<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Data Cadangan Devisa Berpotensi Dongkrak IHSG</title><description>Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan pertama di bulan April 2019 mengalami peningkatan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/08/278/2040436/data-cadangan-devisa-berpotensi-dongkrak-ihsg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/04/08/278/2040436/data-cadangan-devisa-berpotensi-dongkrak-ihsg"/><item><title>Data Cadangan Devisa Berpotensi Dongkrak IHSG</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/08/278/2040436/data-cadangan-devisa-berpotensi-dongkrak-ihsg</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/04/08/278/2040436/data-cadangan-devisa-berpotensi-dongkrak-ihsg</guid><pubDate>Senin 08 April 2019 11:04 WIB</pubDate><dc:creator>Koran SINDO</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/08/278/2040436/data-cadangan-devisa-berpotensi-dongkrak-ihsg-ZogJJzfS0u.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/08/278/2040436/data-cadangan-devisa-berpotensi-dongkrak-ihsg-ZogJJzfS0u.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan pertama di bulan April 2019 mengalami peningkatan, yaitu sebesar 0,08% ke level 6.474,018 dari 6.468,755 pada penutupan pekan lalu.
Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.463,048 hingga 6.452,079. Analis Binaartha Parama Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, resistance pertama maupun kedua memiliki range 6.495,894 hingga 6.517,771.
&amp;ldquo;Berdasarkan indikator, Moving Average Convergence Divergence (MACD) sudah berada di area positif,&amp;rdquo; kata Nafan, di Jakarta kemarin. Sementara itu, Stochastic dan Relative Strength Index (RSI) masih berada di area netral.
Baca Juga: IHSG Dibuka Naik 6 Poin ke 6.480
 
Meskipun demikian, terlihat pola long black closing Marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support. Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain, ANTM, ELSA, dan ERAA.
Direktur PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menuturkan, rilis data perekonomian tentang cadangan devisa (cadev) yang akan dilansir Senin (8/4) oleh Bank Indonesia (BI) memiliki potensi akan terdapat peningkatan.
&amp;ldquo;Dengan demikian, dapat membantu menopang pergerakan kenaikan dari IHSG hingga beberapa waktu mendatang,&amp;rdquo; ujarnya. Selain itu, capital inflow yang tercatat secara year to date (YTD) juga menunjukkan bahwa investor luar masih nyaman dalam berinvestasi ke dalam pasar modal Indonesia.

Sementara pada awal pekan ini, potensi kenaikan masih akan terlihat dalam pergerakan IHSG. Ph Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia Albertus Fajar Subagyo mengungkapkan, nilai kapitalisasi pasar mencatatkan kenaikan sebesar 0,08% menjadi sebesar Rp7.362,501 triliun dari Rp7.356,380 triliun pada penutupan pekan lalu.
Sementara itu, pekan kemarin, data rata-rata nilai transaksi harian Bursa Efek Indonesia (BEI) juga mengalami peningkatan sebesar 6,37% menjadi Rp8,696 triliun dari Rp8,175 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.
&amp;ldquo;Kemudian untuk rata-rata volume transaksi harian BEI mengalami kenaikan sebesar 14,62% menjadi 15,519 miliar unit saham dari 13,539 miliar unit saham pada pekan sebelumnya,&amp;rdquo; imbuh dia. Adapun untuk rata-rata frekuensi transaksi harian BEI mengalami perubahan sebesar 1,46% menjadi 404,522 ribu kali transaksi dari 410,517 ribu kali transaksi pada pekan lalu.Sepanjang tahun 2019, investor asing mencatatkan beli bersih sebesar  Rp13,417 triliun dan pada Jumat lalu, investor asing mencatatkan beli  bersih sebesar Rp435,06 miliar. &amp;ldquo;Sementara itu, total emisi obligasi dan  sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2019 adalah 24 emisi dari 18  emiten senilai Rp20,68 triliun,&amp;rdquo; ungkap dia.
Dengan pencatatan ini maka total emisi obligasi dan sukuk yang  tercatat di BEI berjumlah 400 emisi dengan nilai nominal outstanding  sebesar Rp424,33 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 117 emiten.  Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 101 seri dengan  nilai nominal Rp2526,99 triliun dan USD400 juta.
EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp9,32 triliun. Dihubungi terpisah,  Research Analyst PT MNC Sekuritas Roro Nurulita Harwaningrum melihat  potensi pertumbuhan yang positif dari PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga  Tbk (AGRO).
Perseroan merupakan salah satu perbankan nasional yang punya peran  penting dan strategis dalam perkembangan sektor agrobisnis di Indonesia.  AGRO juga merupakan satu anak usaha yang dimiliki oleh PT Bank Rakyat  Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sejak tahun 2011 dengan total kepemilikan  saham sebesar 87,10%.

