<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mudik Lebih Awal, Tarif Tol Didiskon 15%</title><description>Pengelola jalan tol di Indonesia kembali memberlakukan diskon tarif tol saat musim mudik Lebaran tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/05/25/320/2060238/mudik-lebih-awal-tarif-tol-didiskon-15</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/05/25/320/2060238/mudik-lebih-awal-tarif-tol-didiskon-15"/><item><title>Mudik Lebih Awal, Tarif Tol Didiskon 15%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/05/25/320/2060238/mudik-lebih-awal-tarif-tol-didiskon-15</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/05/25/320/2060238/mudik-lebih-awal-tarif-tol-didiskon-15</guid><pubDate>Sabtu 25 Mei 2019 11:12 WIB</pubDate><dc:creator>Koran SINDO</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/05/25/320/2060238/mudik-lebih-awal-tarif-tol-didiskon-15-jowpoKsVBq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Foto Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/05/25/320/2060238/mudik-lebih-awal-tarif-tol-didiskon-15-jowpoKsVBq.jpg</image><title>Ilustrasi: Foto Okezone</title></images><description>JAKARTA - Pengelola jalan tol di Indonesia kembali memberlakukan diskon tarif tol saat musim mudik Lebaran tahun ini. Hanya, potongan harga tersebut tidak berlaku di masa puncak arus mudik maupun arus balik. Pemberian diskon tarif tol tersebut diharapkan menjadi solusi dari kemungkinan menumpuknya jumlah kendaraan pada masa-masa puncak arus mudik maupun balik.

Berdasarkan kesepakatan Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI), diskon tarif tol yang ditetapkan sebesar 15% dan diberlakukan pada periode arus mudik 27&amp;ndash;29 Mei 2019. Adapun diskon saat arus balik diterapkan pada 10&amp;ndash;12 Juni 2019.

Ketua ATI Desi Arryani mengatakan, diskon tarif tol yang sepenuhnya merupakan inisiasi dari ATI itu merupakan bentuk pelayanan dan apresiasi bagi pengguna jalan tol serta mendistribusikan lalu lintas agar tidak menumpuk pada tanggal tertentu.


&amp;ldquo;Jika dicermati, diskon tidak diberikan saat prediksi puncak arus mudik maupun balik Lebaran agar lalu lintas dapat terdistribusi dengan baik. Hal ini mengingat tingginya volume lalu lintas saat arus mudik dan balik Lebaran,&quot; ungkap Desi saat konferensi pers di Jakarta kemarin.
&amp;nbsp;Baca Juga: Diskon Tarif Tol 15% Hanya 6 Hari, Cek Tanggalnya di Sini
Seperti diberitakan sebelumnya, tahun ini puncak arus mudik Lebaran diperkirakan terjadi pada 1&amp;ndash;2 Juni 2019, sedangkan puncak arus balik diprediksi pada 7&amp;ndash;9 Juni 2019. Adapun jumlah kendaraan pribadi pada musim liburan tahun ini berdasarkan data Kementerian Perhubungan (Kemenhub) diperkirakan mencapai 10,61 juta unit, naik 13% dibanding musim Lebaran tahun 2018.

Adapun jumlah pemudik total diperkirakan mencapai 23 juta orang. Tahun ini peningkatan jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi dipicu masih mahalnya tiket penerbangan. Selain itu, rampungnya proyek tol Trans Jawa juga mendorong euforia untuk mencoba tol baru yang sudah tersambung dari Merak hingga Pasuruan.

Desi menambahkan, diskon tarif tol yang diberlakukan oleh operator atau Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) juga bertujuan agar masyarakat yang melakukan perjalanan untuk melakukan silaturahmi pada periode mudik dan balik Lebaran dapat menjadi lebih mudah dan murah dalam perjalanan ke kampung halaman.

&amp;ldquo;Ini sebagai bentuk kebersamaan ATI dan masyarakat selaku pengguna jalan tol. Kami ingin dapat mempermudah perjalanan masyarakat bersilaturahmi kepada keluarganya,&amp;rdquo; jelas Desi.Dia juga memastikan, meski diberlakukan diskon 15%, para operator tetap berupaya maksimal agar pengguna jalan dapat selalu merasa aman dan nyaman selama perjalanan arus mudik dan balik Lebaran 2019.
&amp;nbsp;Baca Juga: Diskon 15% Tarif Tol Lebaran, BUJT Ngaku Rugi
Selain itu, asosiasi juga mengimbau pengguna jalan untuk tetap menjaga keselamatan dalam berkendara dan memperhatikan rambu-rambu serta petugas untuk keselamatan selama perjalanan. Selain itu, pastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum berkendara dan memasuki jalan tol.

