<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPK Ingatkan Investasi China, Menko Luhut: Semua Negara pun Harus Hati-Hati</title><description>Luhut Pandjaitan mengatakan bahwa Indonesia harus berhati-hati dengan semua negara pada soal investasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/05/10/320/2054038/kpk-ingatkan-investasi-china-menko-luhut-semua-negara-pun-harus-hati-hati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/05/10/320/2054038/kpk-ingatkan-investasi-china-menko-luhut-semua-negara-pun-harus-hati-hati"/><item><title>KPK Ingatkan Investasi China, Menko Luhut: Semua Negara pun Harus Hati-Hati</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/05/10/320/2054038/kpk-ingatkan-investasi-china-menko-luhut-semua-negara-pun-harus-hati-hati</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/05/10/320/2054038/kpk-ingatkan-investasi-china-menko-luhut-semua-negara-pun-harus-hati-hati</guid><pubDate>Jum'at 10 Mei 2019 15:03 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/10/320/2054038/kpk-ingatkan-investasi-china-menko-luhut-semua-negara-pun-harus-hati-hati-L86re9FiDP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Menko Luhut (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/10/320/2054038/kpk-ingatkan-investasi-china-menko-luhut-semua-negara-pun-harus-hati-hati-L86re9FiDP.jpg</image><title>Foto: Menko Luhut (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan mengatakan bahwa Indonesia harus berhati-hati dengan semua negara pada soal investasi tidak hanya dengan China. Di mana sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta agar berhati-hati jika berinvestasi dengan China

&quot;Ya semua negara kita harus hati-hati jangan dari China saja. Semua negara pun kita harus hati hati,&quot; ujarnya di Kantor Kemenko Kemaritiman Jakarta, Jumat (10/5/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: KPK: Hati-Hati Berinvestasi dengan China!
Namun, lanjut dia, KPK harus bisa berantas tindak pidana korupsi harus seperti China yakni dengan tembak mati. &quot;Ini kalau mau lihat berantas korupsi liat China dengan tembak mati,&quot; tutur dia.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar berhati-hati jika berinvestasi dengan China. Hal itu disampaikan Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif.

&quot;Pasti bapak ibu di BUMN banyak bekerja dengan China, good corporate governancedi China itu adalah salah satu yang asing bagi mereka. Oleh karena itu, mereka menempati tempat pertama fraud improper payment. Mereka invest banyak di sini,&quot; ujar Laode.
&amp;nbsp;Baca Juga: Jika Pejabat Negara Tidak Bisa Menolak Gratifikasi, Ini Solusi KPK
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan mengatakan bahwa Indonesia harus berhati-hati dengan semua negara pada soal investasi tidak hanya dengan China. Di mana sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta agar berhati-hati jika berinvestasi dengan China

&quot;Ya semua negara kita harus hati-hati jangan dari China saja. Semua negara pun kita harus hati hati,&quot; ujarnya di Kantor Kemenko Kemaritiman Jakarta, Jumat (10/5/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: KPK: Hati-Hati Berinvestasi dengan China!
Namun, lanjut dia, KPK harus bisa berantas tindak pidana korupsi harus seperti China yakni dengan tembak mati. &quot;Ini kalau mau lihat berantas korupsi liat China dengan tembak mati,&quot; tutur dia.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar berhati-hati jika berinvestasi dengan China. Hal itu disampaikan Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif.

&quot;Pasti bapak ibu di BUMN banyak bekerja dengan China, good corporate governancedi China itu adalah salah satu yang asing bagi mereka. Oleh karena itu, mereka menempati tempat pertama fraud improper payment. Mereka invest banyak di sini,&quot; ujar Laode.
&amp;nbsp;Baca Juga: Jika Pejabat Negara Tidak Bisa Menolak Gratifikasi, Ini Solusi KPK
</content:encoded></item></channel></rss>
