<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rupiah Anjlok Jelang Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi</title><description>Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) anjlok pada perdagangan pagi ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/05/06/278/2051951/rupiah-anjlok-jelang-rilis-data-pertumbuhan-ekonomi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/05/06/278/2051951/rupiah-anjlok-jelang-rilis-data-pertumbuhan-ekonomi"/><item><title>Rupiah Anjlok Jelang Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/05/06/278/2051951/rupiah-anjlok-jelang-rilis-data-pertumbuhan-ekonomi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/05/06/278/2051951/rupiah-anjlok-jelang-rilis-data-pertumbuhan-ekonomi</guid><pubDate>Senin 06 Mei 2019 09:32 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/06/278/2051951/rupiah-anjlok-jelang-rilis-data-pertumbuhan-ekonomi-BsEONhsy5H.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah (Foto: Kurniasih/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/06/278/2051951/rupiah-anjlok-jelang-rilis-data-pertumbuhan-ekonomi-BsEONhsy5H.jpeg</image><title>Uang Rupiah (Foto: Kurniasih/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) anjlok pada perdagangan pagi ini. Rupiah pun berada di level Rp14.300-an per USD menjelang pengumuman data pertumbuhan ekonomi yang dirilis Badan Pusat Statistik siang ini.
Dilansir dari Bloomberg Dollar Index, Senin (6/5/2019) pukul 09.30 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange dibuka melemah 39,5 poin atau 0,28% ke level Rp14.305 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.125 per USD &amp;ndash; Rp14.309 per USD.
Baca Juga: Rupiah Tertekan, Ikuti Pergerakan Pasar Saham
 
Sementara itu, YahooFinance mencatat Rupiah melemah 50 poin atau 0,35% ke Rp14.300 per USD. Dalam pantauan YahooFinance, Rupiah bergerak di kisaran Rp14.250 per USD &amp;ndash; Rp14.310 per USD.
BPS akan mengumumkan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2019 pada hari ini, Senin (6/5/2019). Pengumuman yang akan disampaikan Kepala BPS Suhariyanto tersebut, dijadwalkan pada pukul 11.00 WIB di Kantor Pusat BPS, Jakarta.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memproyeksikan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2019 bisa mencapai 5%. Hal ini ditopang konsumsi rumah tangga, setelah pemerintah memberikan stimulus melalui bantuan sosial (bansos).
Dia menyatakan, sepanjang Januari-Maret pencairan untuk program-program bansos mengalami peningkatan, sehingga ini akan memberikan stimulus pergerakkan ekonomi. Berdasarkan data Kementerian Keuangan, pada kuartal I 2019 realisasi penyaluran bansos mencapai Rp36,97 triliun. Realisasi ini meningkat tajam yakni 106,62% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) anjlok pada perdagangan pagi ini. Rupiah pun berada di level Rp14.300-an per USD menjelang pengumuman data pertumbuhan ekonomi yang dirilis Badan Pusat Statistik siang ini.
Dilansir dari Bloomberg Dollar Index, Senin (6/5/2019) pukul 09.30 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange dibuka melemah 39,5 poin atau 0,28% ke level Rp14.305 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.125 per USD &amp;ndash; Rp14.309 per USD.
Baca Juga: Rupiah Tertekan, Ikuti Pergerakan Pasar Saham
 
Sementara itu, YahooFinance mencatat Rupiah melemah 50 poin atau 0,35% ke Rp14.300 per USD. Dalam pantauan YahooFinance, Rupiah bergerak di kisaran Rp14.250 per USD &amp;ndash; Rp14.310 per USD.
BPS akan mengumumkan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2019 pada hari ini, Senin (6/5/2019). Pengumuman yang akan disampaikan Kepala BPS Suhariyanto tersebut, dijadwalkan pada pukul 11.00 WIB di Kantor Pusat BPS, Jakarta.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memproyeksikan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2019 bisa mencapai 5%. Hal ini ditopang konsumsi rumah tangga, setelah pemerintah memberikan stimulus melalui bantuan sosial (bansos).
Dia menyatakan, sepanjang Januari-Maret pencairan untuk program-program bansos mengalami peningkatan, sehingga ini akan memberikan stimulus pergerakkan ekonomi. Berdasarkan data Kementerian Keuangan, pada kuartal I 2019 realisasi penyaluran bansos mencapai Rp36,97 triliun. Realisasi ini meningkat tajam yakni 106,62% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
