<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ibu Kota Pindah, Sri Mulyani Tunggu Rencana Matang dari Bappenas</title><description>Pemerintah berencana memindah Ibu Kota Indonesia dari Jakarta ke kota lain di luar Pulau Jawa.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/30/470/2049881/ibu-kota-pindah-sri-mulyani-tunggu-rencana-matang-dari-bappenas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/04/30/470/2049881/ibu-kota-pindah-sri-mulyani-tunggu-rencana-matang-dari-bappenas"/><item><title>Ibu Kota Pindah, Sri Mulyani Tunggu Rencana Matang dari Bappenas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/04/30/470/2049881/ibu-kota-pindah-sri-mulyani-tunggu-rencana-matang-dari-bappenas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/04/30/470/2049881/ibu-kota-pindah-sri-mulyani-tunggu-rencana-matang-dari-bappenas</guid><pubDate>Selasa 30 April 2019 15:47 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/04/30/470/2049881/ibu-kota-pindah-sri-mulyani-tunggu-rencana-matang-dari-bappenas-T6HAZ9zdgk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/04/30/470/2049881/ibu-kota-pindah-sri-mulyani-tunggu-rencana-matang-dari-bappenas-T6HAZ9zdgk.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah berencana memindah Ibu Kota Indonesia dari Jakarta ke kota lain di luar Pulau Jawa. Badan Perencana Pembangunan Nasional (Bappenas) memperkirakan biaya yang dibutuhkan sekitar Rp323 triliun&amp;ndash;Rp466 triliun.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, pihaknya masih menunggu  perencanaan yang matang dari kebutuhan pemindahan Ibu Kota sehingga bisa mengalokasikan anggarannya. Kata dia, saat ini Bappenas dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah merampungkan perencanaannya dengan melihat dari pengalaman beberapa negara lain yang lebih dahulu menerapkan kebijakan itu.
Baca Juga: Pemindahan Ibu Kota Jakarta Dimulai 2020
 
&quot;Jadi untuk saat ini kita akan menunggu sampai perencanaan itu matang. Kalau perencanaan itu matang berarti estimasi dari anggarannya akan jauh lebih akurat, baru kita pikirkan bagaimana  teknis untuk pembiayaannya,&quot; jelas dia ditemui Gedung Ditjen Pajak, Jakarta, Selasa (30/4/2019).
Oleh sebab itu, menurutnya belum bisa melakukan analisa secara detil terkait pembiayaan jika perencanaannya belum  matang. &quot;Jadi sekali lagi kita masih menunggu perencanaannya,&quot; tekannya.

Kendati demikian, Sri Mulyani menyatakan perancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 akan tetap berjalan, meski dia tak  bisa memastikan apakah anggaran pemindahan Ibu Kota masuk ke dalamnya.
&quot;Secara siklus APBN 2020 harus sudah kita siapkan dan bulan Mei nanti juga sudah mulai akan membahas awal dengan DPR terkait rancangan APBN 2020,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah berencana memindah Ibu Kota Indonesia dari Jakarta ke kota lain di luar Pulau Jawa. Badan Perencana Pembangunan Nasional (Bappenas) memperkirakan biaya yang dibutuhkan sekitar Rp323 triliun&amp;ndash;Rp466 triliun.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, pihaknya masih menunggu  perencanaan yang matang dari kebutuhan pemindahan Ibu Kota sehingga bisa mengalokasikan anggarannya. Kata dia, saat ini Bappenas dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah merampungkan perencanaannya dengan melihat dari pengalaman beberapa negara lain yang lebih dahulu menerapkan kebijakan itu.
Baca Juga: Pemindahan Ibu Kota Jakarta Dimulai 2020
 
&quot;Jadi untuk saat ini kita akan menunggu sampai perencanaan itu matang. Kalau perencanaan itu matang berarti estimasi dari anggarannya akan jauh lebih akurat, baru kita pikirkan bagaimana  teknis untuk pembiayaannya,&quot; jelas dia ditemui Gedung Ditjen Pajak, Jakarta, Selasa (30/4/2019).
Oleh sebab itu, menurutnya belum bisa melakukan analisa secara detil terkait pembiayaan jika perencanaannya belum  matang. &quot;Jadi sekali lagi kita masih menunggu perencanaannya,&quot; tekannya.

Kendati demikian, Sri Mulyani menyatakan perancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 akan tetap berjalan, meski dia tak  bisa memastikan apakah anggaran pemindahan Ibu Kota masuk ke dalamnya.
&quot;Secara siklus APBN 2020 harus sudah kita siapkan dan bulan Mei nanti juga sudah mulai akan membahas awal dengan DPR terkait rancangan APBN 2020,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
