<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kalahkan Apple, Ini Sederet Fakta Saudi Aramco</title><description>Penawaran obligasi Aramco yang diperkirakan digunakan untuk mendanai pembelian 70% saham</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/08/320/2040251/kalahkan-apple-ini-sederet-fakta-saudi-aramco</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/04/08/320/2040251/kalahkan-apple-ini-sederet-fakta-saudi-aramco"/><item><title>Kalahkan Apple, Ini Sederet Fakta Saudi Aramco</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/08/320/2040251/kalahkan-apple-ini-sederet-fakta-saudi-aramco</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/04/08/320/2040251/kalahkan-apple-ini-sederet-fakta-saudi-aramco</guid><pubDate>Senin 08 April 2019 06:20 WIB</pubDate><dc:creator>Okky Wanda lestari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/07/320/2040251/kalahkan-apple-ini-sederet-fakta-saudi-aramco-LoZxcqOOSE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/07/320/2040251/kalahkan-apple-ini-sederet-fakta-saudi-aramco-LoZxcqOOSE.jpg</image><title>Foto: Reuters</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Saudi Aramco kini jadi perusahaan paling menguntungkan di dunia dengan menggeser Apple dan sejumlah perusahaan besar lainnya. Perusahaan ini membukukan keuntungan USD111 miliar tahun lalu, menurut catatan lembaga pemeringkat Moody&amp;rsquo;s.
Data tersebut berdasarkan prospektus untuk penawaran obligasi Aramco yang diperkirakan digunakan untuk mendanai pembelian 70% saham Saudi Basic Industries Corporation (Sabic).
Berikut kumpulan fakta yang telah dirangkum Okezone mengenai Saudi Aramco kalahkan Apple, Senin (8/4/2019):
1.       Saudi Aramco Jadi Perusahaan Paling Untung Di Dunia
Titel sebagai perusahaan dengan keuntungan terbesar di dunia tak lagi milik Apple. Saudi Aramco diketahui merupakan perusahaan paling menguntungkan secara global pada 2018 setelah BUMN Arab Saudi tersebut mengumumkan laporan keuangan resminya untuk pertama kali. Pengumuman ini terkait dengan rencana aksi korporasi Saudi Aramco yang akan dilakukan pada 2019 dan tahun-tahun mendatang.
2.       Saudi Aramco Raup Untung Rp1,554 Triliun
Saudi Aramco mampu meraup laba sebesar USD111 miliar atau setara Rp1.554 triliun sepanjang 2018. Laba perusahaan minyak asal Arab Saudi ini mengalahkan Apple sebagai perusahaan paling menguntungkan di dunia.
Baca Juga: Daftar 10 Perusahaan Pengendali Jaringan Restoran Terbesar di Dunia
3.       Perbandingan Laba Saudi Aramco Dan Apple
Apple menghasilkan laba USD59,53 miliar pada 2018. Saudi Aramco juga menghasilkan lebih banyak uang dari JP Morgan Chase, Google, Facebook dan Exxon Mobil. Secara keseluruhan, perusahaan-perusahaan itu menghasilkan hampir USD106 miliar pada tahun 2018. Laba ini jelas masih kalah dengan Saudi Aramco yang untung USD111 miliar.
4.       Pemasok Minyak Terbesar Di Dunia
Aramco saat ini merupakan pemasok minyak terbesar di dunia dan memiliki akses eksklusif pada hampir semua cadangan hidrokarbon Saudi yang melimpah dan salah satu yang terbesar di dunia.
Baca Juga: Fakta Apple Bukan Lagi Perusahaan Inovatif, Simak Daftarnya
5.       Rencana Peluncuran IPO Aramco Pada 2021
Menteri Energi Saudi Khalid Al Falih menjelaskan bahwa negara Arab Saudi berencana meluncurkan IPO Aramco pada 2021. Para pejabat Saudi sebelumnya mengungkapkan penjualan 5% saham Aramco dapat mengumpulkan dana USD100 miliar yang dapat digunakan untuk membiayai Visi 2030, cetak biru untuk bentuk ekonomi Saudi pada dekade mendatang.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Saudi Aramco kini jadi perusahaan paling menguntungkan di dunia dengan menggeser Apple dan sejumlah perusahaan besar lainnya. Perusahaan ini membukukan keuntungan USD111 miliar tahun lalu, menurut catatan lembaga pemeringkat Moody&amp;rsquo;s.
Data tersebut berdasarkan prospektus untuk penawaran obligasi Aramco yang diperkirakan digunakan untuk mendanai pembelian 70% saham Saudi Basic Industries Corporation (Sabic).
Berikut kumpulan fakta yang telah dirangkum Okezone mengenai Saudi Aramco kalahkan Apple, Senin (8/4/2019):
1.       Saudi Aramco Jadi Perusahaan Paling Untung Di Dunia
Titel sebagai perusahaan dengan keuntungan terbesar di dunia tak lagi milik Apple. Saudi Aramco diketahui merupakan perusahaan paling menguntungkan secara global pada 2018 setelah BUMN Arab Saudi tersebut mengumumkan laporan keuangan resminya untuk pertama kali. Pengumuman ini terkait dengan rencana aksi korporasi Saudi Aramco yang akan dilakukan pada 2019 dan tahun-tahun mendatang.
2.       Saudi Aramco Raup Untung Rp1,554 Triliun
Saudi Aramco mampu meraup laba sebesar USD111 miliar atau setara Rp1.554 triliun sepanjang 2018. Laba perusahaan minyak asal Arab Saudi ini mengalahkan Apple sebagai perusahaan paling menguntungkan di dunia.
Baca Juga: Daftar 10 Perusahaan Pengendali Jaringan Restoran Terbesar di Dunia
3.       Perbandingan Laba Saudi Aramco Dan Apple
Apple menghasilkan laba USD59,53 miliar pada 2018. Saudi Aramco juga menghasilkan lebih banyak uang dari JP Morgan Chase, Google, Facebook dan Exxon Mobil. Secara keseluruhan, perusahaan-perusahaan itu menghasilkan hampir USD106 miliar pada tahun 2018. Laba ini jelas masih kalah dengan Saudi Aramco yang untung USD111 miliar.
4.       Pemasok Minyak Terbesar Di Dunia
Aramco saat ini merupakan pemasok minyak terbesar di dunia dan memiliki akses eksklusif pada hampir semua cadangan hidrokarbon Saudi yang melimpah dan salah satu yang terbesar di dunia.
Baca Juga: Fakta Apple Bukan Lagi Perusahaan Inovatif, Simak Daftarnya
5.       Rencana Peluncuran IPO Aramco Pada 2021
Menteri Energi Saudi Khalid Al Falih menjelaskan bahwa negara Arab Saudi berencana meluncurkan IPO Aramco pada 2021. Para pejabat Saudi sebelumnya mengungkapkan penjualan 5% saham Aramco dapat mengumpulkan dana USD100 miliar yang dapat digunakan untuk membiayai Visi 2030, cetak biru untuk bentuk ekonomi Saudi pada dekade mendatang.</content:encoded></item></channel></rss>
