<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Turun Tajam Dibayangi Perang Dagang AS-China</title><description>Wall Street merosot pada perdagangan 23 Mei 2019 karena dibayangi perang perdagangan AS-China.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/05/24/278/2059764/wall-street-turun-tajam-dibayangi-perang-dagang-as-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/05/24/278/2059764/wall-street-turun-tajam-dibayangi-perang-dagang-as-china"/><item><title>Wall Street Turun Tajam Dibayangi Perang Dagang AS-China</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/05/24/278/2059764/wall-street-turun-tajam-dibayangi-perang-dagang-as-china</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/05/24/278/2059764/wall-street-turun-tajam-dibayangi-perang-dagang-as-china</guid><pubDate>Jum'at 24 Mei 2019 08:06 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/24/278/2059764/wall-street-turun-tajam-dibayangi-perang-dagang-as-china-CDWqunrJSJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bursa saham Wall Street ditutup melemah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/24/278/2059764/wall-street-turun-tajam-dibayangi-perang-dagang-as-china-CDWqunrJSJ.jpg</image><title>Bursa saham Wall Street ditutup melemah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Wall Street merosot pada perdagangan 23 Mei 2019 karena dibayangi perang perdagangan AS-China yang meningkat dan akan menghambat pertumbuhan ekonomi global.
Melansir Reuters, Jumat (24/5/2019), indeks Dow Jones Industrial Average turun 286,14 poin, atau 1,11%, menjadi 25.490,47, S&amp;amp;P 500 kehilangan 34,03 poin, atau 1,19%, menjadi 2.822,24 dan Nasdaq Composite turun 122,56 poin, atau 1,58%, menjadi 7.628,28.
Baca Juga: Kekhawatiran Perang Dingin Teknologi AS-China, Wall Street Anjlok
Di antara sektor S&amp;amp;P 500, hanya sektor utilitas dan real estat, keduanya dianggap sebagai daerah defensif, mencatatkan keuntungan ketika investor pindah ke aset safe haven.
Saham S&amp;amp;P 500 perusahaan teknologi dan industri, dua sektor yang telah menjadi bellwethers dari sentimen perdagangan, masing-masing turun 1,7% dan 1,6%. Saham perusahaan S&amp;amp;P 500 di sektor keuangan dan energi siklus juga anjlok, dengan penurunan 3,1% dalam saham energi menyebabkan kerugian di antara sektor S&amp;amp;P 500.

Saham NetApp Inc jatuh 8,1%, persentase penurunan terbesar pada S&amp;amp;P 500, setelah pembuat peralatan penyimpanan data meramalkan laba kuartal saat ini dan pendapatan di bawah perkiraan Wall Street. Saham L Brands Inc melonjak 12,8% setelah pemilik Victoria's Secret dan Bath &amp;amp; Body Works melaporkan pendapatan kuartalan yang lebih baik dari perkiraan.
Volume pada pertukaran AS adalah 7,61 miliar saham, lebih rendah dari rata-rata 20 perdagangan terakhir yang sebesar 6,99 miliar saham.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Wall Street merosot pada perdagangan 23 Mei 2019 karena dibayangi perang perdagangan AS-China yang meningkat dan akan menghambat pertumbuhan ekonomi global.
Melansir Reuters, Jumat (24/5/2019), indeks Dow Jones Industrial Average turun 286,14 poin, atau 1,11%, menjadi 25.490,47, S&amp;amp;P 500 kehilangan 34,03 poin, atau 1,19%, menjadi 2.822,24 dan Nasdaq Composite turun 122,56 poin, atau 1,58%, menjadi 7.628,28.
Baca Juga: Kekhawatiran Perang Dingin Teknologi AS-China, Wall Street Anjlok
Di antara sektor S&amp;amp;P 500, hanya sektor utilitas dan real estat, keduanya dianggap sebagai daerah defensif, mencatatkan keuntungan ketika investor pindah ke aset safe haven.
Saham S&amp;amp;P 500 perusahaan teknologi dan industri, dua sektor yang telah menjadi bellwethers dari sentimen perdagangan, masing-masing turun 1,7% dan 1,6%. Saham perusahaan S&amp;amp;P 500 di sektor keuangan dan energi siklus juga anjlok, dengan penurunan 3,1% dalam saham energi menyebabkan kerugian di antara sektor S&amp;amp;P 500.

Saham NetApp Inc jatuh 8,1%, persentase penurunan terbesar pada S&amp;amp;P 500, setelah pembuat peralatan penyimpanan data meramalkan laba kuartal saat ini dan pendapatan di bawah perkiraan Wall Street. Saham L Brands Inc melonjak 12,8% setelah pemilik Victoria's Secret dan Bath &amp;amp; Body Works melaporkan pendapatan kuartalan yang lebih baik dari perkiraan.
Volume pada pertukaran AS adalah 7,61 miliar saham, lebih rendah dari rata-rata 20 perdagangan terakhir yang sebesar 6,99 miliar saham.</content:encoded></item></channel></rss>
