<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demo 22 Mei Ricuh Bikin IHSG Rontok</title><description>Indeks Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertahan di zona merah sejak pembukaan hingga jeda sesi I. Hingga siang, IHSG jatuh 19,24 poin atau 0,32% ke level 5.932,13.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/05/22/278/2059040/demo-22-mei-ricuh-bikin-ihsg-rontok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/05/22/278/2059040/demo-22-mei-ricuh-bikin-ihsg-rontok"/><item><title>Demo 22 Mei Ricuh Bikin IHSG Rontok</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/05/22/278/2059040/demo-22-mei-ricuh-bikin-ihsg-rontok</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/05/22/278/2059040/demo-22-mei-ricuh-bikin-ihsg-rontok</guid><pubDate>Rabu 22 Mei 2019 15:56 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/22/278/2059040/demo-22-mei-ricuh-bikin-ihsg-rontok-WzQ4owrvPa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/22/278/2059040/demo-22-mei-ricuh-bikin-ihsg-rontok-WzQ4owrvPa.jpg</image><title>Ilustrasi: Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Indeks Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertahan di zona merah sejak pembukaan hingga jeda sesi I. Hingga siang, IHSG jatuh 19,24 poin atau 0,32% ke level 5.932,13.
Kondisi ini dipengaruhi sentimen negatif dari aksi demo oleh pendukung calon presiden 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terkait hasil Pilpres 2019, di mana hasil hitung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU)  pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo- Ma'ruf Amin lebih unggul. Demo yang berlangsung sejak semalam ini, kian memanas hingga sore.
&quot;Benar (memang ada sentimen dari kericuhan semalam hingga hari ini), terlebih ditambah Bursa Asia yang bergerak flat pagi tadi,&quot; ujarnya Analis MNC Sekuritas Edwin Sebayang kepada Okezone di Jakarta, Rabu (22/5/2019).
Kondisi ini memungkinkan terjadinya peningkatan pada net capital outflow, sehingga membuat IHSG tertekan. Meski demikian, tekanan bersifat sementara hingga adanya keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK).
&quot;IHSG berpotensi menguji ke level 5.919-5.889-5.846 sebagai support terkuat,&quot; kata dia.
Sementara itu, Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan menilai, aksi demo tersebut lebih mempengaruhi kepercayaan investor, sehingga pengaruhnya kepada pasar modal Indonesia tidak signifikan.
&quot;Jadi tidak secara langsung mempengaruhi bursa saham. Karena kan seperti kita lihat banyak masyarakat masih beraktifitas seperti biasa,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertahan di zona merah sejak pembukaan hingga jeda sesi I. Hingga siang, IHSG jatuh 19,24 poin atau 0,32% ke level 5.932,13.
Kondisi ini dipengaruhi sentimen negatif dari aksi demo oleh pendukung calon presiden 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terkait hasil Pilpres 2019, di mana hasil hitung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU)  pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo- Ma'ruf Amin lebih unggul. Demo yang berlangsung sejak semalam ini, kian memanas hingga sore.
&quot;Benar (memang ada sentimen dari kericuhan semalam hingga hari ini), terlebih ditambah Bursa Asia yang bergerak flat pagi tadi,&quot; ujarnya Analis MNC Sekuritas Edwin Sebayang kepada Okezone di Jakarta, Rabu (22/5/2019).
Kondisi ini memungkinkan terjadinya peningkatan pada net capital outflow, sehingga membuat IHSG tertekan. Meski demikian, tekanan bersifat sementara hingga adanya keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK).
&quot;IHSG berpotensi menguji ke level 5.919-5.889-5.846 sebagai support terkuat,&quot; kata dia.
Sementara itu, Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan menilai, aksi demo tersebut lebih mempengaruhi kepercayaan investor, sehingga pengaruhnya kepada pasar modal Indonesia tidak signifikan.
&quot;Jadi tidak secara langsung mempengaruhi bursa saham. Karena kan seperti kita lihat banyak masyarakat masih beraktifitas seperti biasa,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