Sementara itu, guna memperlancar arus mudik dan balik Lebaran tahun ini, operator jalan tol Jasa Marga telah memindahkan gerbang tol (GT) Cikarang Utama di Km 29 ke GT Cikampek Utama di Km 70 dan Kalihurip Utama di Km 67. Kemarin GT Cikarang Utama pun mulai dibongkar dengan menggunakan bantuan alat berat. Aktivitas ini dilakukan bertahap guna menghindari kemacetan ke arah Cikampek.
Pantauan KORAN SINDO, kemacetan panjang yang kerap terjadi setiap  waktu sudah mulai terurai sejak GT Cikarang Utama tidak difungsikan.  Hanya, laju kendaraan terkadang tersendat karena ada beberapa pengendara  masih ada yang tidak mengetahui pemindahan gerbang tol tersebut.

&quot;Saya masih bingung masih bisa transaksi atau enggak di GT Cikarang  Utama,&quot; kata Ahmad Fairudz, 30, pengemudi yang melintas di GT Cikarang  Utama, kemarin. Kepala Subbagian (Kasubbag) Humas Jasa Marga Cabang  Jakarta Cikampek Hendra Damanik mengatakan, lalu lintas di GT Cikampek  Utama dipastikan lancar dan kemacetan dari arah Jakarta maupun  sebaliknya sedikit terurai.

&quot;Kita juga sedang membongkar GT Cikarang Utama secara bertahap, agar  lalu lintas lancar,&quot; katanya. Menurutnya, di GT Cikarang Utama, pengguna  jalan kini tidak perlu melakukan tapping uang elektronik karena  transaksi dipindahkan ke GT Cikampek Utama dan Kalihurip Utama.

Menurut Hendra, salah satu faktor dialihkannya transaksi adalah  karena GT Cikarang Utama sudah tidak memadainya lagi akibat adanya  pembangunan pier jalan tol Jakarta&amp;ndash;Cikampek II (Elevated), tak jauh dari  gerbang tol. Pembangunan itu berdampak pada berkurangnya kapasitas  transaksi karena adanya penutupan enam gardu operasi.

&quot;Keberadaan pier jalan tol Jakarta&amp;ndash;Cikampek II (Elevated) di sekitar  GT Cikarang Utama menyebabkan terjadinya bottle neck dan antrean  kendaraan,&quot; jelasnya. Di sisi lain, tersambungnya tol Trans-Jawa  menyebabkan arus lalu lintas saat periode mudik dan balik Lebaran 2019  di tol Japek diprediksi meningkat 15% dibandingkan periode tahun lalu.

Sementara itu, anggota Komisi V DPR Muhidin M Said mengatakan langkah  pemerintah memberikan diskon tarif patut diapresiasi. Menurut dia,  masyarakat pemudik harus diberikan pelayanan maksimal, apalagi  masyarakat pengguna kendaraan pribadi diprediksi lebih meningkat  dibanding tahun lalu.

Muhidin berharap arus mudik via jalur darat bisa berjalan lancar  tahun ini. Untuk itu, sejumlah fasilitas pendukung mudik seperti tempat  istirahat (rest area) harus tersedia dengan baik. &amp;ldquo;Selain itu,  masyarakat pemudik yang melalui jalur tol diharapkan tidak bertumpu di  jalur tol saja, tapi memanfaatkan jalur exit atau arteri yang tersedia,&amp;rdquo;  ujarnya.
Tol Trans Sumatera Siap Digunakan

Di bagian lain, pemerintah menegaskan bahwa masyarakat yang hendak   mudik ke Sumatera kini bisa menikmati jalan tol baru yang sudah mulai   beroperasi. Tol tersebut tersambung mulai Pelabuhan Bakauheni&amp;ndash;Terbanggi   Besar&amp;ndash;Pematang Panggang&amp;ndash;Kayu Agung sepanjang 329 km. Dari ruas panjang   tol di wilayah Lampung dan Sumatera Selatan tersebut, 140 km merupakan   jalur operasional dan 189 km lainnya jalur fungsional.

