<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi RI Selama 4,5 Tahun, Pengusaha: Banyak Tantangan</title><description>Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) memberikan pandangannya terhadap perekonomian Indonesia dalam 4,5 tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/11/20/2042163/ekonomi-ri-selama-4-5-tahun-pengusaha-banyak-tantangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/04/11/20/2042163/ekonomi-ri-selama-4-5-tahun-pengusaha-banyak-tantangan"/><item><title>Ekonomi RI Selama 4,5 Tahun, Pengusaha: Banyak Tantangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/11/20/2042163/ekonomi-ri-selama-4-5-tahun-pengusaha-banyak-tantangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/04/11/20/2042163/ekonomi-ri-selama-4-5-tahun-pengusaha-banyak-tantangan</guid><pubDate>Kamis 11 April 2019 17:50 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/11/20/2042163/ekonomi-ri-selama-4-5-tahun-pengusaha-banyak-tantangan-13gfGJyZ3z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/11/20/2042163/ekonomi-ri-selama-4-5-tahun-pengusaha-banyak-tantangan-13gfGJyZ3z.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) memberikan pandangannya terhadap perekonomian Indonesia dalam 4,5 tahun ini. Mereka sendiri memandang jika dalam 4,5 tahun ini ekonomi Indonesia mengalami tantangan yang cukup berat.

Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani mengatakan, selama empat setengah tahun ini banyak sekali tantangan yang dihadapi oleh perekonomian Indonesia. Khususnya tantangan dari global.
&amp;nbsp;Baca Juga: Jelang Pilpres, Pengusaha dan Serikat Pekerja Susun Roadmap Ekonomi
Hariyadi mencontohkan, salah satu tantangan yang dihadapi adalah keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau yang biasa disebut Brexit. Kemudian berlanjut pada kebijakan dari Presiden Amerika Serikat.

Menurutnya, kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan slogannya Amerika First banyak mengundang reaksi dari beberapa negara. Salah satu yang paling  berdampak adalah timbulnya perang dagang antara Amerika Serikat dengan China.

&quot;Memang bukan hal mudah, terutama faktor kondisi global yang kurang begitu kondusif dimulai sejak Brexit lalu Presiden Amerika Serikat yang terkenal dengan slogannya Amerika First yang memicu perang dagang China dan imbasnya ke kita,&quot; ujarnya dalam acara konferensi pers di Kantor Apindo, Jakarta, Kamis (11/4/2019).

Menurut Hariyadi, masih beruntung Indonesia masih tumbuh stabil diangka 5%. Pada 2018 lalu saja ekonomi Indonesia tumbuh sekitar 5,17%.

&quot;Di tengah itu kita masih bisa tumbuh 5,17%. Pertumbuhan ini masih punya potensi naik lebih tinggi lagi. Ini proses tidak mudah,&quot; katanya,
&amp;nbsp;Baca Juga: Pengusaha Harap Ekonomi Indonesia Bisa 6% pada 2020
Hariyadi menambahkan, pemerintah sendiri sudah baik untuk menggencarkan pembangunan infrastuktur dan juga pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Karena menurutnya, kedua faktor tersebut merupakan salah satu indikator dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi meskipun tidak bisa dirasakan secara langsung.

&quot;Membangun infrastruktur itu bukan perkara gampang. Ada sinyal positif yang semakin kencang sebetulnya,&quot; ucapnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) memberikan pandangannya terhadap perekonomian Indonesia dalam 4,5 tahun ini. Mereka sendiri memandang jika dalam 4,5 tahun ini ekonomi Indonesia mengalami tantangan yang cukup berat.

Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani mengatakan, selama empat setengah tahun ini banyak sekali tantangan yang dihadapi oleh perekonomian Indonesia. Khususnya tantangan dari global.
&amp;nbsp;Baca Juga: Jelang Pilpres, Pengusaha dan Serikat Pekerja Susun Roadmap Ekonomi
Hariyadi mencontohkan, salah satu tantangan yang dihadapi adalah keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau yang biasa disebut Brexit. Kemudian berlanjut pada kebijakan dari Presiden Amerika Serikat.

Menurutnya, kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan slogannya Amerika First banyak mengundang reaksi dari beberapa negara. Salah satu yang paling  berdampak adalah timbulnya perang dagang antara Amerika Serikat dengan China.

&quot;Memang bukan hal mudah, terutama faktor kondisi global yang kurang begitu kondusif dimulai sejak Brexit lalu Presiden Amerika Serikat yang terkenal dengan slogannya Amerika First yang memicu perang dagang China dan imbasnya ke kita,&quot; ujarnya dalam acara konferensi pers di Kantor Apindo, Jakarta, Kamis (11/4/2019).

Menurut Hariyadi, masih beruntung Indonesia masih tumbuh stabil diangka 5%. Pada 2018 lalu saja ekonomi Indonesia tumbuh sekitar 5,17%.

&quot;Di tengah itu kita masih bisa tumbuh 5,17%. Pertumbuhan ini masih punya potensi naik lebih tinggi lagi. Ini proses tidak mudah,&quot; katanya,
&amp;nbsp;Baca Juga: Pengusaha Harap Ekonomi Indonesia Bisa 6% pada 2020
Hariyadi menambahkan, pemerintah sendiri sudah baik untuk menggencarkan pembangunan infrastuktur dan juga pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Karena menurutnya, kedua faktor tersebut merupakan salah satu indikator dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi meskipun tidak bisa dirasakan secara langsung.

&quot;Membangun infrastruktur itu bukan perkara gampang. Ada sinyal positif yang semakin kencang sebetulnya,&quot; ucapnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
