<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mudik Lebaran, 1 SPBU Tiap 100 Km di Tol Trans Jawa</title><description>Pemudik yang akan melakukan perjalanan ke Jawa Tengah dan Jawa Timur melalui jalur tol trans Jawa kini dibuat semakin nyaman</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/05/14/320/2055399/mudik-lebaran-1-spbu-tiap-100-km-di-tol-trans-jawa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/05/14/320/2055399/mudik-lebaran-1-spbu-tiap-100-km-di-tol-trans-jawa"/><item><title>Mudik Lebaran, 1 SPBU Tiap 100 Km di Tol Trans Jawa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/05/14/320/2055399/mudik-lebaran-1-spbu-tiap-100-km-di-tol-trans-jawa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/05/14/320/2055399/mudik-lebaran-1-spbu-tiap-100-km-di-tol-trans-jawa</guid><pubDate>Selasa 14 Mei 2019 10:29 WIB</pubDate><dc:creator>Koran SINDO</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/14/320/2055399/mudik-lebaran-1-spbu-tiap-100-km-di-tol-trans-jawa-ni8cG1CEqd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/14/320/2055399/mudik-lebaran-1-spbu-tiap-100-km-di-tol-trans-jawa-ni8cG1CEqd.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Okezone</title></images><description>JAKARTA - Pemudik yang akan melakukan perjalanan ke Jawa Tengah dan Jawa Timur melalui jalur tol trans Jawa kini dibuat semakin nyaman. Hal ini dikarenakan hadirnya puluhan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) besar yang tidak saja menyediakan BBM tetapi juga memanjakan pemudik dengan kuliner yang beragam.

&amp;ldquo;Berdasarkan pantauan, sejauh ini sudah maksimal. Kalau tadi dari Surabaya sampai ke Ngawi sekitar 160 kilometer (km). Kurang lebih 100 km 1 SPBU itu cukup,&amp;rdquo; ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, dalam keterangan resminya, kemarin.

Jonan pun telah melakukan melakukan pemantauan langsung di sejumlah SPBU ruas tol Surabaya-Semarang. Meski begitu, pihaknya mengimbau para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi roda empat mengisi bahan bakar minyak (BBM) terlebih dahulu sebelum memasuki jalur bebas hambatan atau tol. Hal itu dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi saat berada di jalan tol seperti terjadi kemacetan hingga kehabisan bahan bakar.


&amp;ldquo;Untuk masyarakat yang mudik menggunakan jalan tol, sebaiknya waktu berangkat diisi. Kalau tidak mau isi penuh, minimal diisi tiga per empat. Begitu juga dengan pulangnya,&amp;rdquo; kata dia.
&amp;nbsp;Baca Juga: Tol Trans Sumatera dan Penyeberangan Merak Siap Layani Pemudik
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengungkapkan bahwa secara kseluruhan sepanjang jalan tol dari Jakarta-Surabaya telah disiapkan sebanyak 54 SPBU besar termasuk 10 SPBU baru dan 16 SPBU sementara. SPBU sementara ini hanya beroperasi saat puncak mudik dan puncak arus balik, yaitu H-15 hingga H+15.

Tak hanya itu, Nicke menuturkan, selain membangun SPBU baru dan SPBU sementara, juga disiapkan fasilitas pendukung lainnya seperti 200 motorist (motor pengantar BBM), mobile storage atau kantong BBM, dan KiosK Pertamax. &amp;ldquo;Kita sudah perhitungkan. Kita prediksi kenaikannya dari tahun lalu. Untuk itu, kita menambah SPBU baik yang permanen maupun yang sementara, akan lebih banyak dibanding waktu normal. Sesuai arahan Pak Menteri (Ignasius Jonan) sudah kita siapkan setiap 100 km tersedia SPBU,&amp;rdquo; jelasnya.

Sementara untuk jalan tol yang berada di wilayah Jawa Tengah disiapkan 6 SPBU, 15 KiosK Pertamax, 6 Serambi Pertamax, 45 SPBU Kantong dan 60 motorist. &amp;ldquo;Walaupun kita prediksi tidak akan terjadi kemacetan di jalan tol, kita tetap akan siapkan motorist-motorist ini seperti tahun lalu,&amp;rdquo; kata dia.
&amp;nbsp;Baca Juga: Mudik Lebaran, Merak-Bakauheni Terapkan Sistem Ganjil Genap
Pihaknya menjamin dua pekan sebelum Hari Raya Idul Fitri seluruh SPBU beroperasi penuh dengan kapasitas rata-rata tanki 60 kiloliter (kl). Sedangakan untuk ruas tol Jawa Timur dibuka 5 SPBU besar dengan rata rata jumlah nozzle 27 hingga 37 buah. Disamping itu akan dioperasikan juga 7 SPBU sementara atau mobile dispenser yang dilengkapi nozzle. SPBU ini berkapasitas 24.000 liter hingga 32.000 liter.

