<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buka Perdagangan Saham, BPJS Kesehatan Incar Perusahaan yang Belum Punya JKN</title><description>Pembukaan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pagi ini  dibuka oleh Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/05/15/320/2055883/buka-perdagangan-saham-bpjs-kesehatan-incar-perusahaan-yang-belum-punya-jkn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/05/15/320/2055883/buka-perdagangan-saham-bpjs-kesehatan-incar-perusahaan-yang-belum-punya-jkn"/><item><title>Buka Perdagangan Saham, BPJS Kesehatan Incar Perusahaan yang Belum Punya JKN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/05/15/320/2055883/buka-perdagangan-saham-bpjs-kesehatan-incar-perusahaan-yang-belum-punya-jkn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/05/15/320/2055883/buka-perdagangan-saham-bpjs-kesehatan-incar-perusahaan-yang-belum-punya-jkn</guid><pubDate>Rabu 15 Mei 2019 10:49 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/15/320/2055883/buka-perdagangan-saham-bpjs-kesehatan-incar-perusahaan-yang-belum-punya-jkn-IDjQRp6Izi.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">BPJS Kesehatan. (Foto: Feby/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/15/320/2055883/buka-perdagangan-saham-bpjs-kesehatan-incar-perusahaan-yang-belum-punya-jkn-IDjQRp6Izi.jpeg</image><title>BPJS Kesehatan. (Foto: Feby/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pembukaan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pagi ini dibuka oleh Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Selain membuka perdagangan, dilakukan juga nota kesepahaman antara BPJS Kesehatan dengan PT Bursa Efek Indonesia tentang optimalisasi penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat dan Edukasi Pasar Modal.
&quot;Jadi ini wujud kerjasama dan sinergi penyelenggaraan JKN-KIS. Di mana di institusi ini terdapat banyak perusahaan yang sudah go publik sehingga banyak informasi yang bisa didapat dari sini,&quot; ujar Direktur Penilaian Perusahaan I Gede Nyoman Yetna, di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (15/5/2019).
Baca Juga: Sri Mulyani: Jangan Sampai 10 Tahun BPJS Kesehatan Bangkrut
Dia mengatakan, di BEI terdapat 629 perusahaan terbaik dan 728 perusahaan yang telah terbitkan instrumen. Dari banyaknya perusahaan tersebut, diharapkan bisa menambah data base peserta JKN-KIS.
&quot;Jadi sekarang bagaimana perusahaan yang ada di sini bisa menjadi data base BPJS, karena institusi kami ini strategis,&quot; tuturnya.

Sementara itu, Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Andayani Budi Lestari mengatakan, dari kerjasama ini diharapkan BPJS Kesehatan bisa mendapat informasi badan usaha mana yang belum ikut JKN.
&quot;Jadi dari 700 lebih badan usaha yang ada, kita akan lihat apakah di antaranya sudah terdaftar di 260.000 perusahaan yang terdaftar. Jadi bisa juga yang ada di sini sudah jadi peserta JKN. Jadi targetnya semua yang belum terdaftar, jadi kita komparasi data dulu,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pembukaan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pagi ini dibuka oleh Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Selain membuka perdagangan, dilakukan juga nota kesepahaman antara BPJS Kesehatan dengan PT Bursa Efek Indonesia tentang optimalisasi penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat dan Edukasi Pasar Modal.
&quot;Jadi ini wujud kerjasama dan sinergi penyelenggaraan JKN-KIS. Di mana di institusi ini terdapat banyak perusahaan yang sudah go publik sehingga banyak informasi yang bisa didapat dari sini,&quot; ujar Direktur Penilaian Perusahaan I Gede Nyoman Yetna, di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (15/5/2019).
Baca Juga: Sri Mulyani: Jangan Sampai 10 Tahun BPJS Kesehatan Bangkrut
Dia mengatakan, di BEI terdapat 629 perusahaan terbaik dan 728 perusahaan yang telah terbitkan instrumen. Dari banyaknya perusahaan tersebut, diharapkan bisa menambah data base peserta JKN-KIS.
&quot;Jadi sekarang bagaimana perusahaan yang ada di sini bisa menjadi data base BPJS, karena institusi kami ini strategis,&quot; tuturnya.

Sementara itu, Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Andayani Budi Lestari mengatakan, dari kerjasama ini diharapkan BPJS Kesehatan bisa mendapat informasi badan usaha mana yang belum ikut JKN.
&quot;Jadi dari 700 lebih badan usaha yang ada, kita akan lihat apakah di antaranya sudah terdaftar di 260.000 perusahaan yang terdaftar. Jadi bisa juga yang ada di sini sudah jadi peserta JKN. Jadi targetnya semua yang belum terdaftar, jadi kita komparasi data dulu,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
