<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Melemah Terseret Saham Teknologi</title><description>Saham-saham di Bursa Wall Street, Amerika Serikat (AS), memperpanjang kerugian pada penutupan perdagangan 20 Mei 2019.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/05/21/278/2058262/wall-street-melemah-terseret-saham-teknologi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/05/21/278/2058262/wall-street-melemah-terseret-saham-teknologi"/><item><title>Wall Street Melemah Terseret Saham Teknologi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/05/21/278/2058262/wall-street-melemah-terseret-saham-teknologi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/05/21/278/2058262/wall-street-melemah-terseret-saham-teknologi</guid><pubDate>Selasa 21 Mei 2019 07:10 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/21/278/2058262/wall-street-melemah-terseret-saham-teknologi-IPnbqZgSp1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bursa saham Wall Street ditutup melemah (Foto: Ilustrasi Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/21/278/2058262/wall-street-melemah-terseret-saham-teknologi-IPnbqZgSp1.jpg</image><title>Bursa saham Wall Street ditutup melemah (Foto: Ilustrasi Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Saham-saham di Bursa Wall Street, Amerika Serikat (AS), memperpanjang kerugian pada penutupan perdagangan 20 Mei 2019. Bursa saham AS melemah karena pasar terseret oleh aksi jual saham-saham teknologi.
Baca Juga: Perang Dagang Kembali Memanas, Wall Street Tertekan
Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 84,10 poin atau 0,33% menjadi 25.679,90. Sedangkan Indeks S&amp;amp;P 500 merosot 19,30 poin atau 0,67% menjadi 2.840,23, diikuti Indeks Komposit Nasdaq anjlok 113,91 poin atau 1,46% menjadi diperdagangkan pada 7.702,38, dilansir dari Antaranews, Selasa (21/5/2019).
Saham pembuat chip turun secara meluas. Baik saham Nvidia dan Advanced Micro Devices ditutup sekitar 3% lebih rendah. Demikian pula dengan saham Qualcomm dan Lam Research masing-masing turun 5,99% dan 5,4%.

Saham raksasa teknologi AS lainnya atau yang disebut kelompok FAANG dari Facebook, Apple, Amazon, Netflix, dan Google (Alphabet Inc), ditutup lebih rendah. Delapan dari 11 saham utama pada Indeks S&amp;amp;P 500 tergelincir, dengan teknologi turun 1,75%, memimpin penurunan.
Pasar keuangan AS telah tertekan akhir-akhir ini karena investor semakin khawatir tentang ketegangan perdagangan global. Indeks Volatilitas Cboe, yang secara luas dianggap sebagai pengukur kekhawatiran terbaik di pasar saham, meningkat 2,19% menjadi 16,31% pada  Senin.</description><content:encoded>JAKARTA - Saham-saham di Bursa Wall Street, Amerika Serikat (AS), memperpanjang kerugian pada penutupan perdagangan 20 Mei 2019. Bursa saham AS melemah karena pasar terseret oleh aksi jual saham-saham teknologi.
Baca Juga: Perang Dagang Kembali Memanas, Wall Street Tertekan
Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 84,10 poin atau 0,33% menjadi 25.679,90. Sedangkan Indeks S&amp;amp;P 500 merosot 19,30 poin atau 0,67% menjadi 2.840,23, diikuti Indeks Komposit Nasdaq anjlok 113,91 poin atau 1,46% menjadi diperdagangkan pada 7.702,38, dilansir dari Antaranews, Selasa (21/5/2019).
Saham pembuat chip turun secara meluas. Baik saham Nvidia dan Advanced Micro Devices ditutup sekitar 3% lebih rendah. Demikian pula dengan saham Qualcomm dan Lam Research masing-masing turun 5,99% dan 5,4%.

Saham raksasa teknologi AS lainnya atau yang disebut kelompok FAANG dari Facebook, Apple, Amazon, Netflix, dan Google (Alphabet Inc), ditutup lebih rendah. Delapan dari 11 saham utama pada Indeks S&amp;amp;P 500 tergelincir, dengan teknologi turun 1,75%, memimpin penurunan.
Pasar keuangan AS telah tertekan akhir-akhir ini karena investor semakin khawatir tentang ketegangan perdagangan global. Indeks Volatilitas Cboe, yang secara luas dianggap sebagai pengukur kekhawatiran terbaik di pasar saham, meningkat 2,19% menjadi 16,31% pada  Senin.</content:encoded></item></channel></rss>