Adanya jalur tol tersebut mampu memangkas waktu perjalanan antara   Bakauheni&amp;ndash;Palembang yang berjarak 358,7 km menjadi hanya enam jam,   dibanding sebelumnya 10&amp;ndash;12 jam. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN)   Rini M Soemarno memastikan, tol Trans Sumatera bisa melayani masyarakat   di libur Lebaran 2019.

&quot;Saya senang beberapa ruas tol sudah bisa beroperasi dan nantinya ada   jalur fungsional yang bisa digunakan masyarakat di libur Lebaran. Saya   mendorong BUMN Karya agar nantinya kita bisa melayani masyarakat,&quot;   ungkap Rini saat melakukan perjalanan dari Lampung menuju Palembang,   yang dikemas dalam acara &quot;Tour Perdana Tol Trans Sumatera   Bakauheni&amp;ndash;Palembang&quot;, kemarin.

Di sepanjang jalur tol yang dilalui, PT Hutama Karya (persero) telah   menyiapkan 12 tempat istirahat dengan fasilitas yang cukup memadai  yakni  di Km 33 sisi A dan B, Km 87 sisi A dan B, Km 116 sisi A dan B,  Km 163  sisi A, Km 172 sisi B, Km 208 sisi A, Km 215 sisi B, Km 234 sisi  A, Km  285 sisi B. Setiap tempat istirahat dilengkapi fasilitas berupa  musala,  toilet, tempat pengisian BBM berupa SPBU Modular/KiosK/Motoris,  warung  makanan dan minuman, serta mobile ATM di beberapa titik.

Terkait fasilitas tempat istirahat, Rini menjelaskan bahwa Hutama   Karya selaku operator tol telah bersinergi dengan bank-bank BUMN dan   Pertamina untuk menyediakan mobile ATM, UMKM binaan, dan tempat   pengisian BBM.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Hutama Karya Bintang   Perbowo menjamin keamanan para pengendara yang melintasi jalan tol   Bakauheni-Terbanggi Besar&amp;ndash;Pematang Panggang&amp;ndash;Kayu Agung, karena   rambu-rambu dan lampu penerangan jalan sudah dipasang khususnya di   daerah-daerah rawan kecelakaan.

Sarana pelayanan lalu lintas juga telah dipersiapkan dengan prima di   setiap ruas. &amp;ldquo;Kami telah menyiapkan total 18 mobil patroli, 26 mobil   derek, 10 ambulans, 6 mobil rescue, dan 14 mobil PJR yang siap   memastikan keamanan dan keselamatan para pemudik,&amp;rdquo; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pengelola jalan tol di Indonesia kembali memberlakukan diskon tarif tol saat musim mudik Lebaran tahun ini. Hanya, potongan harga tersebut tidak berlaku di masa puncak arus mudik maupun arus balik. Pemberian diskon tarif tol tersebut diharapkan menjadi solusi dari kemungkinan menumpuknya jumlah kendaraan pada masa-masa puncak arus mudik maupun balik.

Berdasarkan kesepakatan Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI), diskon tarif tol yang ditetapkan sebesar 15% dan diberlakukan pada periode arus mudik 27&amp;ndash;29 Mei 2019. Adapun diskon saat arus balik diterapkan pada 10&amp;ndash;12 Juni 2019.

Ketua ATI Desi Arryani mengatakan, diskon tarif tol yang sepenuhnya merupakan inisiasi dari ATI itu merupakan bentuk pelayanan dan apresiasi bagi pengguna jalan tol serta mendistribusikan lalu lintas agar tidak menumpuk pada tanggal tertentu.


&amp;ldquo;Jika dicermati, diskon tidak diberikan saat prediksi puncak arus mudik maupun balik Lebaran agar lalu lintas dapat terdistribusi dengan baik. Hal ini mengingat tingginya volume lalu lintas saat arus mudik dan balik Lebaran,&quot; ungkap Desi saat konferensi pers di Jakarta kemarin.
&amp;nbsp;Baca Juga: Diskon Tarif Tol 15% Hanya 6 Hari, Cek Tanggalnya di Sini
Seperti diberitakan sebelumnya, tahun ini puncak arus mudik Lebaran diperkirakan terjadi pada 1&amp;ndash;2 Juni 2019, sedangkan puncak arus balik diprediksi pada 7&amp;ndash;9 Juni 2019. Adapun jumlah kendaraan pribadi pada musim liburan tahun ini berdasarkan data Kementerian Perhubungan (Kemenhub) diperkirakan mencapai 10,61 juta unit, naik 13% dibanding musim Lebaran tahun 2018.