Menurut Roro, potensi pertumbuhan yang positif dari perseroan  berdasarkan kinerja sepanjang tahun 2018. AGRO berhasil meraih laba  bersih Rp204,21 miliar pada tahun 2018 atau tumbuh 45,35% dibandingkan  tahun lalu (year on year /YoY) walaupun net interest margin (NIM)  mengalami penurunan ke level 3,50%, turun dibandingkan 3,76% pada tahun  2017, di mana penurunan tersebut seiring dengan industri.
Kinerja tersebut didorong oleh efisiensi yang dilakukan (BOPO 2018  turun ke level 82,99% dari 86,48% pada 2017), serta penyaluran kredit  yang mampu tumbuh 42,70% YoY menjadi Rp15,67 triliun. &amp;ldquo;AGRO memiliki  peluang pertumbuhan di era persaingan yang ketat dan transformasi  digital,&amp;rdquo; papar Roro.
Beberapa kunci strategis pengembangan perusahaan ke depan antara lain  penguatan permodalan menuju Bank BUKU III serta pendanaan jangka  panjang untuk menunjang sustainability penyaluran kredit, diversifikasi  penyaluran kredit tidak hanya terkonsentrasi pada industri sawit, namun  juga ke industri perkebunan lain seperti tebu, kelapa, maupun tanaman  industri. Di sisi lain, AGRO berupaya meningkatkan banking transaction  guna mendukung peningkatan fee based income.
(Kunthi Fahmar Sandy)</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan pertama di bulan April 2019 mengalami peningkatan, yaitu sebesar 0,08% ke level 6.474,018 dari 6.468,755 pada penutupan pekan lalu.
Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.463,048 hingga 6.452,079. Analis Binaartha Parama Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, resistance pertama maupun kedua memiliki range 6.495,894 hingga 6.517,771.
&amp;ldquo;Berdasarkan indikator, Moving Average Convergence Divergence (MACD) sudah berada di area positif,&amp;rdquo; kata Nafan, di Jakarta kemarin. Sementara itu, Stochastic dan Relative Strength Index (RSI) masih berada di area netral.
Baca Juga: IHSG Dibuka Naik 6 Poin ke 6.480
 
Meskipun demikian, terlihat pola long black closing Marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support. Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain, ANTM, ELSA, dan ERAA.
Direktur PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menuturkan, rilis data perekonomian tentang cadangan devisa (cadev) yang akan dilansir Senin (8/4) oleh Bank Indonesia (BI) memiliki potensi akan terdapat peningkatan.
&amp;ldquo;Dengan demikian, dapat membantu menopang pergerakan kenaikan dari IHSG hingga beberapa waktu mendatang,&amp;rdquo; ujarnya. Selain itu, capital inflow yang tercatat secara year to date (YTD) juga menunjukkan bahwa investor luar masih nyaman dalam berinvestasi ke dalam pasar modal Indonesia.

Sementara pada awal pekan ini, potensi kenaikan masih akan terlihat dalam pergerakan IHSG. Ph Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia Albertus Fajar Subagyo mengungkapkan, nilai kapitalisasi pasar mencatatkan kenaikan sebesar 0,08% menjadi sebesar Rp7.362,501 triliun dari Rp7.356,380 triliun pada penutupan pekan lalu.
Sementara itu, pekan kemarin, data rata-rata nilai transaksi harian Bursa Efek Indonesia (BEI) juga mengalami peningkatan sebesar 6,37% menjadi Rp8,696 triliun dari Rp8,175 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.
&amp;ldquo;Kemudian untuk rata-rata volume transaksi harian BEI mengalami kenaikan sebesar 14,62% menjadi 15,519 miliar unit saham dari 13,539 miliar unit saham pada pekan sebelumnya,&amp;rdquo; imbuh dia. Adapun untuk rata-rata frekuensi transaksi harian BEI mengalami perubahan sebesar 1,46% menjadi 404,522 ribu kali transaksi dari 410,517 ribu kali transaksi pada pekan lalu.Sepanjang tahun 2019, investor asing mencatatkan beli bersih sebesar  Rp13,417 triliun dan pada Jumat lalu, investor asing mencatatkan beli  bersih sebesar Rp435,06 miliar. &amp;ldquo;Sementara itu, total emisi obligasi dan  sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2019 adalah 24 emisi dari 18  emiten senilai Rp20,68 triliun,&amp;rdquo; ungkap dia.
Dengan pencatatan ini maka total emisi obligasi dan sukuk yang  tercatat di BEI berjumlah 400 emisi dengan nilai nominal outstanding  sebesar Rp424,33 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 117 emiten.  Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 101 seri dengan  nilai nominal Rp2526,99 triliun dan USD400 juta.
EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp9,32 triliun. Dihubungi terpisah,  Research Analyst PT MNC Sekuritas Roro Nurulita Harwaningrum melihat  potensi pertumbuhan yang positif dari PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga  Tbk (AGRO).
Perseroan merupakan salah satu perbankan nasional yang punya peran  penting dan strategis dalam perkembangan sektor agrobisnis di Indonesia.  AGRO juga merupakan satu anak usaha yang dimiliki oleh PT Bank Rakyat  Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sejak tahun 2011 dengan total kepemilikan  saham sebesar 87,10%.

Menurut Roro, potensi pertumbuhan yang positif dari perseroan  berdasarkan kinerja sepanjang tahun 2018. AGRO berhasil meraih laba  bersih Rp204,21 miliar pada tahun 2018 atau tumbuh 45,35% dibandingkan  tahun lalu (year on year /YoY) walaupun net interest margin (NIM)  mengalami penurunan ke level 3,50%, turun dibandingkan 3,76% pada tahun  2017, di mana penurunan tersebut seiring dengan industri.
Kinerja tersebut didorong oleh efisiensi yang dilakukan (BOPO 2018  turun ke level 82,99% dari 86,48% pada 2017), serta penyaluran kredit  yang mampu tumbuh 42,70% YoY menjadi Rp15,67 triliun. &amp;ldquo;AGRO memiliki  peluang pertumbuhan di era persaingan yang ketat dan transformasi  digital,&amp;rdquo; papar Roro.
Beberapa kunci strategis pengembangan perusahaan ke depan antara lain  penguatan permodalan menuju Bank BUKU III serta pendanaan jangka  panjang untuk menunjang sustainability penyaluran kredit, diversifikasi  penyaluran kredit tidak hanya terkonsentrasi pada industri sawit, namun  juga ke industri perkebunan lain seperti tebu, kelapa, maupun tanaman  industri. Di sisi lain, AGRO berupaya meningkatkan banking transaction  guna mendukung peningkatan fee based income.
(Kunthi Fahmar Sandy)</content:encoded></item></channel></rss>
