<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laba Bersih Jaya Trishindo Rp14,5 Miliar, Meroket 60%</title><description>Di tahun 2018, PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 60,99% atau menjadi Rp14,575 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/08/278/2040455/laba-bersih-jaya-trishindo-rp14-5-miliar-meroket-60</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/04/08/278/2040455/laba-bersih-jaya-trishindo-rp14-5-miliar-meroket-60"/><item><title>Laba Bersih Jaya Trishindo Rp14,5 Miliar, Meroket 60%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/08/278/2040455/laba-bersih-jaya-trishindo-rp14-5-miliar-meroket-60</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/04/08/278/2040455/laba-bersih-jaya-trishindo-rp14-5-miliar-meroket-60</guid><pubDate>Senin 08 April 2019 11:39 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/08/278/2040455/laba-bersih-jaya-trishindo-rp14-5-miliar-meroket-60-L0C53kmpsh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/08/278/2040455/laba-bersih-jaya-trishindo-rp14-5-miliar-meroket-60-L0C53kmpsh.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Di tahun 2018, PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 60,99% atau menjadi Rp14,575 miliar, dibanding periode yang sama tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp9,05 miliar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya seperti dilansir Harian Neraca, Jakarta, Senin (8/4/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Menteng Heritage Realty Bidik Dana IPO Rp125 Miliar
Sementara pendapatan perseroan tercatat Rp279,266 miliar atau naik 82,35% dibandingkan akhir Desember 2017 yang tercatat sebesar Rp153,15 miliar. Sedangkan beban pokok pendapatan mengalami kenaikan 102,27% dari Rp114,52 miliar menjadi Rp231,63 miliar.

Selain itu, kewajiban perseroan tercatat sebesar Rp161,28 miliar atau naik 3,2% dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp156,12 miliar.

Kemudian ekuitas perseroan tercatat sebesar Rp103,28 miliar atau turun 62,77% dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp63,43 miliar. Adapun aset perseroan tercatat Rp264,56 miliar atau naik 20,5% dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp219,55 miliar.
&amp;nbsp;Baca Juga: IPO Jaya Trishindo Dibanderol Rp110 per Saham
Sebagai informasi, hingga akhir tahun 2018, emiten yang bergerak di bisnis penyewaan helikopter ini menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 20% menjadi Rp170 miliar hingga Rp 180 miliar.

Sementara, laba bersih ditargetkan bisa tumbuh sekitar 15% di penghujung 2018. Selain itu, perseroan juga telah melakukan ekspansi penambahan armada helikopter baru di tahun lalu. Langkah ini dilakukan seiring dengan membesarnya permintaan transportasi udara.



</description><content:encoded>JAKARTA - Di tahun 2018, PT Jaya Trishindo Tbk (HELI) berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 60,99% atau menjadi Rp14,575 miliar, dibanding periode yang sama tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp9,05 miliar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya seperti dilansir Harian Neraca, Jakarta, Senin (8/4/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Menteng Heritage Realty Bidik Dana IPO Rp125 Miliar
Sementara pendapatan perseroan tercatat Rp279,266 miliar atau naik 82,35% dibandingkan akhir Desember 2017 yang tercatat sebesar Rp153,15 miliar. Sedangkan beban pokok pendapatan mengalami kenaikan 102,27% dari Rp114,52 miliar menjadi Rp231,63 miliar.

Selain itu, kewajiban perseroan tercatat sebesar Rp161,28 miliar atau naik 3,2% dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp156,12 miliar.

Kemudian ekuitas perseroan tercatat sebesar Rp103,28 miliar atau turun 62,77% dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp63,43 miliar. Adapun aset perseroan tercatat Rp264,56 miliar atau naik 20,5% dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp219,55 miliar.
&amp;nbsp;Baca Juga: IPO Jaya Trishindo Dibanderol Rp110 per Saham
Sebagai informasi, hingga akhir tahun 2018, emiten yang bergerak di bisnis penyewaan helikopter ini menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 20% menjadi Rp170 miliar hingga Rp 180 miliar.

Sementara, laba bersih ditargetkan bisa tumbuh sekitar 15% di penghujung 2018. Selain itu, perseroan juga telah melakukan ekspansi penambahan armada helikopter baru di tahun lalu. Langkah ini dilakukan seiring dengan membesarnya permintaan transportasi udara.



</content:encoded></item></channel></rss>
