<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perluas Bisnis, Estika Tata Tiara Tingkatkan Kapasitas Produksi hingga 300%</title><description>Estika Tata Tiara melakukan perluasan unit bisnis pengolahan makanan dalam upaya meningkatkan kapasitas produksi hingga 300%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/05/20/320/2058059/perluas-bisnis-estika-tata-tiara-tingkatkan-kapasitas-produksi-hingga-300</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/05/20/320/2058059/perluas-bisnis-estika-tata-tiara-tingkatkan-kapasitas-produksi-hingga-300"/><item><title>Perluas Bisnis, Estika Tata Tiara Tingkatkan Kapasitas Produksi hingga 300%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/05/20/320/2058059/perluas-bisnis-estika-tata-tiara-tingkatkan-kapasitas-produksi-hingga-300</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/05/20/320/2058059/perluas-bisnis-estika-tata-tiara-tingkatkan-kapasitas-produksi-hingga-300</guid><pubDate>Senin 20 Mei 2019 18:44 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/20/320/2058059/perluas-bisnis-estika-tata-tiara-tingkatkan-kapasitas-produksi-hingga-300-IPCR294PAv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/20/320/2058059/perluas-bisnis-estika-tata-tiara-tingkatkan-kapasitas-produksi-hingga-300-IPCR294PAv.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Shutterstock</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash;  PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF)  melakukan perluasan unit bisnis pengolahan makanan dalam upaya meningkatkan kapasitas produksi hingga 300% atas produk-produk olahan makanan dan cold storage bermerek Kibif dalam kurun waktu setahun.

Pembangunan perluasan unit bisnis pengolahan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Perkasa Roeslani di Subang, Jawa Barat, pada hari ini.

&amp;ldquo;Langkah yang sangat positif bagi Kibif  dalam meningkatkan kapasitas produksi daging sapi olahan. Di Indonesia daging sapi merupakan komoditas dengan nilai ekonomis cukup tinggi,&amp;rdquo; kata Rosan dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (20/5/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: IPO, Estika Tata Tiara Lepas 20% Saham
Menurut Rosan, dalam lima tahun terakhir, produksi daging sapi di dalam negeri  meningkat  signifikan. Namun kenaikan itu belum disertai peningkatan kapasitas produksi   untuk mengimbangi konsumsi daging sapi masyarakat Indonesia yang  terus meningkat.

&amp;ldquo;Kami bersyukur, konsumsi daging sapi di Indonesia terus meningkat. Kadin menyambut positif aksi korporasi Kibif untuk meningkatkan konsumsi daging sapi dan produk olahan lainnya,&amp;rdquo; katanya.

Menurut Rosan, Kibif yang 20%  sahamnya telah ditawarkan  di Bursa Efek Indonesia (BEI)  dikenal sebagai  produsen dan distributor makanan olahan terintegrasi  terkemuka di Indonesia.

Kibif juga telah  memasuki era transformasi, di mana  industri makanan dalam cakupan yang lebih luas, tidak hanya berupa daging sapi,  tetapi meluas hingga makanan hasil pengolahan siap saji dan makanan beku yang siap  dikonsumsi.

&amp;ldquo;Saya berharap, dengan makin banyaknya pabrik-pabrik makanan olahan,  terutama yang berbasis protein  dapat berkontribusi untuk meningkatkan konsumsi makanan protein per kapita bagi masyarakat Indonesia,&amp;rdquo; kata Rosan.
&amp;nbsp;Baca Juga: Saham Estetika Tata Tiara Ditutup Naik 14,1% pada Perdagangan Perdana
Sementara itu, Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan,  perluasan  fasilitas baru Kibif di Subang bertujuan untuk  menunjang lini bisnis produksi bakso, daging sapi portion cut,  chicken nugget (naget ayam), dan produk makanan olahan lainnya.

&amp;ldquo;Penambahan fasilitas ini diharapkan secara bertahap dapat meningkatkan produksi dari 40 ton menjadi 80 ton per hari  atau 2.000 ton per bulan,&amp;rdquo; katanya.
&amp;nbsp;Disebutkan, pada tahun 2018 tingkat konsumsi daging per kapita di  lima negara anggota ASEAN, Thailand, Filipina, Singapura, Malaysia, dan  Indonesia  adalah sebesar  4,5 kg dengan produk domestik bruto (PDB)   per kapita mencapai USD5,144. Di sisi lain,  konsumsi daging sapi per  kapita di  Indonesia masih berada di bawah rata-rata, yaitu  2,6 kg per   kapita dan   PDB per kapita  sebesar USD3,932.

&amp;ldquo;Kibif sebagai perusahaan terbuka dan tercatat di papan transaksi  Bursa Efek Indonesia  secara konsisten mewujudkan  komitmennya untuk  meningkatkan konsumsi daging sapi dan produk protein halal di Indonesia.  Ini adalah tugas dan tanggung jawab kami,&amp;rdquo; kata Yustinus.

Disebutkan, melalui  peletakan batu pertama  perluasan pembangunan  pabrik  makanan olahan dan cold storage  di Subang, Kibif   dapat  berkontribusi positif  untuk meningkatkan konsumsi makanan berprotein  dan halal  bagi masyarakat  Indonesia.

