<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani: Perempuan Bisa Ciptakan Lapangan Kerja dengan Teknologi</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai, dengan perkembangan  teknologi yang ada, perempuan bisa menciptakan lapangan pekerjaan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/24/320/2047566/sri-mulyani-perempuan-bisa-ciptakan-lapangan-kerja-dengan-teknologi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/04/24/320/2047566/sri-mulyani-perempuan-bisa-ciptakan-lapangan-kerja-dengan-teknologi"/><item><title>Sri Mulyani: Perempuan Bisa Ciptakan Lapangan Kerja dengan Teknologi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/24/320/2047566/sri-mulyani-perempuan-bisa-ciptakan-lapangan-kerja-dengan-teknologi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/04/24/320/2047566/sri-mulyani-perempuan-bisa-ciptakan-lapangan-kerja-dengan-teknologi</guid><pubDate>Rabu 24 April 2019 17:45 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/24/320/2047566/sri-mulyani-perempuan-bisa-ciptakan-lapangan-kerja-dengan-teknologi-4iojha3dr8.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Yohana/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/24/320/2047566/sri-mulyani-perempuan-bisa-ciptakan-lapangan-kerja-dengan-teknologi-4iojha3dr8.jpeg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Yohana/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Dalam dunia kerja peran perempuan memang masih lebih kecil ketimbang laki-laki. Kendati demikian, bukan berarti perempuan tidak bisa menciptakan lapangan kerja.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai, dengan perkembangan teknologi yang ada, perempuan bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Seperti melalui e-commerce, di mana semakin banyak perempuan menciptakan peluang kerja.
Baca Juga:&amp;nbsp; Long Weekend, Sri Mulyani Pilih Jadi Juru Masak
 
&quot;Dalam e-commerce ini kita melihat statistik yang menggembirakan. Di mana partisipasi perempuan mencapai 35% dalam hal kontribusi mereka terhadap penciptaan lapangan kerja yang signifikan terkait dengan e-commerce,&quot; ujarnya dalam diskusi peran perempuan pada perekonomian di Hotel Shangrila, Jakarta, Rabu (24/9/2019).
Perkembangan teknologi memang terjadi sangat pesat. Menurutnya, perkembangan itu bisa mengatasi kendala perempuan yang ingin tetap bekerja, namun sekaligus menjadi ibu rumah tangga.

&quot;Perempuan biasanya menjadi seorang ibu yang biasanya secara default diharapkan untuk menjaga keluarga dan anak-anak,  sementara pada saat yang sama mereka juga ingin melanjutkan mengejar apa pun yang mereka inginkan,&quot; katanya.
Oleh sebab itu, dengan perkembangan teknologi, perempuan memiliki ruang untuk meningkatkan kualitas dirinya. Sehingga akan semakin banyak perempuan yang berpartisipasi dalam angkatan kerja.
&quot;Teknologi dapat memecahkan masalah, contohnya melalui e-commerce. Semoga ke depan semakin banyak partisipasi perempuan dalam angkatan kerja,&quot;ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Dalam dunia kerja peran perempuan memang masih lebih kecil ketimbang laki-laki. Kendati demikian, bukan berarti perempuan tidak bisa menciptakan lapangan kerja.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai, dengan perkembangan teknologi yang ada, perempuan bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Seperti melalui e-commerce, di mana semakin banyak perempuan menciptakan peluang kerja.
Baca Juga:&amp;nbsp; Long Weekend, Sri Mulyani Pilih Jadi Juru Masak
 
&quot;Dalam e-commerce ini kita melihat statistik yang menggembirakan. Di mana partisipasi perempuan mencapai 35% dalam hal kontribusi mereka terhadap penciptaan lapangan kerja yang signifikan terkait dengan e-commerce,&quot; ujarnya dalam diskusi peran perempuan pada perekonomian di Hotel Shangrila, Jakarta, Rabu (24/9/2019).
Perkembangan teknologi memang terjadi sangat pesat. Menurutnya, perkembangan itu bisa mengatasi kendala perempuan yang ingin tetap bekerja, namun sekaligus menjadi ibu rumah tangga.

&quot;Perempuan biasanya menjadi seorang ibu yang biasanya secara default diharapkan untuk menjaga keluarga dan anak-anak,  sementara pada saat yang sama mereka juga ingin melanjutkan mengejar apa pun yang mereka inginkan,&quot; katanya.
Oleh sebab itu, dengan perkembangan teknologi, perempuan memiliki ruang untuk meningkatkan kualitas dirinya. Sehingga akan semakin banyak perempuan yang berpartisipasi dalam angkatan kerja.
&quot;Teknologi dapat memecahkan masalah, contohnya melalui e-commerce. Semoga ke depan semakin banyak partisipasi perempuan dalam angkatan kerja,&quot;ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
