<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ibu Kota Pindah, Simak 8 Fakta Menariknya   </title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui rencana pemindahan Ibu Kota Negara ke luar Pulau Jawa</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/05/04/470/2050718/ibu-kota-pindah-simak-8-fakta-menariknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/05/04/470/2050718/ibu-kota-pindah-simak-8-fakta-menariknya"/><item><title>Ibu Kota Pindah, Simak 8 Fakta Menariknya   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/05/04/470/2050718/ibu-kota-pindah-simak-8-fakta-menariknya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/05/04/470/2050718/ibu-kota-pindah-simak-8-fakta-menariknya</guid><pubDate>Sabtu 04 Mei 2019 06:01 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/02/470/2050718/ibu-kota-pindah-simak-8-fakta-menariknya-eup622Bozg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jakarta (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/02/470/2050718/ibu-kota-pindah-simak-8-fakta-menariknya-eup622Bozg.jpg</image><title>Jakarta (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui rencana pemindahan Ibu Kota Negara ke luar Pulau Jawa. Hal ini pun menjadi salah satu topik perbincangan yang ramai pada minggu ini.
Okezone pun merangkum beberapa fakta-fakta terkait pemindahan Ibu Kota Negara, Sabtu (4/5/2019).
1. 3 Alternatif Kajian Pemindahan Ibu Kota
Alternatif pertama adalah ibu kota tetap di Jakarta tetapi dibuat government district atau distrik khusus untuk pemerintahan, yaitu daerah di seputaran istana dan Monas dan sekitarnya itu akan dibuat khusus hanya untuk kantor pemerintahan, khususnya kementerian lembaga.
Alternatif kedua, seperti Putra Jaya di Malaysia, adalah memindahkan pusat pemerintahan ke wilayah dekat Jakarta, misalnya di seputaran Jabodetabek, tentunya dengan ketersediaan lahan. Tetapi kelemahannya, menurut Menteri PPN/Kepala Bappenas itu, adalah tetap membuat perekonomian Indonesia terpusat di daerah Jakarta dan sekitarnya atau wilayah Metropolitan Jakarta.
Atau alternatif ketiga yaitu memindahkan ibu kota langsung ke luar Jawa, seperti contoh misalkan Brazil yang memindahkan dari Rio de Janeiro ke Brasilia yang jauh ya Amazon, kemudian Canberra di antara Sydney dan Melbourne. Demikian juga Astana-Kazakhstan karena ibu kotanya ini dipindah lebih dekat ke arah tengah dari negaranya dan Naypyidaw yang juga lebih ke dalam negara Myanmar.
2. Besarnya Anggaran untuk Pemindahan Ibu Kota
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencana Pembangunan Nasional (Bappenas) memperkirakan biaya yang dibutuhkan untuk memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke kota lain di luar Pulau Jawa sekitar Rp323 triliun &amp;ndash; Rp466 triliun.
&amp;ldquo;Dari situ kita mencoba membuat estimasi besranya pembiayaan tadi. Estimasi besarnya pembiayaan di mana skenario 1 diperkirakan kan membutuhkan biaya Rp466 triliun atau USD33 miliar. Skenario 2, lebih kecil karena kotanya lebih kecil yaitu Rp323 triliun atau USD23 miliar,&amp;rdquo; jelas Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro.
3. OJK dan Bank Indonesia Tetap di Jakarta
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro mengatakan, nantinya pusat pemerintahan baik itu lembaga Eksekutif, Yudikatif dan Legislatif akan ikut pindah. Sedangkan lembaga yang menunjang bisnis akan tetap berada di Jakarta
Bambang mencontohkan, salah satu lembaga non pemerintah yang akan tetap berada di Jakarta adalah Bank Indonesia. Selain itu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga akan tetap berada di Jakarta.
&quot;Mereka masih tetap di Jakarta kaya BI, OJK dan LPS,&quot; ujarnya.
4. 3 Lokasi yang Jadi Kandidat Ibu Kota Baru
Jika dilihat dari faktor kebencanaan ada tiga wilayah yang berpotensi untuk menjadi Ibu Kota baru. Daerah pertama adalah Sumatera bagian timur. Ada beberapa daerah yang berada di wilayah bagian timur Sumatera. Labuhan Batu Selatan (Labusel) berpusat di Kota Pinang. Labuhan Batu (Induk) berpusat di Rantau Perapat.Labuhan Batu Utara (Labura) berpusat di Aek Kanopan. Asahan berpusat  di Kisaran dan Batubara di Limapuluh. Serta Satu kota adalah Tanjung  Balai.
Selain Sumatera bagian timur, wilayah lain yang berpeluang jadi ibu  kota baru adalah seluruh pulau Kalimantan. Sejauh ini, Palangkaraya yang  muncul kepermukaan sejak beberapa tahun lalu diwacanakan.
