<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waduk Jatiluhur dan Juanda Punya Manfaat Ekonomi hingga Rp20 Triliun   </title><description>Perum Jasa Tirta II (PJT) menjaga ketahanan air nasional di Waduk Jatiluhur dan juga Juanda</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/10/320/2041734/waduk-jatiluhur-dan-juanda-punya-manfaat-ekonomi-hingga-rp20-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/04/10/320/2041734/waduk-jatiluhur-dan-juanda-punya-manfaat-ekonomi-hingga-rp20-triliun"/><item><title>Waduk Jatiluhur dan Juanda Punya Manfaat Ekonomi hingga Rp20 Triliun   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/10/320/2041734/waduk-jatiluhur-dan-juanda-punya-manfaat-ekonomi-hingga-rp20-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/04/10/320/2041734/waduk-jatiluhur-dan-juanda-punya-manfaat-ekonomi-hingga-rp20-triliun</guid><pubDate>Rabu 10 April 2019 19:51 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/10/320/2041734/waduk-jatiluhur-dan-juanda-punya-manfaat-ekonomi-hingga-rp20-triliun-i8zoHKvYFN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Waduk Jatiluhur (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/10/320/2041734/waduk-jatiluhur-dan-juanda-punya-manfaat-ekonomi-hingga-rp20-triliun-i8zoHKvYFN.jpg</image><title>Waduk Jatiluhur (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Perum Jasa Tirta II (PJT) menjaga ketahanan air nasional di Waduk Jatiluhur dan juga Juanda. Selain memiliki manfaatnya sangat dibutuhkan oleh masyarakat,  manfaat ekonomi dari hadirnya waduk memiliki nilai hingga triliunan Rupiah.
Direktur Utama PJT II U Saefuddin Noer mengatakan, Bendungan Juanda selesai dibangun pada 1967 dan menjadi sumber irigasi utama bagi 300.000 lahan pertanian di Jawa Barat. Pasokan air yang stabil membuat petani bisa melakukan panen lebih dari sekali dalam setahun.
Diperkirakan, manfaat ekonomi dari irigasi pertanian ditaksir mencapai Rp13,86 triliun hingga Rp20 triliun per tahun.
Selain  irigasi, Bendungan Juanda juga menggerakkan enam turbin yang bisa menghasilkan listrik 187 megawatt. PJT II juga memasok sekitar 80% kebutuhan air untuk warga DKI Jakarta.
Baca Juga: Difungsikan sebagai PLTA, Bendungan Tertinggi di Indonesia Rampung 2023
Saat ini, PJT II juga sedang menyiapkam proyek sistem penyediaan air minum (SPAM) berkapasitas 5.000 liter per detik yang akan dialirkan ke wilayah Jakarta, Bekasi, dan Karawang.
&quot;Bahwa sebenernya manfaat air itu sekitar Rp20 triliun dalam setahun,&quot; ujarnya melalui keterangan tertulis, Rabu (10/4/2019).

Menurut Saefudin, wilayah sungai dan bendungan harus dijaga dari kerusakan agar bisa terus dimanfaatkan dalam jangka panjang.  Apalagi air ini bisa digunakan sebagai irigasi, air baku, pariwisata hingga tenaga listrik.
Apalagi menurutnya, saat ini kondisi air bumi semakin menurun. Sedangkan kebutuhan air terus bertambah khususnya demi keberlangsungan hidup umat manusia.
Baca Juga: Penampakan Bendungan Paselloreng yang Rampung Juli 2019
&quot;Gerakan bersihkan air di Waduk Jatiluhur ini menjadi upaya perusahaan untuk melindungi dan melestarikan waduk sebagai salah satu sumber air yang bermanfaat bagi masyarakat,&quot; ucapnya.
Tidak lupa Saefudin juga mengajak  para generasi Milenial untuk peduli terhadap lingkungan khususnya keberlanjutan dan ketersediaan air. Peran generasi ini, lsangat dibutuhkan untuk kemajuan dan inovasi perusahaan.
&quot;Melalui ide-ide kaum muda yang fresh dan kreatif kita harapkan hydrogen milenials bisa menarik perhatian masyarakat akan pentingnya pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Perum Jasa Tirta II (PJT) menjaga ketahanan air nasional di Waduk Jatiluhur dan juga Juanda. Selain memiliki manfaatnya sangat dibutuhkan oleh masyarakat,  manfaat ekonomi dari hadirnya waduk memiliki nilai hingga triliunan Rupiah.
Direktur Utama PJT II U Saefuddin Noer mengatakan, Bendungan Juanda selesai dibangun pada 1967 dan menjadi sumber irigasi utama bagi 300.000 lahan pertanian di Jawa Barat. Pasokan air yang stabil membuat petani bisa melakukan panen lebih dari sekali dalam setahun.
Diperkirakan, manfaat ekonomi dari irigasi pertanian ditaksir mencapai Rp13,86 triliun hingga Rp20 triliun per tahun.
Selain  irigasi, Bendungan Juanda juga menggerakkan enam turbin yang bisa menghasilkan listrik 187 megawatt. PJT II juga memasok sekitar 80% kebutuhan air untuk warga DKI Jakarta.
Baca Juga: Difungsikan sebagai PLTA, Bendungan Tertinggi di Indonesia Rampung 2023
Saat ini, PJT II juga sedang menyiapkam proyek sistem penyediaan air minum (SPAM) berkapasitas 5.000 liter per detik yang akan dialirkan ke wilayah Jakarta, Bekasi, dan Karawang.
&quot;Bahwa sebenernya manfaat air itu sekitar Rp20 triliun dalam setahun,&quot; ujarnya melalui keterangan tertulis, Rabu (10/4/2019).

Menurut Saefudin, wilayah sungai dan bendungan harus dijaga dari kerusakan agar bisa terus dimanfaatkan dalam jangka panjang.  Apalagi air ini bisa digunakan sebagai irigasi, air baku, pariwisata hingga tenaga listrik.
Apalagi menurutnya, saat ini kondisi air bumi semakin menurun. Sedangkan kebutuhan air terus bertambah khususnya demi keberlangsungan hidup umat manusia.
Baca Juga: Penampakan Bendungan Paselloreng yang Rampung Juli 2019
&quot;Gerakan bersihkan air di Waduk Jatiluhur ini menjadi upaya perusahaan untuk melindungi dan melestarikan waduk sebagai salah satu sumber air yang bermanfaat bagi masyarakat,&quot; ucapnya.
Tidak lupa Saefudin juga mengajak  para generasi Milenial untuk peduli terhadap lingkungan khususnya keberlanjutan dan ketersediaan air. Peran generasi ini, lsangat dibutuhkan untuk kemajuan dan inovasi perusahaan.
&quot;Melalui ide-ide kaum muda yang fresh dan kreatif kita harapkan hydrogen milenials bisa menarik perhatian masyarakat akan pentingnya pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
