<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Industri Automotif Lesu, Astra Otoparts Pede Masih Bisa Tumbuh</title><description>PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) optimistis kinerja tahun ini akan tumbuh di atas industri automotif.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/26/278/2048431/industri-automotif-lesu-astra-otoparts-pede-masih-bisa-tumbuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/04/26/278/2048431/industri-automotif-lesu-astra-otoparts-pede-masih-bisa-tumbuh"/><item><title>Industri Automotif Lesu, Astra Otoparts Pede Masih Bisa Tumbuh</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/26/278/2048431/industri-automotif-lesu-astra-otoparts-pede-masih-bisa-tumbuh</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/04/26/278/2048431/industri-automotif-lesu-astra-otoparts-pede-masih-bisa-tumbuh</guid><pubDate>Jum'at 26 April 2019 16:22 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/26/278/2048431/industri-automotif-lesu-astra-otoparts-pede-masih-bisa-tumbuh-7CgAUJUbyh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/26/278/2048431/industri-automotif-lesu-astra-otoparts-pede-masih-bisa-tumbuh-7CgAUJUbyh.jpg</image><title>Ilustrasi: Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) optimistis kinerja tahun ini akan tumbuh di atas industri automotif. Meskipun saat ini kondisi industri sedang stagnan.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada kuartal I 2019 penjualan mobil secara wholesales (pabrik ke dealer) turun 13% menjadi 253.863 unit dibanding periode yang sama tahun lalu 292.031 unit.
Baca Juga: Astra Otoparts Cetak Laba Rp159,17 Miliar
 
Direktur Keuangan Astra Otoparts Wanny Wijaya menyatakan, pihaknya optimistis bisa menggenjot kinerja di atas industri, sebab pada kuartal I 2019 saja AUTO sudah membukukan pendapatan Rp3,94 triliun. Tumbuh 2,74% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp3,83 triliun.
&quot;Sedangkan laba bersih kami berhasil tumbuh 9,15% dari Rp145 miliar di kuartal I 2018 menjadi Rp1259 miliar di kuartal I 2019,&quot; jelas dia dalam diskusi di Menara Astra, Jakarta, Jumat (26/4/2019).

Wanny menjelaskan, seiring dengan turunnya penjualan mobil, hal itu memang berpengaruh pada penjualan suku cadang mobil oleh AUTO. Kendati demikian, perseroan tetap mampu mencatatkan angka pertumbuhan penjualan dengan porsinya justru meningkat menjadi 57% dari tahun lalu yang 56%.
Sedangkan untuk roda dua, tercatat porsinya sebesar 39%, sama seperti periode kuartal I 2018.
&quot;Jadi kontribusi roda empat itu masih besar walaupun penjualan mengalami penurunan, karena harga komponen mobil lebih besar dan banyak ketimbang dari roda dua,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) optimistis kinerja tahun ini akan tumbuh di atas industri automotif. Meskipun saat ini kondisi industri sedang stagnan.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada kuartal I 2019 penjualan mobil secara wholesales (pabrik ke dealer) turun 13% menjadi 253.863 unit dibanding periode yang sama tahun lalu 292.031 unit.
Baca Juga: Astra Otoparts Cetak Laba Rp159,17 Miliar
 
Direktur Keuangan Astra Otoparts Wanny Wijaya menyatakan, pihaknya optimistis bisa menggenjot kinerja di atas industri, sebab pada kuartal I 2019 saja AUTO sudah membukukan pendapatan Rp3,94 triliun. Tumbuh 2,74% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp3,83 triliun.
&quot;Sedangkan laba bersih kami berhasil tumbuh 9,15% dari Rp145 miliar di kuartal I 2018 menjadi Rp1259 miliar di kuartal I 2019,&quot; jelas dia dalam diskusi di Menara Astra, Jakarta, Jumat (26/4/2019).

Wanny menjelaskan, seiring dengan turunnya penjualan mobil, hal itu memang berpengaruh pada penjualan suku cadang mobil oleh AUTO. Kendati demikian, perseroan tetap mampu mencatatkan angka pertumbuhan penjualan dengan porsinya justru meningkat menjadi 57% dari tahun lalu yang 56%.
Sedangkan untuk roda dua, tercatat porsinya sebesar 39%, sama seperti periode kuartal I 2018.
&quot;Jadi kontribusi roda empat itu masih besar walaupun penjualan mengalami penurunan, karena harga komponen mobil lebih besar dan banyak ketimbang dari roda dua,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
