<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ancaman Presiden Trump Buat Harga Minyak Anjlok 3%</title><description>Harga minyak anjlok lebih dari 3% seiring dengan pernyataan kontroversial terbaru dari Presiden Donald Trump.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/06/01/320/2062801/ancaman-presiden-trump-buat-harga-minyak-anjlok-3</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/06/01/320/2062801/ancaman-presiden-trump-buat-harga-minyak-anjlok-3"/><item><title>Ancaman Presiden Trump Buat Harga Minyak Anjlok 3%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/06/01/320/2062801/ancaman-presiden-trump-buat-harga-minyak-anjlok-3</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/06/01/320/2062801/ancaman-presiden-trump-buat-harga-minyak-anjlok-3</guid><pubDate>Sabtu 01 Juni 2019 09:07 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/06/01/320/2062801/ancaman-presiden-trump-buat-harga-minyak-anjlok-3-PhOtfr32Lm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/06/01/320/2062801/ancaman-presiden-trump-buat-harga-minyak-anjlok-3-PhOtfr32Lm.jpg</image><title>(Foto: Reuters)</title></images><description>NEW YORK - Harga minyak di Amerika Serikat (AS) anjlok lebih dari 3% seiring dengan pernyataan kontroversial terbaru dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Penurunan harga minyak ini merupaan yang terdalam dalam enam bulan terakhir. Demikian dilansir dari Reuters, Sabtu (1/6/2019).

Presiden Trump kembali membuat situasi perang dagang kian memanas dengan ancamannya untuk mengenakan tarif kepada Meksiko. Padahal, Meksiko merupakan mitra dagang strategis AS dan juga suplier utama minyak mentah untuk Negara Paman Sam.

&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/06/12/50782/257559_medium.jpg&quot; alt=&quot;Ini Dia Momen Kebersamaan Donald Trump dan Kim Jong Un&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Harga minyak jenis Brent anjlok USD2,38 atau 3,6% menjadi USD64,49 per barel. Sementara minyak mentah jenis US West Texas Intermediate (WTI) turun USD3,09 atau USD3,5 per barel, turun 5,5%.

Baca juga: Warren Buffett Khawatir dengan Pernyataan Trump

Selama periode perdagangan, Brent menyentuh level terendah USD64,37 per barel. Ini merupakan level terendah sejak 8 MAret. Sementara WTI sentuh USD53,41 per barel yang merupakan harga terendah sejak 14 Februari.

Secara bulanan, Brent telah turun sebanyak 11% pada Mei 2019. Sementara WTI lebih parah lagi, sudah terkoreksi hingga 16%. Ini merupakan penurunan terdalam sejak November 2018.</description><content:encoded>NEW YORK - Harga minyak di Amerika Serikat (AS) anjlok lebih dari 3% seiring dengan pernyataan kontroversial terbaru dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Penurunan harga minyak ini merupaan yang terdalam dalam enam bulan terakhir. Demikian dilansir dari Reuters, Sabtu (1/6/2019).

Presiden Trump kembali membuat situasi perang dagang kian memanas dengan ancamannya untuk mengenakan tarif kepada Meksiko. Padahal, Meksiko merupakan mitra dagang strategis AS dan juga suplier utama minyak mentah untuk Negara Paman Sam.

&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/06/12/50782/257559_medium.jpg&quot; alt=&quot;Ini Dia Momen Kebersamaan Donald Trump dan Kim Jong Un&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Harga minyak jenis Brent anjlok USD2,38 atau 3,6% menjadi USD64,49 per barel. Sementara minyak mentah jenis US West Texas Intermediate (WTI) turun USD3,09 atau USD3,5 per barel, turun 5,5%.

Baca juga: Warren Buffett Khawatir dengan Pernyataan Trump

Selama periode perdagangan, Brent menyentuh level terendah USD64,37 per barel. Ini merupakan level terendah sejak 8 MAret. Sementara WTI sentuh USD53,41 per barel yang merupakan harga terendah sejak 14 Februari.

Secara bulanan, Brent telah turun sebanyak 11% pada Mei 2019. Sementara WTI lebih parah lagi, sudah terkoreksi hingga 16%. Ini merupakan penurunan terdalam sejak November 2018.</content:encoded></item></channel></rss>
