<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Berjangka Masih Perkasa</title><description>Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange membukukan kenaikan untuk hari keempat berturut-turut.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/11/320/2041867/harga-emas-berjangka-masih-perkasa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/04/11/320/2041867/harga-emas-berjangka-masih-perkasa"/><item><title>Harga Emas Berjangka Masih Perkasa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/11/320/2041867/harga-emas-berjangka-masih-perkasa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/04/11/320/2041867/harga-emas-berjangka-masih-perkasa</guid><pubDate>Kamis 11 April 2019 08:02 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/11/320/2041867/harga-emas-berjangka-masih-perkasa-sinalgW1KF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga emas  (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/11/320/2041867/harga-emas-berjangka-masih-perkasa-sinalgW1KF.jpg</image><title>Harga emas  (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange membukukan kenaikan untuk hari keempat berturut-turut pada akhir perdagangan 10 April 2019. Harga emas naik didorong oleh dolar AS yang terus melemah dan pemangkasan perkiraan pertumbuhan global.
Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni, naik USD5,60 atau 0,43%, menjadi ditutup pada USD1.313,90 per ounce, dilansir dari Antaranews, Kamis (11/4/2019).
Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp1.500 Jadi Rp663.500/Gram
 
Dolar AS melemah terhadap mata uang utama lainnya, karena sentimen pasar tertekan oleh perkiraan suram tentang pertumbuhan global oleh Dana Moneter Internasional (IMF). IMF merevisi perkiraannya untuk pertumbuhan global menjadi 3,3%, turun 0,2 poin persentase dari proyeksi Januari.
IMF sekarang memperkirakan 70% ekonomi global akan mengalami perlambatan pertumbuhan pada 2019, yang mendorong daya tarik terhadap emas sebagai salah satu aset safe haven.

Dolar AS juga tertekan karena para pedagang mencerna risalah yang baru dirilis oleh Federal Reserve (Fed). Bank sentral AS merilis risalah pertemuan kebijakan moneter Maret, dengan tidak ada perubahan dalam suku bunga yang diharapkan pada tahun ini
Jika dolar AS melemah maka emas yang dihargai dalam dolar AS biasanya akan naik karena menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya. Adapun logam lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 3,3 sen AS atau 0,22% menjadi USD15,244 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik USD9,6 atau 1,07%, menjadi ditutup pada USD908,90 per ounce.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange membukukan kenaikan untuk hari keempat berturut-turut pada akhir perdagangan 10 April 2019. Harga emas naik didorong oleh dolar AS yang terus melemah dan pemangkasan perkiraan pertumbuhan global.
Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni, naik USD5,60 atau 0,43%, menjadi ditutup pada USD1.313,90 per ounce, dilansir dari Antaranews, Kamis (11/4/2019).
Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp1.500 Jadi Rp663.500/Gram
 
Dolar AS melemah terhadap mata uang utama lainnya, karena sentimen pasar tertekan oleh perkiraan suram tentang pertumbuhan global oleh Dana Moneter Internasional (IMF). IMF merevisi perkiraannya untuk pertumbuhan global menjadi 3,3%, turun 0,2 poin persentase dari proyeksi Januari.
IMF sekarang memperkirakan 70% ekonomi global akan mengalami perlambatan pertumbuhan pada 2019, yang mendorong daya tarik terhadap emas sebagai salah satu aset safe haven.

Dolar AS juga tertekan karena para pedagang mencerna risalah yang baru dirilis oleh Federal Reserve (Fed). Bank sentral AS merilis risalah pertemuan kebijakan moneter Maret, dengan tidak ada perubahan dalam suku bunga yang diharapkan pada tahun ini
Jika dolar AS melemah maka emas yang dihargai dalam dolar AS biasanya akan naik karena menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya. Adapun logam lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 3,3 sen AS atau 0,22% menjadi USD15,244 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik USD9,6 atau 1,07%, menjadi ditutup pada USD908,90 per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
