<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Berjangka Naik berkat Indeks Dolar AS</title><description>Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange lebih tinggi pada akhir perdagangan 3 Mei 2019.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/05/04/320/2051402/harga-emas-berjangka-naik-berkat-indeks-dolar-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/05/04/320/2051402/harga-emas-berjangka-naik-berkat-indeks-dolar-as"/><item><title>Harga Emas Berjangka Naik berkat Indeks Dolar AS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/05/04/320/2051402/harga-emas-berjangka-naik-berkat-indeks-dolar-as</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/05/04/320/2051402/harga-emas-berjangka-naik-berkat-indeks-dolar-as</guid><pubDate>Sabtu 04 Mei 2019 09:24 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/04/320/2051402/harga-emas-berjangka-naik-berkat-indeks-dolar-as-qdjD5SsakY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga emas  (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/04/320/2051402/harga-emas-berjangka-naik-berkat-indeks-dolar-as-qdjD5SsakY.jpg</image><title>Harga emas  (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange lebih tinggi pada akhir perdagangan 3 Mei 2019, setelah sehari sebelumnya jatuh karena logam mulia didorong oleh dolar AS yang lebih lemah.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni, naik USD9,3 atau 0,73%, menjadi menetap di USD1.281,3 per ounce, dilansir dari Antaranews, Sabtu (4/5/2019).
Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Seribu Jadi Rp660.000/Gram
 
Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,3% menjadi 97,55 pada pukul 17.30 GMT.
Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS melemah maka emas berjangka akan naik karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Emas berjangka jatuh pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), ditutup pada tingkat terendah dalam 4-bulan, sehari setelah Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell melemparkan keraguan tentang prospek untuk penurunan suku bunga dalam waktu dekat.
Powell dalam konferensi pers menyusul keputusan The Fed yang diperkirakan secara luas akan mempertahankan suku bunga acuannya, menggambarkan bahwa tekanan inflasi yang lemah sebagai &quot;sementara&quot;, sehingga tidak ada alasan untuk menurunkan suku bunga.
Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 36,1 sen AS atau 2,47%, menjadi USD14,978 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli melonjak USD20,6 atau 2,41%, menjadi ditutup pada USD874,8 per ounce.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange lebih tinggi pada akhir perdagangan 3 Mei 2019, setelah sehari sebelumnya jatuh karena logam mulia didorong oleh dolar AS yang lebih lemah.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni, naik USD9,3 atau 0,73%, menjadi menetap di USD1.281,3 per ounce, dilansir dari Antaranews, Sabtu (4/5/2019).
Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Seribu Jadi Rp660.000/Gram
 
Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,3% menjadi 97,55 pada pukul 17.30 GMT.
Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS melemah maka emas berjangka akan naik karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Emas berjangka jatuh pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), ditutup pada tingkat terendah dalam 4-bulan, sehari setelah Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell melemparkan keraguan tentang prospek untuk penurunan suku bunga dalam waktu dekat.
Powell dalam konferensi pers menyusul keputusan The Fed yang diperkirakan secara luas akan mempertahankan suku bunga acuannya, menggambarkan bahwa tekanan inflasi yang lemah sebagai &quot;sementara&quot;, sehingga tidak ada alasan untuk menurunkan suku bunga.
Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 36,1 sen AS atau 2,47%, menjadi USD14,978 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli melonjak USD20,6 atau 2,41%, menjadi ditutup pada USD874,8 per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
