rute Bundaran HI-Kota dengan panjang 8,3 kilometer (km).
&quot;Jadi dari segi infrastruktur, pertama MRT kan memang ada fase II dan ada lagi pembicaraan pengembangannya akan ikut dukung. Kemudian ada juga pelabuhan baru,&quot; jelas Shinichi.</description><content:encoded>&amp;nbsp;JAKARTA - Japan International Cooperation Agency (JICA) menyiapkan anggaran sekitar Rp12,5 triliun untuk pembiayaan proyek infrastruktur di Indonesia pada tahun ini.
Kepala Perwakilan Kantor JICA Indonesia Shinichi Yamanaka menyatakan, pada tahun  ini pihaknya terlibat beberapa proyek pembangunan pemerintah. Proyek tersebut  mulai dari pembangunan sistem pengolahan air limbah (SPAL) Jakarta, hingga revitalisasi provinsi Sulawesi Tenggara (Sulteng) pasca gempa bumi dan tsunami.
Baca Juga: Daya Saing Kalah dari Malaysia, Proyek Infrastruktur Dikebut
 
&quot;Mungkin kurang lebih sekitar Rp12,5 triliun. Untuk semua proyek. Ada juga kan sekarang JICA terlibat dalam rehabilitasi dan rekonsiliasi  Sulawesi Tenggara,&quot; ucap Shinichi ditemui di Gedung Bappenas, Kamis (4/4/2019).
Adapun dalam proyek pemulihan Sulteng, JICA memang sudah aktif memberikan bantuannya sejak tahun lalu. Di mana telah menggelontorkan dana bantuan sebesar Rp150 miliar.
Selain itu, JICA juga terlibat dalam proyek milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yakni pembangunan SPAL Jakarta.

&quot;Kalau di Jakarta sewerage system (sistem pengolahan limbah) saluran bawah tanah,&quot; kata dia.
Pada tahun ini, JICA juga turut terlibat dalam pembiayaan proyek pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta fase II. Di mana memiliki rute Bundaran HI-Kota dengan panjang 8,3 kilometer (km).
&quot;Jadi dari segi infrastruktur, pertama MRT kan memang ada fase II dan ada lagi pembicaraan pengembangannya akan ikut dukung. Kemudian ada juga pelabuhan baru,&quot; jelas Shinichi.</content:encoded></item></channel></rss>