5. Desain Ibu Kota Baru
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro  mengatakan, memang desain dari ibu kota baru ini bukan untuk kota yang  ditinggali banyak orang. Bahkan dalam rancangannya, pemerintah akan  mengontrol jumlah masyarakat yang ada di ibu kota baru tersebut.
&quot;Kalau ada yang bicara &amp;lsquo;Ah nanti kotanya sepi&amp;rsquo; Memang kita enggak desain kota itu jadi kota seperti Jakarta,&quot; ujarnya.
Lagi pula, lanjut Bambang, seperti negara lain, ibu kota baru itu  memang tidak perlu memiliki penduduk yang banyak seperti pusat bisnis.  Sebagai salah satu contohnya adalah New York dan Washington DC.
&quot;Contoh Washington apakah memang itu sama kaya di New York? Tidak  memang di bawah New York sebagai pusat bisnis sama seperti ide  pemerintah sekarang,&quot; ujarnya.
6. Ibu Kota Mulai Dipindah 2020
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro  mengatakan, wacana pemindahan ibu kota menuju luar pulau Jawa  direncanakan akan dimulai pada 2020. Sebab, pemerintah harus mencari  terlebih dahulu penentuan kota serta desain ibu kota baru tersebut.
Menurut Bambang, pemindahan ibu kota sendiri jika mengacu pada negara  lain membutuhkan waktu sekitar 10 tahun. Artinya jika dimulai pada  2020, Indonesia bisa memiliki ibu kota baru pada 2030 mendatang.
&quot;Targetnya 5-10 tahun, dan kita ingin agar beban Jakarta bisa  dikurangi dengan memindahkan pusat pemerintahan di ibu kota baru,&quot;  ucapnya.
7. 2 Konsep Pemindahan Ibu Kota
Ada dua skenario yang akan dilakukan untuk memindahkan Ibu Kota. Skenario pertama adalah pemindahan dengan waktu lima tahun.
Sedangkan konsep yang kedua adalah pemindahan ibu kota ini akan  dilakukan dalam tempo waktu sepuluh tahun. Masing-masing konsep ini  memiliki kelebihan dan kekurangannya.
8. Contoh Korea Selatan
Pemerintah ingin mangadopsi konsep pemindahan ibu kota baru seperti  yang dilakukan oleh Korea Selatan. Ibu kota baru ini nantinya tidak  harus menjadi kota besar dengan penduduk yang banyak seperti DKI  Jakarta.
Korea Selatan memindahkan ibu kotanya dari Seoul menuju Sejong.  Pemindahan ditargetkan rampung pada 2030 dengan desain untuk 500.000  jiwa penduduk.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro  mengatakan, alasan ingin meniru Korea Selatan adalah karena kondisi kota  antara Jakarta dengan Seoul sangat mirip. Di mana kedua kota ini  menjadi salah satu kota terpadat di dunia karena ada pusat pemerintahan  dengan pusat bisnis.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui rencana pemindahan Ibu Kota Negara ke luar Pulau Jawa. Hal ini pun menjadi salah satu topik perbincangan yang ramai pada minggu ini.
Okezone pun merangkum beberapa fakta-fakta terkait pemindahan Ibu Kota Negara, Sabtu (4/5/2019).
1. 3 Alternatif Kajian Pemindahan Ibu Kota
Alternatif pertama adalah ibu kota tetap di Jakarta tetapi dibuat government district atau distrik khusus untuk pemerintahan, yaitu daerah di seputaran istana dan Monas dan sekitarnya itu akan dibuat khusus hanya untuk kantor pemerintahan, khususnya kementerian lembaga.
Alternatif kedua, seperti Putra Jaya di Malaysia, adalah memindahkan pusat pemerintahan ke wilayah dekat Jakarta, misalnya di seputaran Jabodetabek, tentunya dengan ketersediaan lahan. Tetapi kelemahannya, menurut Menteri PPN/Kepala Bappenas itu, adalah tetap membuat perekonomian Indonesia terpusat di daerah Jakarta dan sekitarnya atau wilayah Metropolitan Jakarta.
Atau alternatif ketiga yaitu memindahkan ibu kota langsung ke luar Jawa, seperti contoh misalkan Brazil yang memindahkan dari Rio de Janeiro ke Brasilia yang jauh ya Amazon, kemudian Canberra di antara Sydney dan Melbourne. Demikian juga Astana-Kazakhstan karena ibu kotanya ini dipindah lebih dekat ke arah tengah dari negaranya dan Naypyidaw yang juga lebih ke dalam negara Myanmar.
2. Besarnya Anggaran untuk Pemindahan Ibu Kota
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencana Pembangunan Nasional (Bappenas) memperkirakan biaya yang dibutuhkan untuk memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke kota lain di luar Pulau Jawa sekitar Rp323 triliun &amp;ndash; Rp466 triliun.