Tak berhenti disitu, menurut Nicke, Pertamina juga memastikan pasokan BBM sepanjang jalur tol Trans Jawa dalam kondisi aman. Pertamina telah menyediakan 112 titik layanan BBM di sepanjang jalur tol baik dengan adanya SPBU regular maupun SPBU modular.
Selain itu, pelayanan juga ditambah dengan 50 unit motorist BBMdan  jaminan stok BBM di SPBU diperkuat dengan adanya 19 titik kantong BBM.  &amp;ldquo;Kami berusaha maksimal untuk memberikan pelayanan terbaik bagi  masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik. Diharapkan dengan  adanya titik pelayanan BBM ini dapat memberikan rasa tenang dan aman  kepada pemudik,&amp;rdquo; ujarnya.
Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman  mengatakan, Pertamina menyiapkan setidaknya 112 titik layanan BBM di  sepanjang jalur Tol Trans Jawa yang membentang dari Merak hingga  Pasuruan. Titik layanan tersebut terdiri dari 44 SPBU, 25 Mobile  Dipenser yang dilengkapi flowmeter dan 43 Kios Pertamina Siaga.

Dia memahami perjalanan mudik biasanya cukup melelahkan bagi pemudik,  meskipun melalui jalur tol. Untuk itu, Pertamina juga menyiapkan 9  titik Rumah Pertamina Siaga di sepanjang jalur tol Trans Jawa sebagai  tempat istirahat bagi pemudik yang merasa lelah. Dalam Serambi Pertamax  ini akan disediakan layanan pijat, tempat bermain anak, dan lainnya  untuk melepas Lelah.

&amp;ldquo;Mengingat keselamatan berkendara adalah yang utama, maka kami  menyarankan pemudik untuk beristirahat cukup di sela-sela perjalanan  jauhnya. Salah satunya bisa mampir di Rumah Pertamina Siaga yang  tersedia di beberapa titik yang bisa diketahui melalui aplikasi  MyPertamina dan WAZE. Layanan ini tersedia mulai H-10 Idul Fitri,&amp;rdquo;  katanya.

Untuk memberikan kenyamanan para pengendara yang melalui jalur tol di  wilayah Jawa Timur, Pertamina akan menyiapkan 11 SPBU dan 1 Kios  Pertamina Siaga di jalur tol sepanjang Surabaya - Solo. Sementara di  jalur tol Surabaya-Malang dan Surabaya-Probolinggo, juga akan disiapkan 7  SPBU dan 1 Kios Pertamina Siaga.

Sementara untuk memastikan pasokan BBM di Jalur Tol wilayah Jawa  Tengah, Pertamina menyediakan 6 SPBU Reguler dan 16 Kios Pertamina Siaga  baik di jalur mudik maupun arus balik. Selain itu, Pertamina juga  menyiapkan 4 titik Rumah Pertamina Siaga yang tersebar di beberapa  lokasi jalur tol di wilayah Jawa Tengah saja.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemudik yang akan melakukan perjalanan ke Jawa Tengah dan Jawa Timur melalui jalur tol trans Jawa kini dibuat semakin nyaman. Hal ini dikarenakan hadirnya puluhan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) besar yang tidak saja menyediakan BBM tetapi juga memanjakan pemudik dengan kuliner yang beragam.

&amp;ldquo;Berdasarkan pantauan, sejauh ini sudah maksimal. Kalau tadi dari Surabaya sampai ke Ngawi sekitar 160 kilometer (km). Kurang lebih 100 km 1 SPBU itu cukup,&amp;rdquo; ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, dalam keterangan resminya, kemarin.

Jonan pun telah melakukan melakukan pemantauan langsung di sejumlah SPBU ruas tol Surabaya-Semarang. Meski begitu, pihaknya mengimbau para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi roda empat mengisi bahan bakar minyak (BBM) terlebih dahulu sebelum memasuki jalur bebas hambatan atau tol. Hal itu dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi saat berada di jalan tol seperti terjadi kemacetan hingga kehabisan bahan bakar.


&amp;ldquo;Untuk masyarakat yang mudik menggunakan jalan tol, sebaiknya waktu berangkat diisi. Kalau tidak mau isi penuh, minimal diisi tiga per empat. Begitu juga dengan pulangnya,&amp;rdquo; kata dia.
&amp;nbsp;Baca Juga: Tol Trans Sumatera dan Penyeberangan Merak Siap Layani Pemudik
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengungkapkan bahwa secara kseluruhan sepanjang jalan tol dari Jakarta-Surabaya telah disiapkan sebanyak 54 SPBU besar termasuk 10 SPBU baru dan 16 SPBU sementara. SPBU sementara ini hanya beroperasi saat puncak mudik dan puncak arus balik, yaitu H-15 hingga H+15.