Adapun jumlah pemudik total diperkirakan mencapai 23 juta orang. Tahun ini peningkatan jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi dipicu masih mahalnya tiket penerbangan. Selain itu, rampungnya proyek tol Trans Jawa juga mendorong euforia untuk mencoba tol baru yang sudah tersambung dari Merak hingga Pasuruan.

Desi menambahkan, diskon tarif tol yang diberlakukan oleh operator atau Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) juga bertujuan agar masyarakat yang melakukan perjalanan untuk melakukan silaturahmi pada periode mudik dan balik Lebaran dapat menjadi lebih mudah dan murah dalam perjalanan ke kampung halaman.

&amp;ldquo;Ini sebagai bentuk kebersamaan ATI dan masyarakat selaku pengguna jalan tol. Kami ingin dapat mempermudah perjalanan masyarakat bersilaturahmi kepada keluarganya,&amp;rdquo; jelas Desi.Dia juga memastikan, meski diberlakukan diskon 15%, para operator tetap berupaya maksimal agar pengguna jalan dapat selalu merasa aman dan nyaman selama perjalanan arus mudik dan balik Lebaran 2019.
&amp;nbsp;Baca Juga: Diskon 15% Tarif Tol Lebaran, BUJT Ngaku Rugi
Selain itu, asosiasi juga mengimbau pengguna jalan untuk tetap menjaga keselamatan dalam berkendara dan memperhatikan rambu-rambu serta petugas untuk keselamatan selama perjalanan. Selain itu, pastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum berkendara dan memasuki jalan tol.

Sementara itu, guna memperlancar arus mudik dan balik Lebaran tahun ini, operator jalan tol Jasa Marga telah memindahkan gerbang tol (GT) Cikarang Utama di Km 29 ke GT Cikampek Utama di Km 70 dan Kalihurip Utama di Km 67. Kemarin GT Cikarang Utama pun mulai dibongkar dengan menggunakan bantuan alat berat. Aktivitas ini dilakukan bertahap guna menghindari kemacetan ke arah Cikampek.
Pantauan KORAN SINDO, kemacetan panjang yang kerap terjadi setiap  waktu sudah mulai terurai sejak GT Cikarang Utama tidak difungsikan.  Hanya, laju kendaraan terkadang tersendat karena ada beberapa pengendara  masih ada yang tidak mengetahui pemindahan gerbang tol tersebut.

&quot;Saya masih bingung masih bisa transaksi atau enggak di GT Cikarang  Utama,&quot; kata Ahmad Fairudz, 30, pengemudi yang melintas di GT Cikarang  Utama, kemarin. Kepala Subbagian (Kasubbag) Humas Jasa Marga Cabang  Jakarta Cikampek Hendra Damanik mengatakan, lalu lintas di GT Cikampek  Utama dipastikan lancar dan kemacetan dari arah Jakarta maupun  sebaliknya sedikit terurai.

&quot;Kita juga sedang membongkar GT Cikarang Utama secara bertahap, agar  lalu lintas lancar,&quot; katanya. Menurutnya, di GT Cikarang Utama, pengguna  jalan kini tidak perlu melakukan tapping uang elektronik karena  transaksi dipindahkan ke GT Cikampek Utama dan Kalihurip Utama.

Menurut Hendra, salah satu faktor dialihkannya transaksi adalah  karena GT Cikarang Utama sudah tidak memadainya lagi akibat adanya  pembangunan pier jalan tol Jakarta&amp;ndash;Cikampek II (Elevated), tak jauh dari  gerbang tol. Pembangunan itu berdampak pada berkurangnya kapasitas  transaksi karena adanya penutupan enam gardu operasi.

