<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mudik Lebaran, H-10 hingga H+10 Seluruh Pembangunan Jalan Tol Dihentikan</title><description>Seluruh pekerjaan perbaikan dan pembangunan jalan baik tol maupun non tol akan dihentikan pada H-10 Lebaran hingga H+10 Lebaran.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/05/06/320/2051985/mudik-lebaran-h-10-hingga-h-10-seluruh-pembangunan-jalan-tol-dihentikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/05/06/320/2051985/mudik-lebaran-h-10-hingga-h-10-seluruh-pembangunan-jalan-tol-dihentikan"/><item><title>Mudik Lebaran, H-10 hingga H+10 Seluruh Pembangunan Jalan Tol Dihentikan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/05/06/320/2051985/mudik-lebaran-h-10-hingga-h-10-seluruh-pembangunan-jalan-tol-dihentikan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/05/06/320/2051985/mudik-lebaran-h-10-hingga-h-10-seluruh-pembangunan-jalan-tol-dihentikan</guid><pubDate>Senin 06 Mei 2019 10:46 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/06/320/2051985/mudik-lebaran-h-10-hingga-h-10-seluruh-pembangunan-jalan-tol-dihentikan-zawizi0Vmg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/06/320/2051985/mudik-lebaran-h-10-hingga-h-10-seluruh-pembangunan-jalan-tol-dihentikan-zawizi0Vmg.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description> 
JAKARTA - Agar mudik Lebaran tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya dari sisi keamanan, keselamatan, dan kenyamanan, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menghentikan seluruh pekerjaan perbaikan dan pembangunan jalan baik tol maupun non tol pada H-10 Lebaran hingga H+10 Lebaran.
&amp;ldquo;Termasuk pada proyek pembangunan Jalan Tol Layang Cikampek II juga akan dihentikan dan jumlah lajurnya akan difungsikan seperti semula yakni 4 lajur untuk masing-masing arah,&amp;rdquo; kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono seperti dilansir laman setkab, Jakarta, Senin (6/5/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Asosiasi Jalan Tol Siapkan Terobosan Baru untuk Musim Mudik Lebaran
Pada lokasi pekerjaan Jalan Tol Layang Cikampek II, menurut Menteri PUPR, akan dikembalikan 4 lajur dan dibersihkan. Selain itu, untuk antisipasi kemacetan, Kementerian PUPR juga tengah mengkaji dampak dari pemindahan Gerbang Tol Cikarang Utama ke GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama yang bertujuan memecah arus kendaraan yang ke menuju Tol Cikampek-Palimanan dan yang ke Tol Purwakarta-Bandung-Cileunyi.
Tempat Istirahat (TI)/Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di Jalan Tol Trans Jawa sebanyak 71 unit rest area (55 rest area operasi dan 16 rest area konstruksi) yang ada di setiap jarak 20 Km.
&amp;nbsp;
 
Tol Trans Sumatera
Untuk Jalan Tol Trans Sumatera yang siap digunakan untuk Mudik Lebaran 2019 sepanjang 503 km terdiri dari Tol Operasional sepanjang 278 km yakni TolBakaheuni-Terbanggi Besar (140,9 Km), Palembang-Indralaya (21,93 Km), Medan-Binjai Seksi 2 &amp;amp; 3 (10,46 Km), Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (62,11 Km) dan Belawan-Medan-Tanjung Morawa (42,7 Km).
&amp;nbsp;Baca Juga: Daftar Tol Baru Dibuka saat Mudik Lebaran 2019
Kementerian PUPR berencana akan membuka tol Fungsional sepanjang 225 km, yaitu: Tol Terbanggi Besar &amp;ndash; Pematang Panggang 189 km, Kayuagung-Palembang-Betung 33 km, dan Medan &amp;ndash; Binjai Seksi 1 2,8 km.  Pada Jalan Tol Trans Sumatera terdapat 1 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di Ruas Bakauheni &amp;ndash; Terbanggi Besar KM 20+700.
Untuk melihat kesiapan ruas tol yang fungsional, Kementerian PUPR melakukan pemantauan kesiapan Jalan Tol Trans Sumatera ruas Terbanggi Besar &amp;ndash; Pematang Panggang &amp;ndash; Kayu Agung sepanjang 185 Km.Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, Danang  Parikesit mengatakan, menjelang arus mudik lebaran 2019, terus dilakukan  pemantauan secara rutin jalan tol ruas Terbanggi Besar &amp;ndash; Pematang  Panggang &amp;ndash; Kayu Agung hingga H-10 perayaan Idul Fitri 1440 Hijriah.
&amp;ldquo;Kita terus lihat perkembangannya, guna memastikan kesiapan jalan tol  ini dapat di lalui secara fungsional,&amp;rdquo; kata Danang saat meninjau  kesiapan Tol Terbanggi Besar &amp;ndash; Pematang Panggang &amp;ndash; Kayu Agung baru-baru  ini.
Danang Parikesit mengimbau pemudik untuk memperhatikan kecepatan  kendaraan pada jalan tol fungsional. Pada ruas tol fungsional pemudik  juga harus menyiapkan bahan bakar dan kondisi mesin dalam keadaan baik.
Pembangunan jalan tol Terbanggi Besar &amp;ndash; Pematang Panggang &amp;ndash; Kayu  Agung dilakukan dengan menggunakan biaya investasi sebesar Rp 21,95  triliun. Progresnya untuk Terbanggi Besar &amp;ndash; Pematang Panggang (112 Km)  saat ini sudah 91% dan Pematang Panggang &amp;ndash; Kayu Agung (77 Km) sudah 95%.
