<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhub Pastikan Tak Ada Subsidi Tiket Pesawat   </title><description>Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan tidak ada tiket pesawat yang disubsidi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/08/320/2040485/menhub-pastikan-tak-ada-subsidi-tiket-pesawat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/04/08/320/2040485/menhub-pastikan-tak-ada-subsidi-tiket-pesawat"/><item><title>Menhub Pastikan Tak Ada Subsidi Tiket Pesawat   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/08/320/2040485/menhub-pastikan-tak-ada-subsidi-tiket-pesawat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/04/08/320/2040485/menhub-pastikan-tak-ada-subsidi-tiket-pesawat</guid><pubDate>Senin 08 April 2019 12:32 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/08/320/2040485/menhub-pastikan-tak-ada-subsidi-tiket-pesawat-iPLYEwZJeF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/08/320/2040485/menhub-pastikan-tak-ada-subsidi-tiket-pesawat-iPLYEwZJeF.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan tidak ada tiket pesawat yang disubsidi oleh pemerintah dalam rangka menekan harga tiket yang masih tinggi.

&quot;Tidak ada, omongan itu,&quot; ujarnya di Gedung Kemenhub Jakarta, Senin (8/4/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Menhub Warning Garuda Cs: Jangan Naikkan Harga Tiket Pesawat Seenaknya!
Namun, lanjut dia, pihaknya berharap agar maskapai penerbangan memberikan harga yang sesuai tarif batas atas dan bawah yang ditetapkan oleh Kemenhub.

&quot;Jadi, saya berharap maskapai memberikan harga yang bervariasi terutama tarif yang terjangkau bagi masyarakat,&quot; kata dia.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan memberikan warning kepada pihak maskapai untuk tidak menaikan harga tiket pesawat seenaknya. Apalagi, pemerintah sendiri sudah menaikan batas bawah dari 30% menjadi 35%.
&amp;nbsp;Baca Juga: Menhub Klaim Harga Tiket Pesawat Sudah Turun
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, warning tersebut ditunjukan kepada seluruh maskapai penerbangan khususnya Garuda Indonesia Group dan Lion Group. Sebab dalam dua bulan terakhir ini, kedua maskapai tersebut mendapatkan banyak kritikan dari masyarakat karena mahalnya tiket.

&quot;Di masa mendatang namanya tarif itu tidak sekena hati, Karena ada Tarif Batas Bawah (TBB) dan Tarif Batas Atas (TBB) dan ditetapkan batas atas,&quot; ujarnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan tidak ada tiket pesawat yang disubsidi oleh pemerintah dalam rangka menekan harga tiket yang masih tinggi.

&quot;Tidak ada, omongan itu,&quot; ujarnya di Gedung Kemenhub Jakarta, Senin (8/4/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Menhub Warning Garuda Cs: Jangan Naikkan Harga Tiket Pesawat Seenaknya!
Namun, lanjut dia, pihaknya berharap agar maskapai penerbangan memberikan harga yang sesuai tarif batas atas dan bawah yang ditetapkan oleh Kemenhub.

&quot;Jadi, saya berharap maskapai memberikan harga yang bervariasi terutama tarif yang terjangkau bagi masyarakat,&quot; kata dia.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan memberikan warning kepada pihak maskapai untuk tidak menaikan harga tiket pesawat seenaknya. Apalagi, pemerintah sendiri sudah menaikan batas bawah dari 30% menjadi 35%.
&amp;nbsp;Baca Juga: Menhub Klaim Harga Tiket Pesawat Sudah Turun
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, warning tersebut ditunjukan kepada seluruh maskapai penerbangan khususnya Garuda Indonesia Group dan Lion Group. Sebab dalam dua bulan terakhir ini, kedua maskapai tersebut mendapatkan banyak kritikan dari masyarakat karena mahalnya tiket.

&quot;Di masa mendatang namanya tarif itu tidak sekena hati, Karena ada Tarif Batas Bawah (TBB) dan Tarif Batas Atas (TBB) dan ditetapkan batas atas,&quot; ujarnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