&quot;Keberadaan pier jalan tol Jakarta&amp;ndash;Cikampek II (Elevated) di sekitar  GT Cikarang Utama menyebabkan terjadinya bottle neck dan antrean  kendaraan,&quot; jelasnya. Di sisi lain, tersambungnya tol Trans-Jawa  menyebabkan arus lalu lintas saat periode mudik dan balik Lebaran 2019  di tol Japek diprediksi meningkat 15% dibandingkan periode tahun lalu.

Sementara itu, anggota Komisi V DPR Muhidin M Said mengatakan langkah  pemerintah memberikan diskon tarif patut diapresiasi. Menurut dia,  masyarakat pemudik harus diberikan pelayanan maksimal, apalagi  masyarakat pengguna kendaraan pribadi diprediksi lebih meningkat  dibanding tahun lalu.

Muhidin berharap arus mudik via jalur darat bisa berjalan lancar  tahun ini. Untuk itu, sejumlah fasilitas pendukung mudik seperti tempat  istirahat (rest area) harus tersedia dengan baik. &amp;ldquo;Selain itu,  masyarakat pemudik yang melalui jalur tol diharapkan tidak bertumpu di  jalur tol saja, tapi memanfaatkan jalur exit atau arteri yang tersedia,&amp;rdquo;  ujarnya.
Tol Trans Sumatera Siap Digunakan

Di bagian lain, pemerintah menegaskan bahwa masyarakat yang hendak   mudik ke Sumatera kini bisa menikmati jalan tol baru yang sudah mulai   beroperasi. Tol tersebut tersambung mulai Pelabuhan Bakauheni&amp;ndash;Terbanggi   Besar&amp;ndash;Pematang Panggang&amp;ndash;Kayu Agung sepanjang 329 km. Dari ruas panjang   tol di wilayah Lampung dan Sumatera Selatan tersebut, 140 km merupakan   jalur operasional dan 189 km lainnya jalur fungsional.

Adanya jalur tol tersebut mampu memangkas waktu perjalanan antara   Bakauheni&amp;ndash;Palembang yang berjarak 358,7 km menjadi hanya enam jam,   dibanding sebelumnya 10&amp;ndash;12 jam. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN)   Rini M Soemarno memastikan, tol Trans Sumatera bisa melayani masyarakat   di libur Lebaran 2019.

&quot;Saya senang beberapa ruas tol sudah bisa beroperasi dan nantinya ada   jalur fungsional yang bisa digunakan masyarakat di libur Lebaran. Saya   mendorong BUMN Karya agar nantinya kita bisa melayani masyarakat,&quot;   ungkap Rini saat melakukan perjalanan dari Lampung menuju Palembang,   yang dikemas dalam acara &quot;Tour Perdana Tol Trans Sumatera   Bakauheni&amp;ndash;Palembang&quot;, kemarin.

Di sepanjang jalur tol yang dilalui, PT Hutama Karya (persero) telah   menyiapkan 12 tempat istirahat dengan fasilitas yang cukup memadai  yakni  di Km 33 sisi A dan B, Km 87 sisi A dan B, Km 116 sisi A dan B,  Km 163  sisi A, Km 172 sisi B, Km 208 sisi A, Km 215 sisi B, Km 234 sisi  A, Km  285 sisi B. Setiap tempat istirahat dilengkapi fasilitas berupa  musala,  toilet, tempat pengisian BBM berupa SPBU Modular/KiosK/Motoris,  warung  makanan dan minuman, serta mobile ATM di beberapa titik.

Terkait fasilitas tempat istirahat, Rini menjelaskan bahwa Hutama   Karya selaku operator tol telah bersinergi dengan bank-bank BUMN dan   Pertamina untuk menyediakan mobile ATM, UMKM binaan, dan tempat   pengisian BBM.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Hutama Karya Bintang   Perbowo menjamin keamanan para pengendara yang melintasi jalan tol   Bakauheni-Terbanggi Besar&amp;ndash;Pematang Panggang&amp;ndash;Kayu Agung, karena   rambu-rambu dan lampu penerangan jalan sudah dipasang khususnya di   daerah-daerah rawan kecelakaan.

Sarana pelayanan lalu lintas juga telah dipersiapkan dengan prima di   setiap ruas. &amp;ldquo;Kami telah menyiapkan total 18 mobil patroli, 26 mobil   derek, 10 ambulans, 6 mobil rescue, dan 14 mobil PJR yang siap   memastikan keamanan dan keselamatan para pemudik,&amp;rdquo; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
