<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inflasi April Gara-Gara Harga Tiket Pesawat dan Bawang, Simak 5 Fakta Pemicunya</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data inflasi pada April 2019 sebesar 0,44% (month to month/mtm)</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/05/05/20/2051049/inflasi-april-gara-gara-harga-tiket-pesawat-dan-bawang-simak-5-fakta-pemicunya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/05/05/20/2051049/inflasi-april-gara-gara-harga-tiket-pesawat-dan-bawang-simak-5-fakta-pemicunya"/><item><title>Inflasi April Gara-Gara Harga Tiket Pesawat dan Bawang, Simak 5 Fakta Pemicunya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/05/05/20/2051049/inflasi-april-gara-gara-harga-tiket-pesawat-dan-bawang-simak-5-fakta-pemicunya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/05/05/20/2051049/inflasi-april-gara-gara-harga-tiket-pesawat-dan-bawang-simak-5-fakta-pemicunya</guid><pubDate>Minggu 05 Mei 2019 08:07 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/03/20/2051049/inflasi-april-gara-gara-harga-tiket-pesawat-dan-bawang-simak-5-fakta-pemicunya-dYeqZ2ztRz.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/03/20/2051049/inflasi-april-gara-gara-harga-tiket-pesawat-dan-bawang-simak-5-fakta-pemicunya-dYeqZ2ztRz.jpeg</image><title>Ilustrasi: Foto Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data inflasi pada April 2019 sebesar 0,44% (month to month/mtm). Realisasi ini lebih tinggi dari inflasi di dua tahun sebelumnya, di mana pada April 2018 sebesar 0,10% dan di 2017 sebesar 0,09%.
Okezone merangkum fakta-fakta terkait inflasi April 2019, pada Minggu (5/5/2019). Berikut selengkapnya.
1. Januari-April Inflasi sebesar 0,80%
Badan Pusat Statistik (BPS)  mencatat inflasi tahun kalender Januari-April 2019 sebesar 0,80% (year to date/ytd). Sementara, inflasi tahunan April 2019 sebesar 2,83% (year on year/yoy).
&quot;Secara umum di April mengalami kenaikan harga. Sehingga inflasi pada April 2019 sebesar 0,44%,&quot; ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta.
Baca Juga: BI Buka-bukaan Inflasi saat Ramadan dan Lebaran
2. Inflasi April Tertinggi di Medan
Pantauan BPS menyebut, inflasi tertinggi terjadi di Medan sebesar 1,30% dan inflasi terendah di Pare-Pare sebesar 0,03%. Sebaliknya, deflasi tertinggi terjadi di Manado sebesar 1,27% dan deflasi terendah di Maumere sebesar 0,04%.
&quot;Jadi dengan inflasi April 2019 secara keseluruhan masih di bawah target pemerintah yang 3,5%, sehingga ini masih terkendali. Dengan catatan, perlu memperhatikan beberapa komoditas yang mengalami peningkatan harga,&quot; katanya.
Baca Juga: Sumbang Inflasi April, Menhub Cari Cara Turunkan Harga Tiket Pesawat
3. Penyebab Inflasi April 2019
Kepala BPS Suhariyanto menyatakan, peningkatan inflasi didorong inflasi yang terjadi pada seluruh kelompok pengeluaran. Utamanya pada kelompok bahan makanan dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan.
&quot;Inflasi selama bulan April 2019 ini penyebab utamanya kenaikan harga bumbu-bumbuan, yakni bawang merah, bawang putih, cabai merah. Selain itu juga karena kenaikan tarif angkutan udara,&quot; jelasnya.4. Harga Tiket Pesawat Jadi Penyebab Inflasi, Begini Upaya Menhub
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memberikan penjelasan  terkait tarif pesawat menjadi salah satu penyebab inflasi April 2019.
&quot;Jadi, kita lagi pelajarin caranya untuk mencari bentuk tarif pesawat  yang lebih murah. Dan apabila kita bisa nurunin tarif pesawat. Maka  bulan depan tarif pesawat tidak penyebab Inflasi lagi,&quot; ujarnya di  Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian Jakarta.
5. Lalu Bagaimana Laju Inflasi di Bulan Puasa
Bank  Indonesia (BI) optimistis inflasi akan terjaga sesuai sasaran yakni  3,5% plus minus 1%, meski adanya potensi terjadi inflasi yang tinggi di  bulan puasa dan Lebaran.
