<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Investasi di Startup, Ini Kata Boy Thohir</title><description>Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Garibaldi Thohir berinvestasi menjadi pemegang saham mayoritas perusahaan rintisan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/27/320/2048721/investasi-di-startup-ini-kata-boy-thohir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/04/27/320/2048721/investasi-di-startup-ini-kata-boy-thohir"/><item><title>Investasi di Startup, Ini Kata Boy Thohir</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/27/320/2048721/investasi-di-startup-ini-kata-boy-thohir</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/04/27/320/2048721/investasi-di-startup-ini-kata-boy-thohir</guid><pubDate>Sabtu 27 April 2019 11:51 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/27/320/2048721/investasi-di-startup-ini-kata-boy-thohir-IV71a8NT8J.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Boy Thohir (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/27/320/2048721/investasi-di-startup-ini-kata-boy-thohir-IV71a8NT8J.jpg</image><title>Foto: Boy Thohir (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Garibaldi Thohir berinvestasi menjadi pemegang saham mayoritas perusahaan rintisan (startup), Umma. Startup yang menyediakan platform untuk mempermudah ibadah kaum muslim dengan nilai yang tidak dipublikasikan.

Pria yang akrab disapa Boy Thohir menyatakan ketertarikannya terhadap platform terkait agama sejalan dengan riset lembaga Internasional Pew Research Center yang menyatakan 93% responden di Indonesia menganggap agama memiliki peran penting dalam kehidupan mereka.

&amp;ldquo;Jumlah pengguna yang cukup tinggi  membuktikan bahwa pembelajaran akan Islam telah menyatu dengan dan menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari mulai dari halal travel, fesyen &amp;amp; hobi serta gerakan komunitas terutama di generasi muda,&amp;rdquo; ujar Boy dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Sabtu (27/4/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: KEIN Mendorong Startup Jadi Kelas Dunia
Menurut Garibaldi, aplikasi Umma mengerti tentang kebutuhan masyarakat muslim di Indonesia, termasuk kalangan milenial. Aplikasi ini menawarkan dukungan kemudahan bagi umat Islam dalam beribadah dengan berbagai konten Islami yang dipersonalisasi.

&amp;ldquo;Pengembangan Umma sangat terbuka untuk dapat memfasilitasi berbagai kebutuhan lain masyarakat muslim di tanah air. Harapannya platform ini dapat menjadi platform Rahmatan Lil Alamin dan dapat menjadi pilihan dan pemersatu umat Islam Indonesia,&amp;rdquo; ujarnya.

CEO dan Co-Founder Umma Indra Wiralaksmana menyatakan, per April 2019, aplikasi Umma telah diunduh oleh lebih dari 2,5 juta pengguna di Indonesia dengan pertumbuhan pengguna yang cukup tinggi, yakni sekitar 50% per kuartal dari periode Ramadan tahun 2018.
&amp;nbsp;Baca Juga: Fakta-Fakta Boy Thohir Tukar Dolar Senilai Rp25 Triliun
Saat ini, konten aplikasi Umma telah diisi lebih dari 80 ustaz dan ulama populer di tengah masyarakat yang siap berbagi informasi kepada para pengguna.

&amp;ldquo;Misi kami adalah membantu pengguna untuk bersama-sama menjadi muslim yang lebih baik (khairu ummah) melalui pemanfaatan teknologi.  Aplikasi kami dikembangkan untuk menjawab kebutuhan kaum muslim akan informasi seputar Islam yang terpercaya dalam satu wadah,&amp;rdquo; ujarnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Garibaldi Thohir berinvestasi menjadi pemegang saham mayoritas perusahaan rintisan (startup), Umma. Startup yang menyediakan platform untuk mempermudah ibadah kaum muslim dengan nilai yang tidak dipublikasikan.

Pria yang akrab disapa Boy Thohir menyatakan ketertarikannya terhadap platform terkait agama sejalan dengan riset lembaga Internasional Pew Research Center yang menyatakan 93% responden di Indonesia menganggap agama memiliki peran penting dalam kehidupan mereka.

&amp;ldquo;Jumlah pengguna yang cukup tinggi  membuktikan bahwa pembelajaran akan Islam telah menyatu dengan dan menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari mulai dari halal travel, fesyen &amp;amp; hobi serta gerakan komunitas terutama di generasi muda,&amp;rdquo; ujar Boy dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Sabtu (27/4/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: KEIN Mendorong Startup Jadi Kelas Dunia
Menurut Garibaldi, aplikasi Umma mengerti tentang kebutuhan masyarakat muslim di Indonesia, termasuk kalangan milenial. Aplikasi ini menawarkan dukungan kemudahan bagi umat Islam dalam beribadah dengan berbagai konten Islami yang dipersonalisasi.

&amp;ldquo;Pengembangan Umma sangat terbuka untuk dapat memfasilitasi berbagai kebutuhan lain masyarakat muslim di tanah air. Harapannya platform ini dapat menjadi platform Rahmatan Lil Alamin dan dapat menjadi pilihan dan pemersatu umat Islam Indonesia,&amp;rdquo; ujarnya.

CEO dan Co-Founder Umma Indra Wiralaksmana menyatakan, per April 2019, aplikasi Umma telah diunduh oleh lebih dari 2,5 juta pengguna di Indonesia dengan pertumbuhan pengguna yang cukup tinggi, yakni sekitar 50% per kuartal dari periode Ramadan tahun 2018.
&amp;nbsp;Baca Juga: Fakta-Fakta Boy Thohir Tukar Dolar Senilai Rp25 Triliun
Saat ini, konten aplikasi Umma telah diisi lebih dari 80 ustaz dan ulama populer di tengah masyarakat yang siap berbagi informasi kepada para pengguna.

&amp;ldquo;Misi kami adalah membantu pengguna untuk bersama-sama menjadi muslim yang lebih baik (khairu ummah) melalui pemanfaatan teknologi.  Aplikasi kami dikembangkan untuk menjawab kebutuhan kaum muslim akan informasi seputar Islam yang terpercaya dalam satu wadah,&amp;rdquo; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