&quot;Kami menargetkan dalam waktu lima tahun ke depan, Kibif akan menjadi  salah satu produsen makanan olahan terbaik di Indonesia,&amp;rdquo; kata  Yustinus.

Hadir pada kesempatan itu, Camat Kalijati Lukita Harjana, Wakil Ketua  Umum Kadin Indonesia Bidang Industri Pengolahan Makanan dan Peternakan  Juan Permata Adoe, Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia MS Hidayat,  Presiden Komisaris PT Estika Tata Tiara Tbk Gita Sapta Adi, dan Direktur  Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash;  PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF)  melakukan perluasan unit bisnis pengolahan makanan dalam upaya meningkatkan kapasitas produksi hingga 300% atas produk-produk olahan makanan dan cold storage bermerek Kibif dalam kurun waktu setahun.

Pembangunan perluasan unit bisnis pengolahan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Perkasa Roeslani di Subang, Jawa Barat, pada hari ini.

&amp;ldquo;Langkah yang sangat positif bagi Kibif  dalam meningkatkan kapasitas produksi daging sapi olahan. Di Indonesia daging sapi merupakan komoditas dengan nilai ekonomis cukup tinggi,&amp;rdquo; kata Rosan dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (20/5/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: IPO, Estika Tata Tiara Lepas 20% Saham
Menurut Rosan, dalam lima tahun terakhir, produksi daging sapi di dalam negeri  meningkat  signifikan. Namun kenaikan itu belum disertai peningkatan kapasitas produksi   untuk mengimbangi konsumsi daging sapi masyarakat Indonesia yang  terus meningkat.

&amp;ldquo;Kami bersyukur, konsumsi daging sapi di Indonesia terus meningkat. Kadin menyambut positif aksi korporasi Kibif untuk meningkatkan konsumsi daging sapi dan produk olahan lainnya,&amp;rdquo; katanya.

Menurut Rosan, Kibif yang 20%  sahamnya telah ditawarkan  di Bursa Efek Indonesia (BEI)  dikenal sebagai  produsen dan distributor makanan olahan terintegrasi  terkemuka di Indonesia.

Kibif juga telah  memasuki era transformasi, di mana  industri makanan dalam cakupan yang lebih luas, tidak hanya berupa daging sapi,  tetapi meluas hingga makanan hasil pengolahan siap saji dan makanan beku yang siap  dikonsumsi.

&amp;ldquo;Saya berharap, dengan makin banyaknya pabrik-pabrik makanan olahan,  terutama yang berbasis protein  dapat berkontribusi untuk meningkatkan konsumsi makanan protein per kapita bagi masyarakat Indonesia,&amp;rdquo; kata Rosan.
&amp;nbsp;Baca Juga: Saham Estetika Tata Tiara Ditutup Naik 14,1% pada Perdagangan Perdana
Sementara itu, Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan,  perluasan  fasilitas baru Kibif di Subang bertujuan untuk  menunjang lini bisnis produksi bakso, daging sapi portion cut,  chicken nugget (naget ayam), dan produk makanan olahan lainnya.

&amp;ldquo;Penambahan fasilitas ini diharapkan secara bertahap dapat meningkatkan produksi dari 40 ton menjadi 80 ton per hari  atau 2.000 ton per bulan,&amp;rdquo; katanya.
&amp;nbsp;Disebutkan, pada tahun 2018 tingkat konsumsi daging per kapita di  lima negara anggota ASEAN, Thailand, Filipina, Singapura, Malaysia, dan  Indonesia  adalah sebesar  4,5 kg dengan produk domestik bruto (PDB)   per kapita mencapai USD5,144. Di sisi lain,  konsumsi daging sapi per  kapita di  Indonesia masih berada di bawah rata-rata, yaitu  2,6 kg per   kapita dan   PDB per kapita  sebesar USD3,932.

&amp;ldquo;Kibif sebagai perusahaan terbuka dan tercatat di papan transaksi  Bursa Efek Indonesia  secara konsisten mewujudkan  komitmennya untuk  meningkatkan konsumsi daging sapi dan produk protein halal di Indonesia.  Ini adalah tugas dan tanggung jawab kami,&amp;rdquo; kata Yustinus.

Disebutkan, melalui  peletakan batu pertama  perluasan pembangunan  pabrik  makanan olahan dan cold storage  di Subang, Kibif   dapat  berkontribusi positif  untuk meningkatkan konsumsi makanan berprotein  dan halal  bagi masyarakat  Indonesia.

&quot;Kami menargetkan dalam waktu lima tahun ke depan, Kibif akan menjadi  salah satu produsen makanan olahan terbaik di Indonesia,&amp;rdquo; kata  Yustinus.

Hadir pada kesempatan itu, Camat Kalijati Lukita Harjana, Wakil Ketua  Umum Kadin Indonesia Bidang Industri Pengolahan Makanan dan Peternakan  Juan Permata Adoe, Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia MS Hidayat,  Presiden Komisaris PT Estika Tata Tiara Tbk Gita Sapta Adi, dan Direktur  Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko.</content:encoded></item></channel></rss>
