<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ramalan Bank Dunia dan Ekonomi RI Stagnan 5,2%</title><description>Perlambatan pertumbuhan ekonomi di negara berkembang seperti Asia Timur dan Pasifik</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/25/20/2047501/ramalan-bank-dunia-dan-ekonomi-ri-stagnan-5-2</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/04/25/20/2047501/ramalan-bank-dunia-dan-ekonomi-ri-stagnan-5-2"/><item><title>Ramalan Bank Dunia dan Ekonomi RI Stagnan 5,2%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/25/20/2047501/ramalan-bank-dunia-dan-ekonomi-ri-stagnan-5-2</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/04/25/20/2047501/ramalan-bank-dunia-dan-ekonomi-ri-stagnan-5-2</guid><pubDate>Kamis 25 April 2019 03:03 WIB</pubDate><dc:creator>Retno Tri Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/24/20/2047501/ramalan-bank-dunia-dan-ekonomi-ri-stagnan-5-2-jxFvENiNXg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/24/20/2047501/ramalan-bank-dunia-dan-ekonomi-ri-stagnan-5-2-jxFvENiNXg.jpg</image><title>Foto: Reuters</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Bank Dunia melaporkan bahwa ada perlambatan pertumbuhan ekonomi di negara berkembang seperti Asia Timur dan Pasifik sebesar 6%. Perlambatan tersebut dipengaruhi tantangan global.
Adanya upaya untuk mengatasi ketidakpastian yang masih bisa melanda kawasan Asia Timur dan Pasifik. Ketidakpastian global mencakup perlambatan ekonomi lebih lanjut di negara maju, pelemahan di China dan ketegangan dari perang dagang.
Untuk menghadapi risiko ini, laporan mengingatkan pentingnya upaya penguatan penyangga, termasuk membangun cadangan internasional, yang pernah dilakukan untuk mengelola gejolak nilai tukar pada 2018.
Baca Selengkapnya: Bank Dunia Ramal Ekonomi Asia Timur dan Pasifik Melambat Jadi 6%
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Bank Dunia melaporkan bahwa ada perlambatan pertumbuhan ekonomi di negara berkembang seperti Asia Timur dan Pasifik sebesar 6%. Perlambatan tersebut dipengaruhi tantangan global.
Adanya upaya untuk mengatasi ketidakpastian yang masih bisa melanda kawasan Asia Timur dan Pasifik. Ketidakpastian global mencakup perlambatan ekonomi lebih lanjut di negara maju, pelemahan di China dan ketegangan dari perang dagang.
Untuk menghadapi risiko ini, laporan mengingatkan pentingnya upaya penguatan penyangga, termasuk membangun cadangan internasional, yang pernah dilakukan untuk mengelola gejolak nilai tukar pada 2018.
Baca Selengkapnya: Bank Dunia Ramal Ekonomi Asia Timur dan Pasifik Melambat Jadi 6%
</content:encoded></item></channel></rss>