&amp;ldquo;Dari situ kita mencoba membuat estimasi besranya pembiayaan tadi. Estimasi besarnya pembiayaan di mana skenario 1 diperkirakan kan membutuhkan biaya Rp466 triliun atau USD33 miliar. Skenario 2, lebih kecil karena kotanya lebih kecil yaitu Rp323 triliun atau USD23 miliar,&amp;rdquo; jelas Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro.
3. OJK dan Bank Indonesia Tetap di Jakarta
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro mengatakan, nantinya pusat pemerintahan baik itu lembaga Eksekutif, Yudikatif dan Legislatif akan ikut pindah. Sedangkan lembaga yang menunjang bisnis akan tetap berada di Jakarta
Bambang mencontohkan, salah satu lembaga non pemerintah yang akan tetap berada di Jakarta adalah Bank Indonesia. Selain itu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga akan tetap berada di Jakarta.
&quot;Mereka masih tetap di Jakarta kaya BI, OJK dan LPS,&quot; ujarnya.
4. 3 Lokasi yang Jadi Kandidat Ibu Kota Baru
Jika dilihat dari faktor kebencanaan ada tiga wilayah yang berpotensi untuk menjadi Ibu Kota baru. Daerah pertama adalah Sumatera bagian timur. Ada beberapa daerah yang berada di wilayah bagian timur Sumatera. Labuhan Batu Selatan (Labusel) berpusat di Kota Pinang. Labuhan Batu (Induk) berpusat di Rantau Perapat.Labuhan Batu Utara (Labura) berpusat di Aek Kanopan. Asahan berpusat  di Kisaran dan Batubara di Limapuluh. Serta Satu kota adalah Tanjung  Balai.
Selain Sumatera bagian timur, wilayah lain yang berpeluang jadi ibu  kota baru adalah seluruh pulau Kalimantan. Sejauh ini, Palangkaraya yang  muncul kepermukaan sejak beberapa tahun lalu diwacanakan.
5. Desain Ibu Kota Baru
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro  mengatakan, memang desain dari ibu kota baru ini bukan untuk kota yang  ditinggali banyak orang. Bahkan dalam rancangannya, pemerintah akan  mengontrol jumlah masyarakat yang ada di ibu kota baru tersebut.
&quot;Kalau ada yang bicara &amp;lsquo;Ah nanti kotanya sepi&amp;rsquo; Memang kita enggak desain kota itu jadi kota seperti Jakarta,&quot; ujarnya.
Lagi pula, lanjut Bambang, seperti negara lain, ibu kota baru itu  memang tidak perlu memiliki penduduk yang banyak seperti pusat bisnis.  Sebagai salah satu contohnya adalah New York dan Washington DC.
&quot;Contoh Washington apakah memang itu sama kaya di New York? Tidak  memang di bawah New York sebagai pusat bisnis sama seperti ide  pemerintah sekarang,&quot; ujarnya.
6. Ibu Kota Mulai Dipindah 2020
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro  mengatakan, wacana pemindahan ibu kota menuju luar pulau Jawa  direncanakan akan dimulai pada 2020. Sebab, pemerintah harus mencari  terlebih dahulu penentuan kota serta desain ibu kota baru tersebut.
Menurut Bambang, pemindahan ibu kota sendiri jika mengacu pada negara  lain membutuhkan waktu sekitar 10 tahun. Artinya jika dimulai pada  2020, Indonesia bisa memiliki ibu kota baru pada 2030 mendatang.
&quot;Targetnya 5-10 tahun, dan kita ingin agar beban Jakarta bisa  dikurangi dengan memindahkan pusat pemerintahan di ibu kota baru,&quot;  ucapnya.
7. 2 Konsep Pemindahan Ibu Kota
Ada dua skenario yang akan dilakukan untuk memindahkan Ibu Kota. Skenario pertama adalah pemindahan dengan waktu lima tahun.
Sedangkan konsep yang kedua adalah pemindahan ibu kota ini akan  dilakukan dalam tempo waktu sepuluh tahun. Masing-masing konsep ini  memiliki kelebihan dan kekurangannya.
8. Contoh Korea Selatan
Pemerintah ingin mangadopsi konsep pemindahan ibu kota baru seperti  yang dilakukan oleh Korea Selatan. Ibu kota baru ini nantinya tidak  harus menjadi kota besar dengan penduduk yang banyak seperti DKI  Jakarta.
Korea Selatan memindahkan ibu kotanya dari Seoul menuju Sejong.  Pemindahan ditargetkan rampung pada 2030 dengan desain untuk 500.000  jiwa penduduk.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro  mengatakan, alasan ingin meniru Korea Selatan adalah karena kondisi kota  antara Jakarta dengan Seoul sangat mirip. Di mana kedua kota ini  menjadi salah satu kota terpadat di dunia karena ada pusat pemerintahan  dengan pusat bisnis.</content:encoded></item></channel></rss>