Pada April 2019 saja, Badan Pusat  Statistik mencatat inflasi sebesar 0,44%, melonjak dari posisi Maret  yang 0,11%. Hal ini dipicu kenaikan komoditas bahan makanan seperti  bawang merah, bawang putih, cabai, hingga telur ayam ras. Selain itu  didorong juga kenaikan harga tiket pesawat.
Maka pasa bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri yang jatuh di Mei  dan Juni 2019 memiliki potensi kenaikan inflasi yang lebih tinggi.  Mengingat permintaan komoditas bahan pangan dan penggunaan transportasi  angkutan udara tinggi pada periode tersebut, memicu terjadi kenaikan  harga lebih tinggi.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data inflasi pada April 2019 sebesar 0,44% (month to month/mtm). Realisasi ini lebih tinggi dari inflasi di dua tahun sebelumnya, di mana pada April 2018 sebesar 0,10% dan di 2017 sebesar 0,09%.
Okezone merangkum fakta-fakta terkait inflasi April 2019, pada Minggu (5/5/2019). Berikut selengkapnya.
1. Januari-April Inflasi sebesar 0,80%
Badan Pusat Statistik (BPS)  mencatat inflasi tahun kalender Januari-April 2019 sebesar 0,80% (year to date/ytd). Sementara, inflasi tahunan April 2019 sebesar 2,83% (year on year/yoy).
&quot;Secara umum di April mengalami kenaikan harga. Sehingga inflasi pada April 2019 sebesar 0,44%,&quot; ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta.
Baca Juga: BI Buka-bukaan Inflasi saat Ramadan dan Lebaran
2. Inflasi April Tertinggi di Medan
Pantauan BPS menyebut, inflasi tertinggi terjadi di Medan sebesar 1,30% dan inflasi terendah di Pare-Pare sebesar 0,03%. Sebaliknya, deflasi tertinggi terjadi di Manado sebesar 1,27% dan deflasi terendah di Maumere sebesar 0,04%.
&quot;Jadi dengan inflasi April 2019 secara keseluruhan masih di bawah target pemerintah yang 3,5%, sehingga ini masih terkendali. Dengan catatan, perlu memperhatikan beberapa komoditas yang mengalami peningkatan harga,&quot; katanya.
Baca Juga: Sumbang Inflasi April, Menhub Cari Cara Turunkan Harga Tiket Pesawat
3. Penyebab Inflasi April 2019
Kepala BPS Suhariyanto menyatakan, peningkatan inflasi didorong inflasi yang terjadi pada seluruh kelompok pengeluaran. Utamanya pada kelompok bahan makanan dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan.
&quot;Inflasi selama bulan April 2019 ini penyebab utamanya kenaikan harga bumbu-bumbuan, yakni bawang merah, bawang putih, cabai merah. Selain itu juga karena kenaikan tarif angkutan udara,&quot; jelasnya.4. Harga Tiket Pesawat Jadi Penyebab Inflasi, Begini Upaya Menhub
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memberikan penjelasan  terkait tarif pesawat menjadi salah satu penyebab inflasi April 2019.
&quot;Jadi, kita lagi pelajarin caranya untuk mencari bentuk tarif pesawat  yang lebih murah. Dan apabila kita bisa nurunin tarif pesawat. Maka  bulan depan tarif pesawat tidak penyebab Inflasi lagi,&quot; ujarnya di  Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian Jakarta.
5. Lalu Bagaimana Laju Inflasi di Bulan Puasa
Bank  Indonesia (BI) optimistis inflasi akan terjaga sesuai sasaran yakni  3,5% plus minus 1%, meski adanya potensi terjadi inflasi yang tinggi di  bulan puasa dan Lebaran.
Pada April 2019 saja, Badan Pusat  Statistik mencatat inflasi sebesar 0,44%, melonjak dari posisi Maret  yang 0,11%. Hal ini dipicu kenaikan komoditas bahan makanan seperti  bawang merah, bawang putih, cabai, hingga telur ayam ras. Selain itu  didorong juga kenaikan harga tiket pesawat.
Maka pasa bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri yang jatuh di Mei  dan Juni 2019 memiliki potensi kenaikan inflasi yang lebih tinggi.  Mengingat permintaan komoditas bahan pangan dan penggunaan transportasi  angkutan udara tinggi pada periode tersebut, memicu terjadi kenaikan  harga lebih tinggi.</content:encoded></item></channel></rss>
