<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penjualan Agung Podomoro Anjlok 44,6% pada Kuartal I-2019</title><description>Kuartal pertama 2019, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mencatatkan penurunan pendapatan hingga 44,6%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/05/06/278/2052051/penjualan-agung-podomoro-anjlok-44-6-pada-kuartal-i-2019</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/05/06/278/2052051/penjualan-agung-podomoro-anjlok-44-6-pada-kuartal-i-2019"/><item><title>Penjualan Agung Podomoro Anjlok 44,6% pada Kuartal I-2019</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/05/06/278/2052051/penjualan-agung-podomoro-anjlok-44-6-pada-kuartal-i-2019</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/05/06/278/2052051/penjualan-agung-podomoro-anjlok-44-6-pada-kuartal-i-2019</guid><pubDate>Senin 06 Mei 2019 13:01 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/06/278/2052051/penjualan-agung-podomoro-anjlok-44-6-pada-kuartal-i-2019-Ufw4DAxjhb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/06/278/2052051/penjualan-agung-podomoro-anjlok-44-6-pada-kuartal-i-2019-Ufw4DAxjhb.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Kuartal pertama 2019, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mencatatkan penurunan pendapatan hingga 44,6%. Penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp754,03 miliar turun 44,6% dibandingkan capaian di periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,36 triliun.
&amp;nbsp;Baca Juga: Pendapatan Agung Podomoro Land Turun 28,5%
Adapun sebab penurunan tersebut lantaran pengakuan penjualan dari pengembangan properti turun 59,53% dari Rp1,02 triliun menjadi Rp416,52 miliar. Sementara itu, kontribusi dari reccuring income atau pendapatan berulang APLN tercatat tumbuh 1,73% menjadi Rp337,5 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp331,76 miliar. Demikian seperti dilansir Harian Neraca, Jakarta, Senin (6/5/2019).

Dengan turunnya pendapatan tahun ini, perseroan membukukan laba kotor sebesar Rp343,86 miliar atau turun 43,64% dibandingkan sebelumnya sebesar Rp610,21 miliar.
&amp;nbsp;Baca Juga: Bisnis Properti Lesu, Marketing Sales Agung Podomoro Baru Rp1,94 Triliun
Sepanjang kuartal I ini APLN juga mencatatkan penurunan laba bersih 14,66% dari sebelumnya sebesar Rp244,51 miliar menjadi Rp208,66 miliar. Sepanjang kuartal I ini, emiten properti ini mencatatkan marketing sales sebesar Rp405,7 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - Kuartal pertama 2019, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mencatatkan penurunan pendapatan hingga 44,6%. Penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp754,03 miliar turun 44,6% dibandingkan capaian di periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,36 triliun.
&amp;nbsp;Baca Juga: Pendapatan Agung Podomoro Land Turun 28,5%
Adapun sebab penurunan tersebut lantaran pengakuan penjualan dari pengembangan properti turun 59,53% dari Rp1,02 triliun menjadi Rp416,52 miliar. Sementara itu, kontribusi dari reccuring income atau pendapatan berulang APLN tercatat tumbuh 1,73% menjadi Rp337,5 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp331,76 miliar. Demikian seperti dilansir Harian Neraca, Jakarta, Senin (6/5/2019).

Dengan turunnya pendapatan tahun ini, perseroan membukukan laba kotor sebesar Rp343,86 miliar atau turun 43,64% dibandingkan sebelumnya sebesar Rp610,21 miliar.
&amp;nbsp;Baca Juga: Bisnis Properti Lesu, Marketing Sales Agung Podomoro Baru Rp1,94 Triliun
Sepanjang kuartal I ini APLN juga mencatatkan penurunan laba bersih 14,66% dari sebelumnya sebesar Rp244,51 miliar menjadi Rp208,66 miliar. Sepanjang kuartal I ini, emiten properti ini mencatatkan marketing sales sebesar Rp405,7 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