Tak hanya itu, Nicke menuturkan, selain membangun SPBU baru dan SPBU sementara, juga disiapkan fasilitas pendukung lainnya seperti 200 motorist (motor pengantar BBM), mobile storage atau kantong BBM, dan KiosK Pertamax. &amp;ldquo;Kita sudah perhitungkan. Kita prediksi kenaikannya dari tahun lalu. Untuk itu, kita menambah SPBU baik yang permanen maupun yang sementara, akan lebih banyak dibanding waktu normal. Sesuai arahan Pak Menteri (Ignasius Jonan) sudah kita siapkan setiap 100 km tersedia SPBU,&amp;rdquo; jelasnya.

Sementara untuk jalan tol yang berada di wilayah Jawa Tengah disiapkan 6 SPBU, 15 KiosK Pertamax, 6 Serambi Pertamax, 45 SPBU Kantong dan 60 motorist. &amp;ldquo;Walaupun kita prediksi tidak akan terjadi kemacetan di jalan tol, kita tetap akan siapkan motorist-motorist ini seperti tahun lalu,&amp;rdquo; kata dia.
&amp;nbsp;Baca Juga: Mudik Lebaran, Merak-Bakauheni Terapkan Sistem Ganjil Genap
Pihaknya menjamin dua pekan sebelum Hari Raya Idul Fitri seluruh SPBU beroperasi penuh dengan kapasitas rata-rata tanki 60 kiloliter (kl). Sedangakan untuk ruas tol Jawa Timur dibuka 5 SPBU besar dengan rata rata jumlah nozzle 27 hingga 37 buah. Disamping itu akan dioperasikan juga 7 SPBU sementara atau mobile dispenser yang dilengkapi nozzle. SPBU ini berkapasitas 24.000 liter hingga 32.000 liter.

Tak berhenti disitu, menurut Nicke, Pertamina juga memastikan pasokan BBM sepanjang jalur tol Trans Jawa dalam kondisi aman. Pertamina telah menyediakan 112 titik layanan BBM di sepanjang jalur tol baik dengan adanya SPBU regular maupun SPBU modular.
Selain itu, pelayanan juga ditambah dengan 50 unit motorist BBMdan  jaminan stok BBM di SPBU diperkuat dengan adanya 19 titik kantong BBM.  &amp;ldquo;Kami berusaha maksimal untuk memberikan pelayanan terbaik bagi  masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik. Diharapkan dengan  adanya titik pelayanan BBM ini dapat memberikan rasa tenang dan aman  kepada pemudik,&amp;rdquo; ujarnya.
Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman  mengatakan, Pertamina menyiapkan setidaknya 112 titik layanan BBM di  sepanjang jalur Tol Trans Jawa yang membentang dari Merak hingga  Pasuruan. Titik layanan tersebut terdiri dari 44 SPBU, 25 Mobile  Dipenser yang dilengkapi flowmeter dan 43 Kios Pertamina Siaga.

Dia memahami perjalanan mudik biasanya cukup melelahkan bagi pemudik,  meskipun melalui jalur tol. Untuk itu, Pertamina juga menyiapkan 9  titik Rumah Pertamina Siaga di sepanjang jalur tol Trans Jawa sebagai  tempat istirahat bagi pemudik yang merasa lelah. Dalam Serambi Pertamax  ini akan disediakan layanan pijat, tempat bermain anak, dan lainnya  untuk melepas Lelah.

&amp;ldquo;Mengingat keselamatan berkendara adalah yang utama, maka kami  menyarankan pemudik untuk beristirahat cukup di sela-sela perjalanan  jauhnya. Salah satunya bisa mampir di Rumah Pertamina Siaga yang  tersedia di beberapa titik yang bisa diketahui melalui aplikasi  MyPertamina dan WAZE. Layanan ini tersedia mulai H-10 Idul Fitri,&amp;rdquo;  katanya.

Untuk memberikan kenyamanan para pengendara yang melalui jalur tol di  wilayah Jawa Timur, Pertamina akan menyiapkan 11 SPBU dan 1 Kios  Pertamina Siaga di jalur tol sepanjang Surabaya - Solo. Sementara di  jalur tol Surabaya-Malang dan Surabaya-Probolinggo, juga akan disiapkan 7  SPBU dan 1 Kios Pertamina Siaga.

Sementara untuk memastikan pasokan BBM di Jalur Tol wilayah Jawa  Tengah, Pertamina menyediakan 6 SPBU Reguler dan 16 Kios Pertamina Siaga  baik di jalur mudik maupun arus balik. Selain itu, Pertamina juga  menyiapkan 4 titik Rumah Pertamina Siaga yang tersebar di beberapa  lokasi jalur tol di wilayah Jawa Tengah saja.</content:encoded></item></channel></rss>