Disamping kesiapan jalan, Kementerian PUPR juga menyiagakan 10 Mobile  Toilet Unit (MTU), 11 unit Bis Toilet, 19 unit mobil tinja, dan 42 unit  Mobil Tangki Air di lokasi rest area di jalan tol Trans Jawa.
Selain itu juga disiagakan Tim tanggap bencana dalam rangka  mengantisipasi keadaan darurat (banjir, genangan air, dan tanah longsor)  pada titik-titik rawan bencana.
Kementerian PUPR akan terus berkoordinasi dengan Kementerian  Perhubungan, Korlantas, BMKG, dan Kementerian/Lembaga lainnya dalam  penyelenggaraan mudik lebaran 2019, termasuk jadwal Buka-Tutup jalan tol  fungsional.</description><content:encoded> 
JAKARTA - Agar mudik Lebaran tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya dari sisi keamanan, keselamatan, dan kenyamanan, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menghentikan seluruh pekerjaan perbaikan dan pembangunan jalan baik tol maupun non tol pada H-10 Lebaran hingga H+10 Lebaran.
&amp;ldquo;Termasuk pada proyek pembangunan Jalan Tol Layang Cikampek II juga akan dihentikan dan jumlah lajurnya akan difungsikan seperti semula yakni 4 lajur untuk masing-masing arah,&amp;rdquo; kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono seperti dilansir laman setkab, Jakarta, Senin (6/5/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Asosiasi Jalan Tol Siapkan Terobosan Baru untuk Musim Mudik Lebaran
Pada lokasi pekerjaan Jalan Tol Layang Cikampek II, menurut Menteri PUPR, akan dikembalikan 4 lajur dan dibersihkan. Selain itu, untuk antisipasi kemacetan, Kementerian PUPR juga tengah mengkaji dampak dari pemindahan Gerbang Tol Cikarang Utama ke GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama yang bertujuan memecah arus kendaraan yang ke menuju Tol Cikampek-Palimanan dan yang ke Tol Purwakarta-Bandung-Cileunyi.
Tempat Istirahat (TI)/Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di Jalan Tol Trans Jawa sebanyak 71 unit rest area (55 rest area operasi dan 16 rest area konstruksi) yang ada di setiap jarak 20 Km.
&amp;nbsp;
 
Tol Trans Sumatera
Untuk Jalan Tol Trans Sumatera yang siap digunakan untuk Mudik Lebaran 2019 sepanjang 503 km terdiri dari Tol Operasional sepanjang 278 km yakni TolBakaheuni-Terbanggi Besar (140,9 Km), Palembang-Indralaya (21,93 Km), Medan-Binjai Seksi 2 &amp;amp; 3 (10,46 Km), Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (62,11 Km) dan Belawan-Medan-Tanjung Morawa (42,7 Km).
&amp;nbsp;Baca Juga: Daftar Tol Baru Dibuka saat Mudik Lebaran 2019
Kementerian PUPR berencana akan membuka tol Fungsional sepanjang 225 km, yaitu: Tol Terbanggi Besar &amp;ndash; Pematang Panggang 189 km, Kayuagung-Palembang-Betung 33 km, dan Medan &amp;ndash; Binjai Seksi 1 2,8 km.  Pada Jalan Tol Trans Sumatera terdapat 1 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di Ruas Bakauheni &amp;ndash; Terbanggi Besar KM 20+700.
Untuk melihat kesiapan ruas tol yang fungsional, Kementerian PUPR melakukan pemantauan kesiapan Jalan Tol Trans Sumatera ruas Terbanggi Besar &amp;ndash; Pematang Panggang &amp;ndash; Kayu Agung sepanjang 185 Km.Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, Danang  Parikesit mengatakan, menjelang arus mudik lebaran 2019, terus dilakukan  pemantauan secara rutin jalan tol ruas Terbanggi Besar &amp;ndash; Pematang  Panggang &amp;ndash; Kayu Agung hingga H-10 perayaan Idul Fitri 1440 Hijriah.
&amp;ldquo;Kita terus lihat perkembangannya, guna memastikan kesiapan jalan tol  ini dapat di lalui secara fungsional,&amp;rdquo; kata Danang saat meninjau  kesiapan Tol Terbanggi Besar &amp;ndash; Pematang Panggang &amp;ndash; Kayu Agung baru-baru  ini.
Danang Parikesit mengimbau pemudik untuk memperhatikan kecepatan  kendaraan pada jalan tol fungsional. Pada ruas tol fungsional pemudik  juga harus menyiapkan bahan bakar dan kondisi mesin dalam keadaan baik.
Pembangunan jalan tol Terbanggi Besar &amp;ndash; Pematang Panggang &amp;ndash; Kayu  Agung dilakukan dengan menggunakan biaya investasi sebesar Rp 21,95  triliun. Progresnya untuk Terbanggi Besar &amp;ndash; Pematang Panggang (112 Km)  saat ini sudah 91% dan Pematang Panggang &amp;ndash; Kayu Agung (77 Km) sudah 95%.
Disamping kesiapan jalan, Kementerian PUPR juga menyiagakan 10 Mobile  Toilet Unit (MTU), 11 unit Bis Toilet, 19 unit mobil tinja, dan 42 unit  Mobil Tangki Air di lokasi rest area di jalan tol Trans Jawa.
Selain itu juga disiagakan Tim tanggap bencana dalam rangka  mengantisipasi keadaan darurat (banjir, genangan air, dan tanah longsor)  pada titik-titik rawan bencana.
Kementerian PUPR akan terus berkoordinasi dengan Kementerian  Perhubungan, Korlantas, BMKG, dan Kementerian/Lembaga lainnya dalam  penyelenggaraan mudik lebaran 2019, termasuk jadwal Buka-Tutup jalan tol  fungsional.</content:encoded></item></channel></rss>
