<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Gubernur BI: Alhamdulillah Rupiah Menguat ke Rp14.464/USD</title><description>Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan bahwa pada hari ini nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS menguat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/05/23/278/2059477/gubernur-bi-alhamdulillah-rupiah-menguat-ke-rp14-464-usd</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/05/23/278/2059477/gubernur-bi-alhamdulillah-rupiah-menguat-ke-rp14-464-usd"/><item><title>   Gubernur BI: Alhamdulillah Rupiah Menguat ke Rp14.464/USD</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/05/23/278/2059477/gubernur-bi-alhamdulillah-rupiah-menguat-ke-rp14-464-usd</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/05/23/278/2059477/gubernur-bi-alhamdulillah-rupiah-menguat-ke-rp14-464-usd</guid><pubDate>Kamis 23 Mei 2019 13:59 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/23/278/2059477/gubernur-bi-alhamdulillah-rupiah-menguat-ke-rp14-464-usd-3rQumzkEHB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Taufik Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/23/278/2059477/gubernur-bi-alhamdulillah-rupiah-menguat-ke-rp14-464-usd-3rQumzkEHB.jpg</image><title>Foto: Taufik Okezone</title></images><description> 
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan bahwa pada hari ini nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS menguat. Dalam data perdagangan Bloomberg siang ini Rupiah menguat 61 poin atau 0,42% ke level Rp14.464 per USD.
Awal perdagangan, Rupiah dibuka menguat tipis 4 poin menjadi Rp14.521 per USD, setelah Rabu kemarin jatuh ke level Rp14.525 per USD.
&quot;Jadi, dari sisi moneter dan keuangan Alhamdullilah, nilai tukar Rupiah menguat dan diperdagangkan Rp14.470 -Rp15.475 per USD,&quot; ujar Perry dalam rapat koordinasi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Gedung Kemenkeu Jakarta, Kamis (23/5/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Pelemahan Rupiah dan IHSG Hanya Sementara
Dia menuturkan, pendorong Rupiah menguat adalah para eksportir semakin banyak jual ke pasar valas. Dan juga komitmen perbankan yang mana terus membantu stabilitas rupiah
&quot;Eksportir dan perbankan dan turut menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah ini dibandingkan dari kemarin Rupiah ditutup Rp14.520 per USD yang mengalami pelemahan,&quot; tuturnya.
Dia menjelaskan pelemahan Rupiah pada kemarin itu, disebabkan faktor, seperti faktor global maupun domestik. Di mana faktor global itu dengan berlanjutnya perang dagang Amerika Serikat.
&quot;Untuk faktor domestik itu, merespons apa yang terjadi di domestik kemarin,&quot; kata dia.
&amp;nbsp;Baca Juga: Rupiah Masih Parkir di Level Rp14.525/USD
Dia menambahkan, pihaknya juga menekankan komitmen untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. &quot;Kami juga berkomitmen untuk berada di pasar untuk stabilitas nilai tukar Rupiah. Dan Rupiah masih bergerak stabil dan perkembangan ekonomi ke depan bakal stabil dan cendurung menguat,&quot; katanya.</description><content:encoded> 
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan bahwa pada hari ini nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS menguat. Dalam data perdagangan Bloomberg siang ini Rupiah menguat 61 poin atau 0,42% ke level Rp14.464 per USD.
Awal perdagangan, Rupiah dibuka menguat tipis 4 poin menjadi Rp14.521 per USD, setelah Rabu kemarin jatuh ke level Rp14.525 per USD.
&quot;Jadi, dari sisi moneter dan keuangan Alhamdullilah, nilai tukar Rupiah menguat dan diperdagangkan Rp14.470 -Rp15.475 per USD,&quot; ujar Perry dalam rapat koordinasi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Gedung Kemenkeu Jakarta, Kamis (23/5/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Pelemahan Rupiah dan IHSG Hanya Sementara
Dia menuturkan, pendorong Rupiah menguat adalah para eksportir semakin banyak jual ke pasar valas. Dan juga komitmen perbankan yang mana terus membantu stabilitas rupiah
&quot;Eksportir dan perbankan dan turut menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah ini dibandingkan dari kemarin Rupiah ditutup Rp14.520 per USD yang mengalami pelemahan,&quot; tuturnya.
Dia menjelaskan pelemahan Rupiah pada kemarin itu, disebabkan faktor, seperti faktor global maupun domestik. Di mana faktor global itu dengan berlanjutnya perang dagang Amerika Serikat.
&quot;Untuk faktor domestik itu, merespons apa yang terjadi di domestik kemarin,&quot; kata dia.
&amp;nbsp;Baca Juga: Rupiah Masih Parkir di Level Rp14.525/USD
Dia menambahkan, pihaknya juga menekankan komitmen untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. &quot;Kami juga berkomitmen untuk berada di pasar untuk stabilitas nilai tukar Rupiah. Dan Rupiah masih bergerak stabil dan perkembangan ekonomi ke depan bakal stabil dan cendurung menguat,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
